News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Ini Pesan Misterius Arya Daru yang Dibuat Sebelum Bunuh Diri, Ternyata...

Kematian diplomat muda Arya Daru baru-baru ini menjadi perbincangan publik karena ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan.
Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:35 WIB
Terungkap Misteri Kematian Arya Daru, Kepolisian Sebut Lakban Kuning pada Wajah Diplomat Kemlu Dibeli Sendiri bersama...
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/kevi laras wana

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian diplomat muda Arya Daru baru-baru ini menjadi perbincangan publik karena ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan. 

Akhirnya kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) itu seolah sudah menuju titik terang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami melakukan pemeriksaan dengan standar internasional terhadap barang-barang tersebut,” ujar Perwakilan Tim Penyelidik Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, Ipda Saji Purwanto dalam konferensi pers yang digelar di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa (29/7).

Ipda Saji Purwanto menyebut sudah menemukan ponsel milik Arya Daru.

Ponsel tersebut, sambungnya, aktif sejak 29 Juni 2019 hingga 20 September 2022. Ia menyebut terdapat email dalam ponsel tersebut.

"Kami menemukan adanya pengiriman e-mail yang dimiliki atau digunakan oleh pengguna, digital evidence, alamatnya adalah di daru_c@yahoo.com," kata Saji, saat konferensi pers yang digelar Selasa (29/7/2025).

Ia menyebut email tersebut dikirimkan ke sebuah badan amal yang menyediakan layanan dukungan terhadap orang dengan kondisi emosional yang terganggu, termasuk orang yang memiliki kecenderungan untuk bunuh diri.

"Dikirim ke salah satu badan amal yang menyediakan layanan dukungan terhadap orang yang memiliki emosional yang memiliki pengalaman tertekan dan putus asa, termasuk memiliki perasaan bunuh diri," ungkapnya.

Saji mengatakan bahwa ada dua segmen email pada 2021. Dalam email tersebut terdapat pesan Arya Daru yang memiliki keinginan mengakhiri hidupnya.

"Pada intinya adalah, menceritakan tentang alasan dan ada keinginan untuk bunuh diri," lanjutnya.

Pada 5 Oktover 2021, Arya Daru kembali mengirimkan email ke lembaga tersebut.

"Intinya adalah, ada niatan yang semakin kuat untuk melakukan bunuh diri karena problem yang dihadapi," ucap Saji.

Barang Bukti yang Ditemukan

Kini kasus tersebut seolah mendapatkan titik terang setelah Polda Metro Jaya merilis sejumlah barang bukti diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu.

Barang bukti itu dipamerkan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Satya Haprabu Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro.

Terlihat barang bukti yang berhasil didapatkan adalah satu celana berwarna biru, satu unit Macbook Air A1466, satu laptop merek Dell, satu unit DVR merek Hikvision, dan satu bundel lakban kuning.

Tak hanya itu saja, ada juga satu kotak berwarna cokelat yang berisikan daftar barang bukti, seperti satu plastik bening yang diambil dari koper merah, satu gelas kaca, satu gulungan lakban kuning, satu plastik yang disita penyidik, dan satu kantong plastik (kresek) warna bening.

Polisi juga menunjukkan barang bukti laim berupa body wash, foaming wash, solon daily, dan sunblock.

Dalam plastik putih lainnya juga ditemukan bekas makanan ringan, yang di dalamnya terdapat sejumlah alat kontrasepsi dan pelumas merek Vivo.

Lalu ada juga barang bukti lain yang juga dimasukkan di plastik pitih berupa ponsel Samsung Note 9, enam SD card, beberapa flash disk, kartu akses gerbang, dan kartu akses kamar guest house Gondia.

Dengan adanya barang bukti ini, kasus kematian Arya Daru dianggap sudah mencapai titik akhir. Namun barang bukti tersebut banyak pula menimbulkan pertanyaan lain.

Diberitakan sebelumnya, diplomat Kemlu berinisial Arya Daru ditemukan tewas di kamar kosnya yang berada di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025) lalu.

Korban ditemukan dalam posisi tergeletak di atas kasur. Kepalanya terlilit lakban kuning, sementara tubuhnya tertutup selimut biru.

Dari hasil olah TKP, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya gulungan lakban, kantong plastik, dompet, bantal, sarung celana, dan pakaian milik korban. Polisi juga menemukan obat sakit kepala dan obat lambung. 

Dalam pemeriksaan, penyidik menemukan sidik jari ADP pada permukaan lakban yang melilit kepalanya itu.

Tak berselang lama, Polda Metro Jaya membeberkan isi tas ransel milik Arya Daru yang ditemukan di rooftop Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sehari setelah jasad korban ditemukan.

Tas tersebut berada di lantai 12, tepatnya di samping tangga darurat menuju rooftop Kantor Kemenlu.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan tas ransel tersebut berisi obat-obatan pribadi, laptop, berbagai macam peralatan kantor.

Selain tas ransel, ditemukan juga tas belanjaan Uniqlo yang berisi pakaian yang baru dibeli olehnya.

“Yang pasti, saya gak bisa kasih tahu secara rinci, yang pasti yang ditemukan ada laptop, ada pakaian yang baru dibeli, terus ada beberapa obat-obatan ya yang korban bawa, terus ya pokoknya belanjaan yang baru dia beli, trus beberapa nota, trus beberapa alat-alat kantor lah gitu," kata Reonald kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Ia juga menyebutkan bahwa sebelum naik ke rooftop, Arya Daru sempat berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

“Dia naik lift sampai lantai 12, lalu menggunakan tangga darurat menuju rooftop,” bebernya.

Soal obat-obatan, Reonald enggan membeberkan secara rinci. Menurutnya, itu adalah hal yang lebih pribadi.

Reonald hanya menyebut adanya surat rawat jalan dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta pada Juni 2025.

“Soal riwayat penyakit, itu masuk ranah privasi, jadi tidak bisa saya sampaikan,” ucapnya. (rpi/ree)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

CATATAN: Artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Jika Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penguatan Ekonomi Reintegrasi Sosial, Kemensos Bantu Eks Napi Terorisme Poso Sulawesi Tengah Rp5 Juta

Penguatan Ekonomi Reintegrasi Sosial, Kemensos Bantu Eks Napi Terorisme Poso Sulawesi Tengah Rp5 Juta

Kementerian Sosial (Kemensos) memberdayakan 21 orang eks narapidana terorisme dengan memberikan modal usaha masing-masing sebesar Rp5 juta untuk penguatan usaha
Megawati Langsung ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Usai Tiba dari Manado

Megawati Langsung ke Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Usai Tiba dari Manado

Meski kesehatan Guruh alami penurunan, ia masih bersemangat untuk bisa berkarya dan berkeinginan agar Gencar Semarak Perkasa Production (GSP) bisa ditampilkan.
Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut viralnya sidak Ombudsman RI di Lapas Cibinong di media sosial, telah komentar liar netizen. Namun, menyikapi hal ini, Menimipas Agus Andrianto mengatakan
Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Tiga zodiak diprediksi bakal menikmati momen penuh kehangatan, sementara dua zodiak lainnya harus ekstra sabar menghadapi badai gesekan ego pada 27 September.
Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Ketum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa Satgas Protein akan diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, stabilitas pasokan, peningkatan pendapatan, serta kemandirian protein nasional.
Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Di antara sekian banyak asumsi, nama Ferdy Sambo mendadak menjadi sasaran utama perbincangan netizen medsos karena diduga ikut menikmati fasilitas lapas mewah.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral