GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Gugatan agar Penerimaan Polri Minimal Wajib S-1, Kompolnas: Baik, Tapi...

Kompolnas merespons gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan bagi calon anggota Polri yakni setidaknya minimal jenjang S-1.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:33 WIB
Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvonenews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) merespons gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat minimal pendidikan bagi calon anggota Polri.

Dalam gugatan tersebut, pemohon meminta agar syarat minimal pendidikan untuk masuk Polri dinaikkan menjadi sarjana (S-1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menyebut bahwa gagasan untuk mendorong anggota Polri memiliki latar belakang pendidikan S-1 adalah ide yang baik, mengingat tuntutan zaman dan dinamika masyarakat yang terus berkembang.

"Saya kira ide kebijakan untuk mendorong anggota kepolisian itu sarjana S-1 adalah ide yang baik karena itu juga untuk memotret bagaimana dinamika masyarakat, perkembangan masyarakat, tata kelola penegakan hukum, dan demokrasi," ungkap Anam, Selasa (19/8/2025).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa wacana tersebut tidak bisa serta-merta diterapkan.

Menurutnya, perlu ada peta jalan atau roadmap yang jelas agar kebijakan tersebut bisa diimplementasikan secara bertahap dan adil.

"Yang pertama adalah butuh waktu ya, harus ada roadmap yang jelas menuju ke sana. Kalau saat ini ya berat karena memang situasi masyarakat sendiri, sekolah tidak murah," ujarnya.

Choirul Anam juga menekankan pentingnya melihat fungsi dan peran dalam struktur kepolisian. Ia menilai tidak semua posisi dalam institusi Polri harus diisi oleh lulusan S-1.

"Kita harus lihat juga fungsi. Mungkin fungsi-fungsi tertentu menjadi prioritas untuk disegerakan ya dengan adanya perekrutan minimal S-1, khususnya serse. Namun demikian, ada fungsi-fungsi tertentu yang tidak mengharuskan adanya sarjana S-1. Itu yang harus dipetakan," jelasnya.

Ia menambahkan, semangat meningkatkan kualitas pendidikan anggota Polri harus tetap mempertimbangkan aksesibilitas masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Jangan sampai, kata Anam, niat baik tersebut justru menghambat kesempatan masyarakat dari kalangan kurang mampu untuk bergabung menjadi anggota Polri.

"Jangan sampai semangat untuk itu juga menutup kemungkinan masyarakat yang tidak mampu tidak bisa menjadi polisi yang baik," pungkasnya.

Gugatan ke MK terkait syarat pendidikan masuk Polri saat ini masih dalam proses persidangan.

Sebagai informasi, Advokat Leon Maulana Mirza Pasha bersama Zidane Azharian Kemalpasha resmi mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam perkara nomor 133/PUU-XXIII/2025, mereka meminta agar syarat pendidikan minimal bagi calon anggota Polri diubah dari lulusan SMA menjadi lulusan strata satu (S-1).

Langkah hukum ini diambil karena Leon menilai syarat lulusan SMA berpotensi melemahkan profesionalitas dan kredibilitas kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Leon mengaku kerap dirugikan oleh tindakan aparat kepolisian yang dinilai tidak profesional dalam menangani laporan hukum.

Menurutnya, banyak penyidik berpangkat bintara yang merupakan lulusan SMA jurusan IPA, IPS, atau bahasa, namun ditempatkan di posisi strategis penegakan hukum.

Dikutip dari akun Instagram @catchvox, Leon menjelaskan Dengan latar belakang pendidikan tersebut, aparat sering kali tidak memiliki kerangka berpikir yuridis yang kuat dan pemahaman hukum yang sistematis.

Ia menambahkan, ketidakmampuan memahami konsep hukum secara mendalam membuat proses penanganan perkara sering mengalami hambatan teknis dan konseptual.

Bahkan, Leon mengaku sering harus menjelaskan ulang konsep-konsep hukum dasar kepada aparat.

Menurut Leon, pendidikan di akademi kepolisian memang memberikan pelatihan teknis, tetapi tidak selalu memperkuat analisis hukum secara mendalam.

Hal ini, katanya, berbeda jika calon anggota Polri sudah memiliki bekal pendidikan sarjana sebelum mengikuti pendidikan kepolisian.

Minimal lulusan S-1 akan membawa bekal akademik yang memadai sehingga mampu menjalankan tugas penegakan hukum dengan lebih profesional.

Melalui uji materi ini, Leon dan Zidane berharap MK mengabulkan permohonan mereka demi memperkuat integritas dan kualitas sumber daya manusia di tubuh Polri.

Perubahan ini diyakini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Polri adalah garda terdepan dalam penegakan hukum. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

Penyesalan Terbesar Marc Marquez yang Hanya Mampu Finis P5 di MotoGP Amerika Serikat, Akui Ia Haru Bayar Mahal...

MotoGP Amerika Serikat 2026 akhir pekan kemarin menyisakan penyesalan besar dari juara bertahan, Marc Marquez.
4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

4 Pemain 'Grade A' Eropa Wajib Dinaturalisasi PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Nomor 2 Terancam Direbut Belanda

Pasca FIFA Series 2026, 4 pemain keturunan Grade A Eropa ini wajib dinaturalisasi PSSI demi perkuat Timnas Indonesia. Salah satunya rawan dibajak Timnas Belanda
Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Wakil Bupati hingga Gubernur DIY Sampaikan Duka atas Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Siap Dukung Pemulangan Jenazah

Duka mendalam menyelimuti DI Yogyakarta atas gugurnya prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon saat bertugas menjalankan misi perdamaian di Lebanon.
Bukan Cuma Dony Tri Pamungkas yang Direkomendasikan Calvin Verdonk ke Eropa, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Layak Bermain di Benua Biru

Bukan Cuma Dony Tri Pamungkas yang Direkomendasikan Calvin Verdonk ke Eropa, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Layak Bermain di Benua Biru

Calvin Verdonk rekomendasikan Dony Tri Pamungkas segera berkarier di Eropa usai tampl di FIFA Series 2026. Empat pemain Timnas Indonesia ini juga bisa menyusul
Praka Farizal VCall Sang Ibu Sebelum Gugur: Curhat Kondisi Darurat di Lebanon, Sering Masuk Bunker saat Sirine Peringatan Berbunyi

Praka Farizal VCall Sang Ibu Sebelum Gugur: Curhat Kondisi Darurat di Lebanon, Sering Masuk Bunker saat Sirine Peringatan Berbunyi

Kabar duka datang dari misi perdamaian di Lebanon. Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur saat menjalankan tugas di wilayah konflik.
6 Tips Turunkan Berat Badan dengan Meningkatkan Metabolisme Tubuh ala dr Saddam Ismail

6 Tips Turunkan Berat Badan dengan Meningkatkan Metabolisme Tubuh ala dr Saddam Ismail

Berikut 6 tips untuk menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolisme tubuh ala dr Saddam Ismail.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Selengkapnya

Viral