GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi Pemilu dan Kolaborasi Lintas Lembaga

Pj Gubernur Papua Agus Fatoni kunjungi KPU Papua untuk pantau kesiapan PSU, perkuat kolaborasi antar lembaga dan integritas demokrasi di daerah.
Minggu, 20 Juli 2025 - 17:37 WIB
Ilustrasi Pemilu.
Sumber :
  • Canva

Jakarta, tvOnenews.com - Pemilu merupakan pondasi penting dalam sistem demokrasi. Untuk menjamin prosesnya berjalan jujur dan adil, seluruh tahapan pelaksanaan harus dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran tahapan tersebut, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan logistik seperti Papua.

Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), misalnya, membutuhkan perhatian ekstra, baik dari sisi teknis, infrastruktur, maupun dukungan kelembagaan. Upaya ini tidak hanya memastikan hak pilih warga terpenuhi, tetapi juga menjaga stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tantangan yang kerap muncul di lapangan adalah keterbatasan infrastruktur, termasuk akses teknologi dan dukungan logistik. Oleh karena itu, sinergi antara KPU sebagai penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah sebagai fasilitator sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilu.

Dukungan ini dapat diwujudkan dalam bentuk pendampingan teknis, penyediaan fasilitas pendukung, hingga kehadiran langsung pejabat daerah untuk memastikan kesiapan lapangan. Tindakan semacam ini memberi pesan moral dan politik yang kuat bahwa negara hadir dan peduli terhadap proses demokrasi hingga ke tingkat akar rumput.

Lebih dari itu, keterlibatan pemerintah daerah dalam memantau proses PSU menjadi langkah konkret memperkuat integritas pemilu. Di tengah dinamika sosial yang kompleks, kehadiran pemimpin daerah di lapangan mampu membangun rasa aman dan memberi jaminan bahwa pemilu bukan hanya urusan lembaga penyelenggara, tetapi menjadi kepentingan bersama seluruh elemen bangsa.

Salah satu bentuk nyata komitmen ini ditunjukkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, yang mengunjungi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua pada Jumat (11/07/2025). Dalam kunjungannya, Fatoni meninjau langsung kesiapan pelaksanaan PSU dan memeriksa sejumlah fasilitas yang ada. “Saya melihat kantor KPU sudah sangat baik, megah dan representatif,” ujar Fatoni.

Namun, ia juga menyoroti beberapa aspek teknis yang perlu ditingkatkan, seperti kualitas jaringan internet. “Beberapa fasilitas penting seperti jaringan internet perlu ditingkatkan. Hal-hal ini perlu dicarikan solusi bersama dengan SKPD teknis terkait agar pelaksanaan PSU berjalan lancar,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan ini disambut baik oleh jajaran KPU Papua. Komisioner KPU Papua, Stavedumbon, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung Pj Gubernur. “Kami merasa sangat dihargai dan didukung. Ini memberi semangat baru bagi kami dalam mempersiapkan PSU secara maksimal dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Provinsi Papua menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga integritas pemilu dan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di tanah Papua. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral