News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

CBA: Mutasi Besar 520 Pejabat di Kementerian PU Perlu Evaluasi Serius Demi Akuntabilitas

Center for Budget Analysis (CBA) cermati langkah Menteri PU Dody Hanggodo yang melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Kementerian PU sepanjang Juli 2025.
Rabu, 23 Juli 2025 - 18:03 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Center for Budget Analysis (CBA) mencermati langkah Menteri PU Dody Hanggodo yang melakukan mutasi besar-besaran di lingkungan Kementerian PU sepanjang Juli 2025. 

Setelah sebelumnya pada 4 Juli 2025 melakukan mutasi enam pejabat eselon I, Menteri Dody kembali melantik 520 pejabat struktural pada 18 Juli 2025, terdiri dari 65 pejabat eselon II dan 455 pejabat eselon III.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator CBA, Jajang Nurjaman menilai kebijakan tersebut sebagai upaya “penyegaran” birokrasi, peningkatan efektivitas organisasi, dan penekanan kebocoran anggaran.

"Ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong penurunan ICOR menjadi <6, pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun, dan kemiskinan 0% melalui pembangunan infrastrukturm," kata Jajang dalam keterangannya yang diterima pada Rabu (23/7/2025)

Namun demikian, lanjutnya, temuan internal CBA mencatat sejumlah hal yang perlu dievaluasi secara serius agar kebijakan mutasi besar ini tetap sejalan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi pemerintahan.

"Pertama, CBA menemukan adanya pejabat yang dinonaktifkan sebelum genap satu tahun menjabat, bahkan terdapat pejabat yang baru beberapa bulan menduduki jabatan kemudian dilantik ke posisi yang lebih tinggi," lanjutnya.

Hal tersebut menurutnya memunculkan pertanyaan publik mengenai prosedur mutasi, transparansi, dan objektivitas dalam penilaian kinerja yang menjadi dasar kebijakan tersebut.

Kedua, CBA mencatat adanya loncatan jabatan signifikan dari posisi Direktur langsung menjadi Sekretaris Jenderal. Mengingat posisi Sekjen merupakan jabatan strategis dengan tanggung jawab besar, proses pengisian jabatan ini semestinya dilakukan secara terbuka dan berbasis prinsip meritokrasi, guna menghindari persepsi negatif dan potensi konflik kepentingan di masyarakat.

Ketiga, narasi efisiensi APBN dan penurunan ICOR yang menjadi dasar mutasi perlu disertai penjelasan indikator capaian yang terukur. 

"Upaya penurunan ICOR memerlukan perbaikan menyeluruh pada perencanaan, pelaksanaan proyek, serta sistem monitoring evaluasi, bukan hanya sekadar rotasi pejabat dalam waktu singkat," ucap Jajang.

Keempat, Kementerian PU mengelola proyek infrastruktur bernilai ratusan triliun rupiah. Mutasi besar terhadap 520 pejabat struktural tanpa keterbukaan informasi berpotensi multitafsir publik, memunculkan persepsi adanya kepentingan tertentu, serta membuka ruang konflik kepentingan dalam pengelolaan proyek strategis nasional.

"Kelima, pernyataan Menteri Dody bahwa 'dalam pengelolaan anggaran negara yang besar ini, satu-satunya yang mengawasi kita adalah Tuhan, bukan KPK, Polisi, atau Irjen' perlu direspons secara serius."

"Kalimat ini berpotensi menimbulkan multitafsir di tengah upaya penguatan akuntabilitas dan pencegahan korupsi dalam pengelolaan APBN sektor infrastruktur," ungkapnya.

Atas dasar tersebut, CBA mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses mutasi di Kementerian PU, memastikan kebijakan mutasi dilakukan sesuai prinsip akuntabilitas, kebutuhan organisasi, dan profesionalisme birokrasi, bukan untuk kepentingan jangka pendek yang dapat menghambat efektivitas pembangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"CBA juga mendorong KPK dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mencermati proses mutasi ini secara independen, guna memastikan kepatuhan terhadap prinsip meritokrasi dan mengantisipasi potensi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan proyek infrastruktur nasional yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

"Mutasi pejabat publik pada dasarnya merupakan instrumen untuk memperkuat kinerja birokrasi, bukan menjadi alat kepentingan sempit yang justru mengganggu efektivitas pembangunan infrastruktur dan pengelolaan APBN secara efisien serta akuntabel," pungkas Jajang.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Tambah Medali Asian Games 2026, Timnas Voli Pantai Indonesia Gagal Taklukkan Qatar

Indonesia Tambah Medali Asian Games 2026, Timnas Voli Pantai Indonesia Gagal Taklukkan Qatar

Timnas Voli Pantai Indonesia memberikan medali perak setelah kalah tipis 1-2 (21-19, 16-21, 8-15) dari Qatar di Hekinan Ryokuchi Beach, Sabtu (3/10/2026). 
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Lahan Kurang Produktif di Jombang Disulap Jadi Greenhouse Melon Premium

Lahan Kurang Produktif di Jombang Disulap Jadi Greenhouse Melon Premium

Lahan yang sebelumnya dinilai kurang produktif di Desa Gondangmanis, Kabupaten Jombang, kini berubah menjadi kebun melon premium berbasis teknologi hidroponik.
PB Akuatik Indonesia Beberkan Kronologi Mundurnya Adellia di Final Asian Games 2026 dan Kondisi Terkini Sang Atlet

PB Akuatik Indonesia Beberkan Kronologi Mundurnya Adellia di Final Asian Games 2026 dan Kondisi Terkini Sang Atlet

PB Akuatik Indonesia ungkap kronologi mundurnya atlet renang Tanah Air, Adellia, dari final Asian Games 2026. Kondisi terkini sang perenang juga disampaikan.
Beatrice Gumulya/Novela Putria Hajar Filipina Tanpa Ampun, Tim Indonesia Tambah Perunggu Asian Games 2026

Beatrice Gumulya/Novela Putria Hajar Filipina Tanpa Ampun, Tim Indonesia Tambah Perunggu Asian Games 2026

Beatrice/Novela menghajar wakil Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dengan kemenangan telak 6-0, 6-0 di perebutan tempat ketiga ganda putri padel Asian Games di Nagoya City Higashi Sport Center, Sabtu (3/10/2026).
Meski Belum Sumbang Emas, PB Akuatik Puji Penampilan Atlet Renang Indonesia di Asian Games 2026: Mereka Hadapi Juara Dunia tapi Tak Gentar

Meski Belum Sumbang Emas, PB Akuatik Puji Penampilan Atlet Renang Indonesia di Asian Games 2026: Mereka Hadapi Juara Dunia tapi Tak Gentar

Indonesia memang belum menyumbangkan medali dari cabang renang di Asian Games 2026. Namun, para atlet membawa pulang pengalaman berharga sepanjang gelaran.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Tidak Diduga Jusuf Hamka "Digeruduk Ojol" usai Dilantik Jadi Wantimpres, Videonya Menarik Perhatian

Tidak Diduga Jusuf Hamka "Digeruduk Ojol" usai Dilantik Jadi Wantimpres, Videonya Menarik Perhatian

Siapa sangka, Jusuf Hamka alias Babah tiba-tiba digeruduk Ojol setelah dilantik sebagai Wantimpres. Videonya viral di media sosial
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Rocky Gerung menyampaikan beberapa kata usai dilantik jadi Anggota Wantimpres di Istana Negara, Jumat (2/10/2026). Menurutnya, Wantimpres bertugas melihat persoalan yang muncul dari sebuah kebijakan secara lebih mendalam. 
Selengkapnya

Viral