GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati Hari Anak Nasional, Pemerintah Dorong Generasi Papua Jadi Pemimpin Masa Depan

Pj Gubernur Papua peringati Hari Anak Nasional dengan beri bantuan sekolah. Dukung anak Papua jadi generasi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Kamis, 24 Juli 2025 - 18:06 WIB
Peringati Hari Anak Nasional, Pemerintah Dorong Generasi Papua Jadi Pemimpin Masa Depan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen terhadap masa depan generasi penerus. Di Papua, peringatan ini menjadi ruang nyata untuk menguatkan tekad mencetak anak-anak yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia—terutama mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses dan fasilitas.

Salah satu masalah utama yang dihadapi dunia pendidikan di wilayah timur Indonesia adalah kesenjangan kualitas dan keterjangkauan. Kondisi geografis yang menantang serta keterbatasan ekonomi keluarga sering kali menjadi penghalang bagi anak-anak Papua dalam mengecap pendidikan yang layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, tantangan tidak hanya berhenti pada fasilitas belajar, tetapi juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar anak. Kesehatan, gizi, dan motivasi psikologis menjadi unsur penting yang sering terlewatkan. Padahal, membangun sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari pondasi yang kuat sejak dini.

Di tengah tantangan tersebut, peran kolaboratif antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan menjadi sangat krusial. Mengandalkan anggaran pemerintah semata tentu tidak cukup, diperlukan sinergi melalui berbagai bentuk dukungan sosial seperti Corporate Social Responsibility (CSR).

Momen peringatan Hari Anak Nasional tahun ini dijadikan ajang kolaboratif yang penuh makna oleh Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni. Dalam acara yang digelar di SD Inpres Bhayangkara dan SD Inpres Angkasapura, Jayapura, Fatoni hadir langsung memberikan semangat dan bantuan bagi anak-anak sekolah.

“Kegiatan hari ini adalah bentuk nyata komitmen kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya anak didik di Papua. Kita ingin mencetak anak-anak yang cerdas, sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia,” ujarnya di hadapan para siswa, Rabu (23/07/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan diberikan tidak hanya dalam bentuk barang seperti vitamin, susu, snack sehat, dan obat tambah darah, tapi juga melalui pelayanan kesehatan gratis untuk bayi, balita, hingga remaja. Program ini terwujud lewat kerja sama Pemerintah Provinsi Papua dengan Bank Papua, Pemerintah Kota Jayapura, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PKK, serta berbagai stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Fatoni juga menekankan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk menyadarkan semua pihak tentang pentingnya memuliakan anak-anak sebagai calon pemimpin bangsa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral