GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Tiga Lokasi Krusial Kematian Arya Daru, Kompolnas Ungkap Diplomat Kemlu Itu Sempat Terlihat Lakukan Ini Sebelum Kematiannya

Kompolnas mengungkapkan ada tiga lokasi krusial yang berkaitan dengan kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan. Selain kamar kosnya sebagai TKP, ada juga..
Kamis, 24 Juli 2025 - 13:05 WIB
Diplomat muda Kemlu Arya Daru Pangayunan tewas dengan wajah terlakban
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkapkan tiga lokasi krusial yang berkaitan dengan kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan.

Diketahui, Arya Daru ditemukan tak bernyawa pada Selasa (8/7/2025) di dalam kamar kosnya di Gondangdia, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arya Daru ditemukan dalam kondisi tidak lazim, yakni terlilit lakban di bagian wajah dan kepalanya.

Lokasi kejadian kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan, di Gondangdia, Jakarta Pusat
Lokasi kejadian kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan, di Gondangdia, Jakarta Pusat
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

 

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab kematian Arya Daru.

Sementara itu, pihak Kompolnas memberikan mendampingan untuk memastikan pengungkapan kasus kematian diplomat Kemlu ini.

Pada Selasa (22/7/2025) lalu, Komisioner Kompolnas Choirul Anam mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yaitu rumah kos yang pernah ditempati Arya Daru.

Kompolnas memeriksa secara menyeluruh terkait TKP tersebut, khususnya soal kondisi kamar sang diplomat muda.

Anam mengatakan, hal yang diperiksa di kamar kos tersebut antara lain adalah posisi kasur, kondisi plafon, saluran air, dan posisi kunci.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendapatkan informasi detail tentang CCTV.

Seperti diketahui, CCTV yang beredar di media menunjukkan aktivitas diplomat 39 tahun itu di malam sebelum kematiannya.

Selain itu, terlihat juga beberapa kali penjaga kos mondar-mandir di depan kamar pria asal Yogyakarta tersebut.

Kompolnas mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan CCTV yang lebih lengkap terkait kasus ini.

Bahkan, Kompolnas memperoleh tiga lokasi krusial yang berkaitan dengan kematian Arya Daru.

"Ada tiga spot atau tiga tempat yang penting," kata Anam, dikutip Kamis (24/7/2025).

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam.
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Adapun tiga tempat itu didatangi oleh diplomat muda tersebut sebelum ditemukan tak bernyawa keesokan harinya.

Lokasi pertama, jelas adalah kos-kosan tempat ditemukannya Arya Daru.

"Satu adalah kos-kosan, bagaimana tanggal 7 sampai 8, almarhum ini mulai beraktivitas sampai kemudian almarhum ditemukan meninggal," katanya.

Selanjutnya, Anam mengungkapkan ternyata Arya Daru sempat mengunjungi tempat perbelanjaan.

Ia mengatakan, di tempat perbelanjaan itu terlihat semua aktivitas sang diplomat sekaligus orang-orang yang berinteraksi dengannya.

Lokasi ketiga, adalah berkaitan dengan pekerjaan diplomat perlindungan WNI itu.

Meski demikian, tidak disebutkan secara detail tentang lokasi kerja tersebut.

"Itu (tempat kerja) juga ada rekam jejak digitalnya dan cukup rapi ditelusuri," kata dia.

Menurutnya, setelah mendapatkan informasi soal tiga lokasi penting tersebut, Kompolnas mendapatkan struktur peristiwa yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua bukti kesaksian dan jejak digital juga telah diperoleh oleh Anam serta timnya. (iwh)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Ledakan hebat terjadi di salah satu rumah warga di Dusun Mimbo. Desa Sumberanyar, Kecamatana Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

Tak perlu khawatir kantong jebol, karena resto all you can eat eat berikut ini menawarkan harga terjangkau
Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road, tawuran, hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyadari bahwa Liga Italia telah mengalami penurunan selama sedekade terakhir. Hal ini mengacu kepada raihan minor tim-tim Serie A di Liga Champions.
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Di tengah persiapan pelatih John Herdman menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia, satu nama pemain keturunan justru tampil panas di Eredivisie. Siapa?
Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Inilah fakta-fakta terkait Ketua BEM UGM yang menjadi sasaran teror. Teror ini diduga bermula dari Ketua BEM UGM yang bersurat ke UNICEF.

Trending

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT