News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demo Mahasiswa Gemarak di DPR, Soroti Biaya Pendidikan hingga Aset Negara: "Indonesia Sold Out"

Massa Gemarak demo di depan DPR RI soroti mahalnya biaya pendidikan dan aset negara. Polisi siagakan 1.145 personel untuk kawal aksi agar tetap damai.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:22 WIB
Gedung DPR-MPR RI
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com – Sejumlah massa dari Gerakan Mahasiswa Bersama Rakyat (Gemarak) menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025) sore.

Massa mulai berdatangan ke lokasi sekitar pukul 16.02 WIB. Satu mobil komando terlihat sudah terparkir di depan pintu gerbang DPR RI, lengkap dengan orator dan mahasiswa dari berbagai kampus yang mengenakan almamater.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spanduk "Indonesia Sold Out" dan Bendera Unik

Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk besar bertuliskan “Indonesia Sold Out” dengan huruf berwarna putih dan merah. Selain itu, mereka juga membawa bendera Merah Putih yang dipasang bersama bendera One Piece di satu batang kayu.

Aksi tersebut menyedot perhatian karena pesan simboliknya dianggap menyuarakan keresahan mahasiswa terhadap kondisi bangsa.

Sorotan Biaya Pendidikan dan Aset Negara

Dalam orasinya, salah satu orator Gemarak menyoroti mahalnya biaya pendidikan di Indonesia, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta.

“Pendidikan kita hari ini dikapitalisasi. Setiap pendidikan dikapitalisasi. Negara ini lama-lama bukan lagi di tangan kita, melainkan di tangan para penguasa, di tangan para pengusaha,” tegasnya dari atas mobil komando.

Selain isu pendidikan, massa juga menyuarakan keprihatinan terhadap penguasaan aset negara oleh para pengusaha, yang dinilai menggeser kedaulatan rakyat.

Polisi Siagakan 1.145 Personel

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, memastikan ada 1.145 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi.

“Polisi hadir bukan untuk menghadapi musuh, melainkan untuk melayani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan pendapat,” kata Susatyo dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan pola pengamanan dilakukan secara persuasif dengan pendekatan humanis. Petugas yang bertugas tidak dibekali senjata api.

“Silakan berorasi dengan tertib, jangan memprovokasi, jangan melawan petugas, dan mari kita hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan Damai Polisi untuk Mahasiswa

Susatyo mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, penyampaian aspirasi tetap harus dilakukan dengan damai dan tertib.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Katanya Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Gabung Super League Demi Piala AFF 2026, PSSI: Ini Soal Uang

Katanya Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Gabung Super League Demi Piala AFF 2026, PSSI: Ini Soal Uang

Ramai isu pemain naturalisasi gabung Super League demi peluang ke Piala AFF 2026. PSSI angkat bicara!
Prediksi Laga Ketat, Pelatih Persib Sebut Pertemuan Pramusim dengan Ratchaburi Tak Bisa Jadi Acuan

Prediksi Laga Ketat, Pelatih Persib Sebut Pertemuan Pramusim dengan Ratchaburi Tak Bisa Jadi Acuan

Pelatih Persib, Bojan Hodak memprediksi rintangan yang ditatap anak asuhnya akan sulit. Karena kedua kesebelasan sudah sempat bertemu di masa pramusim dengan skor akhir berkesudahan 2-2.
Bahas Soal Warisan Mendiang Lina Jubaedah, Rizky Febian Sindir Teddy Pardiyana agar Cari Kerja

Bahas Soal Warisan Mendiang Lina Jubaedah, Rizky Febian Sindir Teddy Pardiyana agar Cari Kerja

Rizky Febian hadiri sidang mediasi tuntutan Teddy Pardiyana soal penetapan hak waris mendiang Lina Jubaedah. Ia beri sindiran menohok agar Teddy bekerja.
Megatron Sempat 'Pincang', Tapi Tetap Menggila! Drama Megawati Warnai Kemenangan JPE di Puncak Proliga 2026

Megatron Sempat 'Pincang', Tapi Tetap Menggila! Drama Megawati Warnai Kemenangan JPE di Puncak Proliga 2026

Situasi itu langsung membuat publik terdiam, bukan karena skor, tetapi karena kekhawatiran pada kondisi Megatron. Megawati Hangestri mengalami kram pada kakinya
Polda NTB Kantongi Identitas Penyuplai Sabu-sabu ke Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, Ternyata...

Polda NTB Kantongi Identitas Penyuplai Sabu-sabu ke Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, Ternyata...

Polda Nusa Tenggara Barat mengaku sudah kantongi identitas penyuplai sabu-sabu kepada Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.
Aksi Jambret HP Mahasiswi di Kota Yogyakarta, Korban Nekat Kejar hingga Tabrakkan Motor ke Penjambret

Aksi Jambret HP Mahasiswi di Kota Yogyakarta, Korban Nekat Kejar hingga Tabrakkan Motor ke Penjambret

Aksi penjambretan terjadi di jalan Menteri Supeno, Kota Yogyakarta tepatnya depan hotel Grand Tjokro, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Tindak pidana tersebut menimpa seorang mahasiswi bernama Eviana (21).

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT