GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Imigrasi dan WN Rusia Sekongkol Peras-Aniaya WNA di Bali

Kepolisian Daerah (Polda) Bali menangkap empat terduga pelaku pemerasan dan penganiayaan terhadap warga negara asing (WNA) bernama Roman Smeilov (42). 
Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:08 WIB
Petugas Imigrasi dan WN Rusia Sekongkol Peras-Aniaya WNA di Bali
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bali menangkap empat terduga pelaku pemerasan dan penganiayaan terhadap warga negara asing (WNA) bernama Roman Smeilov (42). 

Dua warga Rusia bernama Iurii Vitchenko (30) dan Ilia Shkutov (32) diduga bersekongkol dengan petugas Imigrasi bernama Ernest Ezmail (24) dan Yopita Barinda Putri (24) dalam kasus kejahatan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya di Denpasar, Jumat, mengatakan dugaan pemerasan tersebut berdasarkan hasil penyidikan tindak pidana berbasis ilmiah serta pengakuan dari empat pelaku Ernest Esmail (24), asal Jakarta dan Yopita Barinda Putri (24), asal Magelang serta dua WNA Rusia, yakni Iurii Vithcenko (30) dan Ilia Shkutov (32).

"Sesuai pengakuan serta analisa ITE yang secara Scientific Crime Investigation diperoleh 27 tempat kejadian perkara yang masih proses pendalaman," kata Daniel didampingi Dirreskrimum Kombes Pol. I Gede Adhi Mulyawarman dan pejabat Polda Bali.

Menurut Daniel, sebagian besar korban pemerasan tersebut merupakan WNA dan sudah kembali ke daerah asalnya. Pemerasan itu dilakukan sejak Januari hingga Juli 2025.

Lokasi pemerasan tersebut terjadi di Denpasar, Badung, dan Gianyar. Jumlah tersebut pun bisa jadi lebih banyak karena penyelidikan masih tetap berlanjut.

Empat pelaku tersebut berbagi peran setiap kali melancarkan aksinya di lapangan di mana dua WNA Rusia bertugas untuk mencari korban, sementara dua oknum pegawai Imigrasi melakukan pengancaman berupa ditangkap atau dideportasi jika tidak memenuhi permintaan pelaku.

"Mereka melakukan pemerasan dengan penculikan dan penganiayaan, serta mengancam akan membawa korban ke kantor Imigrasi dan dideportasi," kata Kapolda Bali.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali Kombes Pol. I Gede Adhi Mulyawarman mengatakan kedua WNA Rusia tersebut awalnya berkenalan dengan dua pegawai Imigrasi.

Lalu, para WNA tersebut bekerja sama dengan oknum pegawai Imigrasi untuk memberikan data-data WNA yang bisa diperas, lalu melakukan aksi kejahatan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka meminta bantuan untuk mencari orang-orang yang diduga merugikan kelompok mereka," katanya.

Adhi Mulyawarman mengaku telah mengumpulkan data dan informasi mengenai para korban dari penelusuran terhadap ponsel yang dimiliki para pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Tual Maluku, YLBH JNN Minta Proses Hukum Secara Paralel

Kasus Brimob Aniaya Pelajar di Tual Maluku, YLBH JNN Minta Proses Hukum Secara Paralel

Ketua Umum YLBH JNN, Fahmi Namakule menilai Oknum Brimob Polda Maluku (Bripda MS) yang diduga menganiaya pelajar hingga tewas di Tual Maluku tidak hanya cukup dijatuhi sanksi internal atau dipecat.
Putusan Mahkamah Agung AS Jadi Angin Segar Pasar Modal, IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan

Putusan Mahkamah Agung AS Jadi Angin Segar Pasar Modal, IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan

Sentimen putusan Mahkamah Agung AS dan kebijakan global dorong IHSG berpotensi menguat pekan depan, ditopang stabilitas ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia.
Rekap Hasil Proliga 2026 Seri Bogor: Bandung BJB Tandamata Babak Belur, Tiga Tim Berebut Tiket ke Babak Final Four

Rekap Hasil Proliga 2026 Seri Bogor: Bandung BJB Tandamata Babak Belur, Tiga Tim Berebut Tiket ke Babak Final Four

Rekap hasil Proliga 2026 di pekan pertama Seri Bogor, di mana Bandung BJB Tandamata dipaksa babak belur sedangkan tiga tim lainnya bersaing ketat demi mengamankan tiket ke final four.
Yolla Yuliana Ungkap Perasaan Campur Aduk Hadapi Mantan yang Pernah Raih Juara Bersama di Proliga

Yolla Yuliana Ungkap Perasaan Campur Aduk Hadapi Mantan yang Pernah Raih Juara Bersama di Proliga

Pemain Jakarta Livin Mandiri, Yolla Yuliana mengungkapkan perasaan campur aduk ketika menghadapi sang mantan, Bandung BJB Tandamata. Laga ini menjadi momen emosional mengingat dirinya pernah membuat kenangan manis bersama.
Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Prediksi Hujan Petir Mengguyur Banyak Wilayah Indonesia Hari Ini

Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Prediksi Hujan Petir Mengguyur Banyak Wilayah Indonesia Hari Ini

BMKG memprediksi hujan ringan hingga petir melanda banyak wilayah Indonesia. Warga diminta waspada potensi hujan lebat, banjir, dan angin kencang.
Kata Yolla Yuliana Usai Jakarta Livin Mandiri Pontang-panting Raih Kemenangan Atas Bandung BJB Tandamata di Proliga 2026 Seri Bogor

Kata Yolla Yuliana Usai Jakarta Livin Mandiri Pontang-panting Raih Kemenangan Atas Bandung BJB Tandamata di Proliga 2026 Seri Bogor

Pemain Jakarta Livin Mandiri, Yolla Yuliana mengungkapkan rasa gembiranya usai berhasil mengamankan kemenangan atas Bandung BJB Tandamata di Proliga 2026. Ia mengaku jika timnya harus dibuat pontang-panting demi meraih hasil tersebut.

Trending

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Surya Paloh Masih Mikir Dukung Prabowo 2 Periode, Muzani Beri Respons Menohok

Ahmad Muzani lontarkan respons menohok terkait Ketum NasDem, Surya Paloh yang masih pikir-pikir untuk memberikan dukungan dua periode untuk Presiden Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT