Usai Dikecam Anak Buah Hercules Imbas Markas Ormas GRIB Jaya Sumut Rata dengan Tanah, Bobby Nasution Kini Perintahkan...
- Instagram/@bobbynst
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Sumut, Bobby Nasution membuat kejutan baru setelah meluluhlantakan markas anak buah Hercules Rosario Marshal dari DPD ormas GRIB Jaya di Deli Serdang.
Kabar Bobby Nasution menginstruksikan perobohan markas ormas GRIB Jaya Sumut di Deli Serdang menggemparkan publik belakangan ini.
Proses penghancuran markas ormas bentukan Hercules tersebut yang berlokasi di Deli Serdang, Sumut pada Kamis (14/4/2025).
Bobby melibatkan aparat hingga beberapa pimpinan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat menghancurkan markas DPD GRIB Jaya.
Motif penghancuran markas GRIB Jaya tersebut tak lepas akibat tidak adanya izin proses administrasi menjadikan tempat diskotek Marcopolo.

- Instagram/@bobbynst
Bobby juga mengabarkan, markas ormas dipimpin Hercules itu dikeluhkan warga karena menjadi tempat sarang penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, bangunan tersebut juga terindikasi menjadi tempat hiburan malam (THM) diskotek Marcopolo ilegal.
"Kami mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat untuk ikut bersama-sama memerangi narkoba, menciptakan lingkungan yang baik, aman dan nyaman," tulis Bobby Nasution dikutip tvOnenews.com dari Instagram @bobbynst, Senin (18/8/2025).
Tak berselang lama, DPP GRIB Jaya menggelar siaran pers terkait pembongkaran diinstruksikan Bobby berlangsung secara semena-mena.
Sekjen DPP GRIB Jaya menyinggung tindakan tersebut tidak adanya itikad ruang dialog maupun mediasi antara pihaknya dan Pemprov Sumut.
"Tragedi ini sangat memalukan," kata Zulfikar dalam siaran pers GRIB Jaya, Minggu (17/8/2025).
Zulfikar juga membantah keras terkait tuduhan markas DPD GRIB Jaya di Sumut sebagai tempat peredaran narkoba.
Meski ada reaksi dari GRIB Jaya, Bobby Nasution kembali sesumbar memamerkan tugasnya sebagai Gubernur Sumut memberantaskan diskotek Marcopolo.
Dalam unggahan media sosial pribadinya, menantu Jokowi itu menginstruksikan penghancuran hotel Marcopolo.
Hotel Marcopolo yang dihancurkan alat berat dari Pemprov Sumut berlokasi di Desa Namorube Julu, Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.
Ia mengatakan proses penghancuran sebuah hotel Marcopolo tersebut membutuhkan waktu selama dua hari.
"Tim gabungan TNI-Polri bersama Pemprov Sumut dan Pemkab Deli Serdang kembali bertindak tegas dengan merobohkan hotel Marcopolo beserta seluruh fasilitasnya," kata Bobby dalam keterangan tertulisnya.
Gubernur Sumut itu memaparkan, fasilitas hotel Marcopolo yang diruntuhkan, seperti puluhan kamar, diskotek, paving blok, hingga pagar.
Ia menambahkan bahwa, fasilitas yang mengelilingi lokasi hotel Marcopolo tersebut dipastikan telah hancur lebur rata dengan tanah.
Kegiatan ini bentuk komitmen Bobby agar terus menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Sumut, khususnya warga di Kabupaten Deli Serdang.
"Tidak boleh ada lagi ruang bagi aktivitas yang meresahkan masyarakat," tegasnya.
Menurut pria berusia 34 tahun ini, hotel dan diskotek berbasis Marcopolo dianggap rentan memunculkan kejahatan di Sumut.
Ia melanjutkan, salah satu kejahatan yang menjadi kekhawatiran Pemprov Sumut adanya indikasi sebagai lokasi peredaran narkoba.
"Karena itu, pembongkaran ini menjadi langkah penting untuk memastikan tempat-tempat seperti ini benar-benar hilang," ucapnya.
"Ini adalah komitmen bersama untuk menyelematkan generasi muda Sumut dari ancaman narkoba. Generasi yang sehat, kuat, dan terbebas dari narkoba adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045," sambung dia.
Sebelumnya, Bobby juga menginstruksikan diskotek Marcopolo di Kutalimbaru, Deli Serdang dan THM New Blue Star di Kabupaten Langkat dirobohkan.
Ia bahkan memerintahkan Forkopimda dan PemkabDeli Serdang merobohkan Cafe Duku Indah (CDI) di Kutalimbaru, Deli Serdang.
Pasalnya, polisi melaporkan CDI tersebut diduga kuat sebagai tempat transaksi narkoba.
(hap)
Load more