GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Guru Besar Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Unsoed Pastikan Penanganan Tak Tebang Pilih

Unsoed bentuk tim investigasi kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan dosen FISIP. Kampus janji usut tuntas dan komitmen jadi zona anti kekerasan seksual.
Kamis, 24 Juli 2025 - 18:17 WIB
Unsoed
Sumber :
  • IST

Purwokerto, tvOnenews.com – Dugaan kasus kekerasan seksual kembali mencuat di lingkungan kampus. Kali ini, beberapa mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah, disebut-sebut menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang dosen bergelar profesor.

Informasi tersebut pertama kali tersebar melalui jejaring pesan singkat dan segera mengundang perhatian publik. Dosen terduga pelaku disebut menggunakan posisi akademiknya untuk menekan korban dengan iming-iming nilai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merespon situasi ini, Unsoed langsung mengambil langkah tegas.

Unsoed Bentuk Tim Pemeriksa, Proses Masih Berlangsung

Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi tvOnenews.com, pihak universitas menegaskan komitmen penuh terhadap penuntasan kasus kekerasan seksual. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Prof. Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Pemeriksa beranggotakan tujuh orang.

“Yang utama saya tegaskan bahwa Unsoed berkomitmen terhadap penyelesaian kasus-kasus kekerasan seksual. Tim Pemeriksa telah bekerja untuk melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus tersebut,” ujar Prof. Kuat di Gedung Rektorat Unsoed, Kamis (24/7/2025).

Menurutnya, proses investigasi sudah berlangsung. Tim telah memanggil Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) sebagai pihak penerima laporan, serta terduga pelaku.

Namun, Prof. Kuat menegaskan bahwa hingga kini belum ada kesimpulan karena masih dalam proses pendalaman lebih lanjut.

“Kami belum bisa menyimpulkan karena prosesnya masih berjalan. Tim masih mendalami dengan cermat dan akan memanggil saksi-saksi serta tenaga ahli bila diperlukan,” jelasnya.

Komitmen Unsoed: Kampus Anti Kekerasan Seksual

Lebih lanjut, Prof. Kuat menyatakan bahwa Unsoed berkomitmen penuh sebagai kampus bebas kekerasan seksual. Ia meminta publik tidak meragukan keseriusan pihak kampus dalam menangani persoalan sensitif ini.

“Sudah banyak kasus yang berhasil kami selesaikan dengan baik. Jadi jangan menyangsikan keseriusan Unsoed. Kami akan tuntaskan kasus ini seadil-adilnya,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Masih Jadi PR Serius

Kasus dugaan kekerasan seksual di institusi pendidikan tinggi masih menjadi persoalan serius nasional. Modus yang memanfaatkan relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa, serta lambannya penanganan, sering menjadi hambatan utama dalam penuntasan kasus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan pembersihan lumpur serta rehabilitasi lahan sawah yang
Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Pemerintah Indonesia terus berupaya maksimal dalam mewujudkan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 termasuk penyeberangan disejumlah pelabuhan Sumatera.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano. Pelatih asal Brasil itu -
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penilaian Pelatih Saint Kitts and Nevis untuk Beckham Putra setelah Anak Asuhnya Dibantai 4-0

Penampilan gemilang Beckham Putra Nugraha bersama Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis Marcelo Serrano. Pelatih asal Brasil itu -
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT