GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bareskrim Polri Ungkap Kejanggalan di Hari Kematian Diplomat Muda Arya Daru: kalau Orang Curiga…

Eks Bareskrim Polri soroti kejanggalan di hari kematian Arya Daru, ungkap fakta mencurigakan yang kuatkan dugaan ada hal tak wajar. Seperti apa?
Kamis, 24 Juli 2025 - 16:22 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terlakban di kamar kos
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Tabir misteri masih menyelimuti kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tak bernyawa di sebuah rumah kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Peristiwa ini terus menyita perhatian publik karena banyaknya kejanggalan yang belum terpecahkan hingga kini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendiang Arya Daru ditemukan dalam kondisi kepala terlilit lakban.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah ini benar-benar kasus bunuh diri, kecelakaan, atau justru ada unsur kesengajaan dari pihak lain?

Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang, mantan petinggi Bareskrim Polri, turut bersuara dan membedah berbagai kejanggalan yang muncul dalam kasus ini. 

Dalam tayangan di kanal YouTube Intens Investigasi, Ricky menyoroti detail penting yang menurutnya patut dicurigai dan diselidiki lebih dalam.

“Kalau kita fokus ini gampang sebenarnya ya. Tapi tinggal bagaimana para penyidik melakukan langkah-langkah fokus,” ujar Ricky.

Ia memulai analisisnya dari rekaman CCTV yang menjadi salah satu sumber informasi utama.

Dalam rekaman tersebut, Arya terlihat keluar untuk membuang kantong plastik sebelum kejadian.

Namun, menurut Ricky, ada yang janggal dalam durasi waktu antara momen tersebut dan kematian korban.

“Kemudian katanya si siapa ini (penjaga kos) menerima telepon dari Jogja. Kemudian dia jawab, tapi dia keliling-keliling. Dia tidak melakukan langkah apa-apa. Kemudian telepon lagi berulang lagi sampai besok paginya. Feeling saya, durasi jeda pada saat terjadinya peristiwa itu sepertinya jeda matinya CCTV,” ungkap Ricky dengan nada serius.

Lebih lanjut, Ricky menyoroti kesaksian penjaga kos yang mengaku menerima telepon dari Yogyakarta pada malam kejadian.

Meski mendapat informasi tersebut, penjaga kos disebut hanya mondar-mandir tanpa melakukan tindakan konkret, seperti mengetuk pintu kamar korban.

Bahkan setelah beberapa panggilan telepon selanjutnya yang terjadi hingga pagi, tidak ada respons atau upaya masuk ke dalam kamar korban.

“Kalau orang curiga, minimal lapor RT atau RW. Ini aneh, malah tidak ada tindakan,” imbuhnya.

Ricky kemudian mengajukan pertanyaan yang menjadi sorotan banyak pihak: apakah mungkin seseorang bisa bunuh diri dengan cara menutup wajahnya sendiri dengan lakban dua lapis?

“Suatu hal yang impossible. Secara logika, kalau seseorang merasa sesak napas, dia akan mencoba membuka lakban itu. Tapi ini tidak terlihat adanya upaya perlawanan,” ujarnya.

Kejanggalan lain juga muncul terkait kondisi kamar korban.

Pintu terkunci dari dalam, tetapi jendela ditemukan terbuka tanpa ada tanda kerusakan.

Ricky mempertanyakan bagaimana jendela bisa dibuka dari luar jika slotnya terkunci dari dalam tanpa dirusak.

"Ada yang janggal di sini enggak mau dibuka-buka ini, berarti si korban dari dalam loh. Kenapa pada saat itu kok buka slotnya dengan cara tidak merusak? Kalau orang panik itu didobrak," ujar Ricky dengan nada mempertanyakan.

Ricky juga membuka kemungkinan bahwa ada orang lain yang sudah berada di dalam kamar sebelum Arya masuk.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan Arya menjadi korban pembiusan agar lemas dan tidak bisa melawan, sebelum akhirnya tewas dengan kepala terbungkus lakban.

Ia menyebut bahwa laboratorium forensik akan mampu mendeteksi apakah ada senyawa seperti amoniak pada lakban yang digunakan.

"Siapa tahu ada alat untuk membius yang bersangkutan supaya dia lemas dan lain sebagainya. Kemudian lakban itu nanti akan dilihat nanti ada sisa amoniak kalau seandainya betul-betul dengan menggunakan itu. Feeling saya sangat kuat mengatakan tipis kemungkinannya dia bunuh diri,” tegas Ricky.

Meski begitu, ia tidak serta merta menuduh siapa pun.

“Saya tidak memfitnah, tidak menuduh orang. Tapi perlu pendalaman yang jujur dan menyeluruh,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga dan publik kini menanti kejelasan kasus kematian Arya Daru, yang masih meninggalkan begitu banyak pertanyaan.

Penyidikan yang cermat dan transparan diharapkan bisa membuka kebenaran yang selama ini tersembunyi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.
Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Regulasi baru F1 2026 kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, giliran pembalap tim Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen yang melontarkan kritik terbuka.
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Kasus mutilasi yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, yang terjadi Senin (16/2/2026) kemarin, berhasil diungkap Satreskrim Polres Brebes.
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 18 Februari 2026 aries hingga pisces, lengkap dengan angka hoki dan 3 zodiak paling beruntung secara finansial besok.
Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Tantang Conor McGregor, Nate Diaz Bersiap Comeback usai UFC White House

Nate Diaz bersiap kembali ke oktagon UFC setelah absen panjang, dengan kemungkinan menantang Conor McGregor untuk laga ketiga, incar pertarungan besar lainnya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT