Israel Gabung Dewan Perdamaian Bersama Indonesia, Ini Jawaban 'Menohok' Kemenlu
- Reuters/Jonathan Ernst
Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Nabil Mulachela menegaskan Indonesia tetap mendukung Palestina, meskipun Israel bergabung menjadi anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Dia menjelaskan keanggotaan Indonesia di Board of Peace bukan karena adanya hubungan politik atau legitimasi terhadap kebijakan negara tertentu.
“Kehadiran Indonesia di Board of Peace (BoP) tidak dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak manapun, atau sebagai legitimasi terhadap kebijakan negara manapun,” ujar Nabil dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).
Dia menyebut bergabungnya Indonesia ke dalam organisasi bentukan Amerika Serikat (AS) itu didasari atas mandat stabilisasi, perlindungan warga sipil, bantuan kemanusiaan, dan rekonstruksi Gaza sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB.
“Keanggotaan negara manapun dalam Board of Peace tidak mengubah posisi prinsip tersebut. Di Board of Peace maupun di semua forum yang ada, Indonesia sejak awal menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil, mengecam pelanggaran hukum internasional,” ujarnya.
“Termasuk hukum humaniter internasional yang terjadi di Gaza, akses bantuan kemanusiaan, serta realisasi Solusi Dua Negara,” lanjut Nabil.
Di sisi lain, Indonesia menilai keterlibatan pihak yang berkonflik, yaitu Israel dan Palestina dalam Board of Peace diperlukan sebagai proses menuju perdamaian.
“Indonesia melihat pentingnya keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju perdamaian,” kata Nabil.
“Indonesia oleh karenanya akan memanfaatkan keanggotaan di Board of Peace untuk juga aktif mendorong keterlibatan Otoritas Palestina,” lanjutnya.
Indonesia memastikan seluruh proses tetap berorientasi pada kepentingan Palestina dan menghormati hak-hak dasar rakyat Palestina. Nabil menyebut Indonesia juga mendorong terwujudnya solusi dua negara.(saa/raa)
Load more