News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kernet Truk Tersengat Listrik hingga Tangan dan Kakinya harus Diamputasi, Korban Desak PLN Tanggung Jawab

Akibat tersengkat aliran listrik saat bekerja sebagai kernet truk barang di Kabupaten OKU Selatan, Supriyono harus menjalani operasi amputasi di RSMH Palembang.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:56 WIB
Korban terbaring saat di besuk kuasa hukumnya
Sumber :
  • pebrian/tvOne

Palembang, tvOnenews.com - Akibat tersengkat aliran listrik saat bekerja sebagai kernet truk barang di Kabupaten OKU Selatan, Supriyono (45) harus menjalani operasi amputasi di RSMH Palembang.

Atas peristiwa tersebut, Supriyono melalui kuasa hukumnya dari yayasan lembaga bantuan hukum (YLBH) Ganta Sriwijaya mendesak pihak PLN untuk memberikan perhatian khusus terhadap Supriyono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2025 di Desa Karang Enda, Kecamatan Lengkiti Jalan Baturaja–Muaradua OKU Selatan.

Saat itu, Supriyono yang bekerja sebagai kernet truk barang tengah duduk di kursi sebelah kiri sopir.

Kuasa Hukum Supriyono saat memberikan keterangan pers
Kuasa Hukum Supriyono saat memberikan keterangan pers
Sumber :
  • pebrian/tvOne

 

Tiba-tiba kabel utama milik PLN terjuntai dan menyentuh bak truk, membuat aliran listrik menyambar ke tubuh korban melalui pintu mobil yang disentuhnya.

Akibat kejadian tersebut, Supriono dilarikan ke RSUD Baturaja, lalu dirujuk ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Namun, kondisi korban sangat parah hingga tangan kirinya serta beberapa jari kaki kanan harus diamputasi.

“Klien kami jelas-jelas mengalami cacat permanen. Beliau kini tidak lagi bisa bekerja, padahal ia merupakan tulang punggung keluarga dengan seorang istri dan anak yang harus dinafkahi,” tegas kuasa hukum korban, Syarif Hidayat,

Syarif mengungkapkan, hingga kini pihak keluarga korban terbebani biaya pengobatan yang sudah mencapai Rp115 juta sejak pertama masuk rumah sakit.

Padahal, kata dia, Supriyono merupakan warga tidak mampu yang memiliki surat keterangan resmi dari pemerintah setempat.

“Bayangkan, warga miskin harus menanggung biaya Rp115 juta, sementara kehilangan tangan dan jari kaki. Inilah yang kami pikirkan. Kami minta PLN jangan lepas tangan. Jangan sampai korban dibiarkan menanggung penderitaan sendirian,” tegas Syarif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menambahkan, meski beberapa pegawai PLN sempat menjenguk korban, namun hingga kini belum ada kepastian bantuan maupun tanggung jawab dalam hal pembiayaan.

“Langkah hukum kami dalam waktu dekat adalah melayangkan surat somasi kepada PLN UP3 OKU Selatan. Somasi ini juga akan kami tembuskan kepada Kementerian BUMN agar menjadi perhatian khusus serta bahan evaluasi terhadap kinerja PLN,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral