GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AWG Desak Pemerintah RI Tekan Israel Cegah Kematian Warga Palestina

AWG mendesak Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan tekanan terhadap entitas Zionis Israel melalui forum internasional dan menyuarakan secara aktif ke PBB guna menghentikan kematian warga Gaza
Kamis, 24 Juli 2025 - 16:10 WIB
Kondisi Pemukiman Israel Semakin Brutal, Palestina Serukan Aksi Internasional
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Aqsa Working Group (AWG) mendesak Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan tekanan terhadap entitas Zionis Israel melalui forum internasional dan menyuarakan secara aktif ke PBB guna menghentikan kematian warga Gaza.

Pemerintah Indonesia juga dituntut untuk berupaya keras memaksa OKI agar berfungsi sebagaimana mestinya, terutama dalam hal pengiriman bantuan darurat kemanusiaan dan mencegah kematian jutaan warga Gaza akibat kelaparan, demikian menurut siaran pers AWG di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AWG menyeru umat Islam dan masyarakat dunia untuk bertindak, sebab menurutnya, keheningan adalah izin bagi penjajah untuk terus melakukan pembantaian di wilayah kantong tersebut.

"Kebungkaman kita adalah pembiaran, bahkan sama saja berkontribusi terhadap genosida yang hingga kini masih berlangsung di Gaza. Mari bangkitkan solidaritas, galang dana, suarakan kebenaran, boikot produk pendukung Zionis dan lawan narasi pembodohan di media global," tulis pernyataan tersebut.

AWG juga mengecam keras impotensi pemimpin negara-negara tetangga Palestina seperti Yordania, Mesir, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, karena gagal mencegah kedzaliman Zionis, bahkan tidak mampu sekadar mengirim bantuan makanan ke Gaza.

Pada dasarnya mereka tidak pantas menjadi negara berdaulat karena tidak memiliki independensi dan nyali berhadapan dengan Zionis Israel, demikian pernyataan AWG.

Kecaman serupa juga ditujukan kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Liga Arab, yang dinilai tidak memiliki fungsi sama sekali bagi kepentingan umat Islam di Palestina, bahkan di Timur Tengah, terlebih dunia.

OKI dan Liga Arab mewadahi lebih dari 50 negara berpenduduk mayoritas muslim dengan miliaran populasi, namun pihaknya gagal untuk memobilisasi kekuatan besar untuk mencegah kematian puluhan ribu warga Palestina dan melindungi Masjid Al-Aqsa yang terus menerus dinistakan oleh Zionis.

Penodaan terhadap Masjid Al-Aqsa pada 1969 menjadi alasan berdirinya OKI dan daripada tidak memberikan manfaat, lebih baik OKI dan Liga Arab dibubarkan, menurut AWG.​​​​​​​

AWG menyatakan bahwa Zionis Israel adalah pelaku genosida modern, sementara pemerintah Amerika berperan sebagai kolaboratornya.

Blokade total, penghancuran infrastruktur sipil, pencegahan bantuan kemanusiaan, bahkan menjadikan makanan sebagai perangkap adalah bentuk nyata kejahatan perang dan pembersihan etnis sistematis, katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, AWG juga meminta bangsa Palestina untuk selalu bersikap tabah dan sabar dalam melakukan perlawanan terhadap Zionis Israel sebab rakyat Palestina tidak hanya sedang merebut kemerdekaan, namun juga berperang menumpas satu-satunya imperialis yang masih eksis di muka bumi ini.

Laporan resmi dari IPC (Integrated Food Security Phase Classification) mengungkapkan bahwa 133.000 warga Gaza kini berada dalam tingkat kelaparan "katastropik" (Fase 5). Angka itu diperkirakan bakal melonjak signifikan hingga 345.000 jiwa pada musim dingin mendatang.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial mengenai isu pergantian nama provinsi. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal.
Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Marc Klok jawab spekulasi Bobotoh yang bilang jika dirinya akan kasih bonus ke Julio Cesar yang cetak gol kemenangan atas PSM Makassar.
Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Ibrahim Arief alias Ibam kini memasuki babak baru.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
Selengkapnya

Viral