News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Kakak Beradik di Duri Kosambi Kembali Bersekolah Meski Harus Berjalan Kaki dengan Jarak….

Tiga perempuan yang merupakan saudara kandung di RW 06 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, kini dapat kembali tersenyum usai mendapat kesempatan sekolah di PAUD PKBM Negeri 07 atau Sekolah Kegiatan Belajar (SKB).
Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:46 WIB
Kisah Kakak Beradik di Duri Kosambi Kembali Bersekolah Meski Harus Berjalan Kaki dengan Jarak….
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga perempuan yang merupakan saudara kandung di RW 06 Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, kini dapat kembali tersenyum usai mendapat kesempatan sekolah di PAUD PKBM Negeri 07 atau Sekolah Kegiatan Belajar (SKB).

Sekolah yang memiliki program paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA ini terletak di Jalan Utama 8 No.2, RT 9 RW 2, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga saudara ini umurnya tak jauh berbeda, Andini merupakan anak pertama kelahiran 2002, sedangkan adiknya bernama Amanda kelahiran 2008 dan Amelia merupakan kelahiran 2009.

Saat ditemui tvOnenews.com, ketiganya menceritakan kehidupannya yang baru merasakan duduk di bangku sekolah. Sambil tersipu malu, ketiganya mengaku merasa senang dapat merasakan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya.

Kisah Kakak Beradik di Duri Kosambi Kembali Bersekolah Meski Harus Berjalan Kaki dengan Jarak….
Kisah Kakak Beradik di Duri Kosambi Kembali Bersekolah Meski Harus Berjalan Kaki dengan Jarak….
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

 

Ayahnya diketahui hanya bekerja serabutan, sementara ibunya hanya di rumah dan baru saja sembuh dari sakit lumpuh.

“Senang, teman-temannya ramah, baik, sering main-main. Guru-gurunya juga baik,” kata Amel, saat ditemui di kediamannya, Senin (18/7/2025).

Amel dan Amanda sebelumnya hanya memiliki kegiatan membantu mengerjakan pekerjaan rumah sehari-hari, mengurus anak kakaknya, dan mengantar bekal untuk ayahnya yang bekerja di Cengkareng.

“(Sebelum ngerasain sekolah) Kegiatannya ya ngasih nasi ke Bapak, terus benar-benar rumah, terus jagain Mama juga, juga jagain keponakan,” ucap Amel.

Sementara itu, karena keinginan sekolah yang tinggi sejak dulu, Amel dan Amanda menceritakan kegigihannya yang selalu bangun pagi dan bergegas untuk berangkat ke sekolah. Keduanya ditempatkan di paket A yang setara dengan sekolah SD kelas 3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Makanya sering bangun pagi giat banget datang ke sekolah, nggak pernah terlambat. Kata gurunya nggak pernah bolos, nggak pernah terlambat. Soalnya (aku) suka gitu sekolah, jadi yaudah,” tutur Amel.

Keduanya mengaku setiap hari harus berangkat ke sekolah lebih cepat 30 menit sebelum jam masuk pukul 09.00 WIB. Hal ini lantaran ia harus berjalan sekitar 5 kilometer dari rumah ke sekolahnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa kabar melegakan terkait ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di dalam negeri. 
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral