News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Tangkap 4 Pria Usai Manipulasi Data Lewat Kartu SIM Ponsel, Terancam 12 Tahun Penjara

Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar kasus tindak pidana manipulasi data seolah-olah otentik dan atau tindak pidana perlindungan data pribadi
Sabtu, 26 Juli 2025 - 01:32 WIB
Empat Pria Ditangkap Usai Manipulasi Data Lewat Kartu SIM Ponsel, Terancam 12 Tahun Penjara
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar kasus tindak pidana manipulasi data seolah-olah otentik dan atau tindak pidana perlindungan data pribadi melalui SIM card ponsel.

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus mengatakan bahwa empat pelaku berhasil ditangkap dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Adapun empat tersangka yang berhasil diamankan yaitu IER (51), KK (62), F (46), FRR (30),” kata Fian, di Polda Metro Jaya, Jumat (25/7/2025).

Lebih lanjut Fian mengungkapkan para pelaku melakukan kejahatan seakan data-data tersebut adalah data yang otentik.

“Kejahatan terhadap data pribadi penyidik Direkotrat Reserse Siber Polda Metro Jaya membutuhkan waktu satu minggu untuk dapat mengungkap kejahatan ini. Kejahatan ini adalah terkait dengan data pribadi setiap warga negara Indonesia pasti memiliki data pribadi data pribadi tersebut,” jelas Fian.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit 3 Ditres Siber Polda Metro Jaya AKBP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan bahwa kasus ini berhasil diungkap usai pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat pada 12 Juli 2025. 

“Saat melakukan patroli siber ditemukan Akun LinkedIn yang mengaku dan menggunakan data orang lain. Dari informasi tersebut dilakukan penyelidikan dan menemukan orang yang menggunakan nomor telepon dan Akun Whatsapp 08773706xxxx untuk mengaku sebagai keluarga yang datanya digunakan pada Akun LinkedIn tersebut,” ungkap Rafles.

Sementara itu diketahui bahwa dalam aksi ini pelaku memiliki peran berbeda dalam melancarkan aksinya. Pelaku IER mengaku memiliki latar pendidikan beragam yang berperan mencatut data orang lain di Linkedin.

Namun dalam hal ini pelaku belum sempat melakukan penipuan lantaran telah ditangkap oleh pihak kepolisian.

“LinkedIn itu dibuat untuk menunjukkan seolah-olah orang ini orang yang penting, dengan riwayat pekerjaan, dengan riwayat pendidikan yang banyak. Sehingga membuat sosok ini sosok yang mungkin bisa mempengaruhi banyak orang, sehingga dia melakukan penipuannya lebih mudah,” terang Rafles.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian pelaku IER yang mencatut nomor korban mengaku mendapatkan SIM card dengan cara membeli dari pelaku KK (62).

“Jadi SIM card yang dia beli ternyata sudah teregistrasi dengan NIK tiga orang tersebut. Jadi dia membeli sudah terima bersih, bahwa SIM cardtersebut telah teregistrasi. Motif dia membeli SIM card teregistrasi adalah untuk digunakan melakukan penipuan terhadap masyarakat," tutur Rafles.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau hanya bermodal Rp13 ribu dan KTP nenek, Maulana, pemuda 19 tahun asal Cilacap, justru menjadi korban tragedi KM Virgo. Simak kisah pilunya.
Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa masih terus dilanjutkan.
Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga Indonesia, CdM Tim Indonesia Ungkap Target Berikutnya

Leo/Daniel Sumbang Emas Ketiga Indonesia, CdM Tim Indonesia Ungkap Target Berikutnya

Indonesia kembali menambah medali emas di Asian Games 2026 yang disumbangkan melalui ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Tim Merah Putih kini mengemas tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu atau total 30 medali.
Mengenal Koo Sol, Setter Megawati Hangestri di Hillstate yang Ternyata Pernah Jadi Andalan Red Sparks

Mengenal Koo Sol, Setter Megawati Hangestri di Hillstate yang Ternyata Pernah Jadi Andalan Red Sparks

Koo Sol bersama Kim Da-in akan diplot sebagai setter atau pelayan bagi Megawati Hangestri di Hillstate. Usut punya usut, ia ternyata pernah perkuat Red Sparks.
Mengenal Abe Hoed, Sosok Putra Kedua Melly Goeslaw yang bakal Persunting Belliza Shintya Putri Bamsoet

Mengenal Abe Hoed, Sosok Putra Kedua Melly Goeslaw yang bakal Persunting Belliza Shintya Putri Bamsoet

Putra kedua musisi Melly Goeslaw, Abe Hoed akan menikahi putri kedua politikus, Bambang Soesatyo (Bamsoet), Belliza Shintya Puteri (Bella) pada Desember 2026.
Respons Manchester City usai Resmi Dinyatakan Bersalah oleh Premier League: Kami Tak Bersalah

Respons Manchester City usai Resmi Dinyatakan Bersalah oleh Premier League: Kami Tak Bersalah

Manchester City merespons pernyataan resmi Premier League yang memvonis mereka bersalah. Kubu Etihad Stadium mengaku terkejut dan kecewa atas tuduhan itu karena mereka merasa tak bersalah.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Selengkapnya

Viral