News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satir Indonesia Gelap hingga Bendera One Piece Jadi Sorotan di Sidang Tahunan, Puan Maharani: Ada Pesan Keresahan

Puan Maharani menyoroti bentuk-bentuk kritik masyarakat yang belakangan terjadi, saat pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025, Jumat (15/8/2025)
Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:27 WIB
Puan Maharani saat pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Sumber :
  • TVR

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti maraknya ekspresi kritik publik yang belakangan ramai mewarnai ruang digital.

Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Puan menyoroti slogan “Kabur Aja Dulu”, frasa satir “Indonesia Gelap”, "Negara Konoha", hingga viralnya penggunaan simbol-simbol fiksi seperti bendera One Piece.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini, menurut Puan, merupakan cermin keresahan rakyat yang disampaikan dengan bahasa zaman saat ini.

Ungkapan ketidakpuasan itu muncul tidak hanya sebagai sindiran, tetapi juga sebagai bentuk kreativitas dalam menyuarakan aspirasi di era media sosial.

“Semua suara rakyat yang kita dengar di balik setiap kata dan gambar, ada pesan keresahan. Dan di balik  itu ada harapan, karena itu yang dituntut dari kita semua adalah kebijaksanaan-kebijaksanaan untuk tidak hanya mendengar tetapi juga memahami untuk merespon dengan hati yang jernih dan pikiran yang terbuka," kata Puan dalam pidatonya.

Ia menegaskan, demokrasi sejatinya memberi ruang luas bagi rakyat untuk berserikat, berkumpul, menyatakan pendapat, dan menyampaikan kritik.

Bahkan, kritik publik di media sosial dinilai sebagai wujud nyata partisipasi rakyat yang memanfaatkan kemajuan teknologi.

Bagi pemegang kekuasaan, lanjut Puan, setiap kata atau simbol yang disampaikan rakyat memiliki pesan dan keresahan di baliknya.

Karena itu, diperlukan kebijaksanaan untuk tidak sekadar mendengar, tetapi juga memahami; tidak hanya menanggapi, tetapi merespons dengan hati yang jernih dan pikiran terbuka.

“Kita semua berharap, apa pun bentuk kritik yang disampaikan rakyat tidak boleh menjadi barang yang membakar persaudaraan Indonesia. Kritik tidak boleh menjadi api yang memecah belah bangsa, sebaliknya harus menjadi cahaya yang menerangi jalan kita bersama,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puan menekankan, kritik dapat keras dalam substansi dan menentang kebijakan, namun tidak boleh menjadi alat untuk memicu kekerasan, kebencian, atau merusak etika, moral, dan kemanusiaan.

Baginya, kritik adalah instrumen untuk menyadarkan penguasa, memperbaiki kebijakan, menuntut tanggung jawab, dan mendorong kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istana Tegaskan Dirut BEI Mundur Buntut Anjloknya IHSG hingga 8 Persen

Istana Tegaskan Dirut BEI Mundur Buntut Anjloknya IHSG hingga 8 Persen

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi merespons  soal mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman pada Jumat (30/1/2026)
Kejar Target 4 Juta Ton Beras, BULOG Optimalkan Serapan Gabah di NTB

Kejar Target 4 Juta Ton Beras, BULOG Optimalkan Serapan Gabah di NTB

Perum BULOG melaksanakan Panen Raya Perdana dan Launching Serapan Gabah Petani di Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026. 
Ulama dan Pesantren Didorong Perkuat Peran Sosial dalam Pembangunan Daerah

Ulama dan Pesantren Didorong Perkuat Peran Sosial dalam Pembangunan Daerah

Anggota DPR RI mendorong penguatan peran ulama dan pesantren dalam pembangunan daerah serta penanganan sosial melalui sinergi dengan pemerintah.
Anggota DPR Ingatkan Bahaya Haji Visa Nonresmi, Risiko Denda hingga Ancaman Jiwa

Anggota DPR Ingatkan Bahaya Haji Visa Nonresmi, Risiko Denda hingga Ancaman Jiwa

Anggota DPR ingatkan bahaya haji dengan visa nonresmi. Jamaah terancam deportasi, denda besar, hingga risiko kehilangan nyawa di Tanah Suci.
Alarm Bahaya, Manchester United Datang Dengan Kondisi Skuad yang Tidak Sepenuhnya Ideal Jelang Laga Vs Fulham 

Alarm Bahaya, Manchester United Datang Dengan Kondisi Skuad yang Tidak Sepenuhnya Ideal Jelang Laga Vs Fulham 

Namun, di balik statistik yang memihak, Manchester United datang dengan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya ideal. MU mencatatkan 14 kemenangan kandang atas Fulham
Didukung BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Mampu Kembangkan Bisnis Busana Anak Wastra Khas Jepara

Didukung BRI dan LinkUMKM, Kenes Lalita Mampu Kembangkan Bisnis Busana Anak Wastra Khas Jepara

Kenes Lalita merupakan usaha busana anak dari Jepara, Jawa Tengah, yang menyasar kebutuhan sekolah dan acara formal.

Trending

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

Artis Indonesia, Denada jadi sorotan publik karena tersandung kasus dugaan penelantaran anak. Kini kasusnya siap ke persidangan.
Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

Mediasi Ketiga Gagal, Kuasa Hukum Ressa Rizky Rossano Spill Agenda Sidang Denada Selanjutnya

​​​​​​​Mediasi ketiga gagal, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano spill agenda sidang Denada serta kesiapan melanjutkan perkara ke persidangan PN Banyuwangi.
Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

Peluk Denada yang Menangis di Studio, Pengakuan Jujur Caren Delano soal Polemik Ressa Rizky Rossano

​​​​​​​Caren Delano ungkap pengakuan jujur usai memeluk Denada yang menangis di studio, di tengah polemik hukum Ressa Rizky Rossano yang jadi sorotan publik.
Bursa Transfer AC Milan: Palace OTW Resmikan Strand Larsen, Lampu Hijau Rossoneri untuk Angkut Jean-Philippe Mateta?

Bursa Transfer AC Milan: Palace OTW Resmikan Strand Larsen, Lampu Hijau Rossoneri untuk Angkut Jean-Philippe Mateta?

AC Milan serius membidik Jean-Philippe Mateta sebagai target utama mereka di bursa transfer musim dingin. Penyerang Crystal Palace itu masuk radar Rossoneri.
Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap mulai dari asmara, karier, hingga keuangan.
Denada Bantah Telantarkan Anak, Kuasa Hukum Ressa Rizky Tantang Tunjukkan Bukti di Pengadilan

Denada Bantah Telantarkan Anak, Kuasa Hukum Ressa Rizky Tantang Tunjukkan Bukti di Pengadilan

Kuasa hukum Denada memberi klaim bahwa kliennya tidak pernah menelantarkan sang anak, kuasa hukum Ressa Rizky tantang bawa bukti-bukti tersebut di pengadilan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT