GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Billie Valentino Klarifikasi Perannya di Film Merah Putih: One for All

Billie Valentino klarifikasi perannya di film animasi Merah Putih: One for All. Ia menegaskan hanya sebagai voice actor, bukan terlibat soal dana.
Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:56 WIB
Poster Film Animasi Merah Putih: One For All
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Konten kreator Billie Valentino akhirnya memberi klarifikasi setelah namanya terseret dalam kontroversi film animasi Merah Putih: One for All. Ia mengaku memang menjadi salah satu pengisi suara dalam proyek tersebut.

Melalui unggahan di media sosial, Billie menjelaskan dirinya hanya bertugas sebagai voice actor, tanpa mengetahui isu anggaran Rp6,7 miliar yang disebut-sebut berasal dari dana pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Syok banget dengan berita yang beredar, beberapa orang juga colek aku di Instagram atau WhatsApp pribadi aku,” ungkapnya dalam video di TikTok, 14 Agustus 2025.

Billie menegaskan, ia dan rekannya hanya mendapatkan pekerjaan mengisi suara dan dibayar per jam. “Jadi aku dan temenku yang kasih informasi soal job tersebut, kita enggak tau-menahu soal Rp6,7 miliar itu larinya ke mana. Kita cuma dikasih job sebagai voice actor,” jelasnya. Ia bahkan mengira film itu hanya akan tayang di televisi kecil, bukan di bioskop bersamaan dengan Demon Slayer. “Dan lihat grafiknya seram banget kayak kartun dark web,” tambahnya.

Billie juga menyoroti adanya kesalahan pencatutan nama. “Mana aku juga ditulis sebagai character designer, padahal yang sebenarnya aku cuma voice actor, yang mana bayarannya juga enggak sesuai ya menurut aku,” keluhnya.

Dalam video kedua yang diunggah 15 Agustus, Billie menceritakan hasil komunikasinya dengan Bintang Takari, sutradara sekaligus animator tunggal film itu. Menurut Billie, Bintang membantah kabar film berbiaya Rp6,7 miliar. Ia bahkan memberi apresiasi pribadi kepada para pengisi suara. “Kita tim voice actor itu dibayarnya sukarela, dan kalau kalian dengar berita dari media kalau tim voice actor itu dibayarnya dengan makan nasi di warteg atau cuma dijajanin bakso, itu benar. Cuman, ini dari Bapak Takari, dia kasih apresiasi lebih buat kami,” ungkapnya.

Billie menambahkan bukti percakapan yang diduga dengan Bintang Takari, berisi pernyataan: “Hai Billie, itu uang saya pribadi ya. Saya enggak dikasih dana apa-apa dari produsernya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap klarifikasi ini bisa memberi gambaran lebih jelas. “Aku hanya menjalankan tugas sebagai pengisi suara. Aku tidak mendesain apalagi membuat film tersebut,” tegasnya. Meski begitu, ia mengakui publik bebas menilai film itu, asal tidak melebar ke urusan pribadi.

Film Merah Putih: One for All sendiri telah menuai kritik sejak sebelum tayang di bioskop pada 14 Agustus. Banyak netizen menyoroti kejanggalan dari trailer, mulai dari desain karakter, latar, audio, hingga detail teknis yang dianggap kurang rapi. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026, Rabu 13 Mei: LavAni Jadi Pembuka, Dio Zulfikri Cs Hadapi Tirta Bhagasasi

Jadwal SBY Cup 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru termasuk LavAni yang langsung akan berhadapan dengan PDAM Perumda Tirta Bhagasasi di laga pembuka.
Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Kurban Atas Nama Orang Tua, Apakah Pahalanya untuk Anak atau Orang Tua? Begini Penjelasan Buya Yahya

Demi menunjukkan rasa baktinya kepada orang tua. Seorang anak berencana mengatasnamakan kurban untuk orang tua. Apakah pahala kurban untuk orang tua atau anak?
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Lengkong Nganjuk Ludes Terbakar hingga Rata dengan Tanah

Sebuah rumah milik warga di Desa Lengkong Lor, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (12/5).
Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Pengurus PBI Jatim Keluhkan Penonaktifan Sepihak, Ini Penjelasan Pusat

Perselisihan dan polemik internal mewarnai kegiatan organisasi Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) wilayah Jawa Timur.
Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Reaksi Media Vietnam usai Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala Asia U-17 2026, China Disanjung

Media Vietnam beri reaksi setelah Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari Piala Asia U-17 2026. Di sisi lain, China justru mendapatkan sanjungan karena keberhasilan meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Selengkapnya

Viral