GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gemabudhi Kecam Pernyataan DPR Pemicu Amarah Publik

Wiryawan meminta negara harus hadir untuk melindungi rakyat. Bukannya malah menebar rasa takut. Ia pun mengecam anggota DPR RI yang pernyataannya memicu kemarahan publik.
Jumat, 29 Agustus 2025 - 17:53 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Waketum DPP) Gemabudhi, Wiryawan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas insiden tragis yang menimpa salah seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Rimueng milik Brimob saat berlangsungnya pengamanan aksi demonstrasi di Jakarta. Menurut dia, korban merupakan seorang pejuang demokrasi. 

"Tentu kita mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada para korban terkhusus keluarga almarhum Affan Kurniawan, almarhum merupakan pejuang demokrasi yang layak kita hormati," kata Wiryawan, kepada wartawan, Jumat (29/8). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menilai bahwa insiden ini merupakan bentuk nyata dari brutalitas aparat yang tidak dapat dibenarkan dalam konteks negara hukum dan demokratis," imbuhnya. 

Gemabudhi mengaku sangat menghormati gerakan masyarakat sipil. Baik yang dilakukan oleh mahasiswa, pemuda, dan kelompok buruh. Karenanya ia menyesalkan aksi oknum aparat yang melindas Affan hingga tewas. 

"Namun penggunaan kekuatan berlebihan dalam merespons aksi masyarakat sipil merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia," tegas Wiryawan.

Lebih lanjut, Wiryawan meminta negara harus hadir untuk melindungi rakyat. Bukannya malah menebar rasa takut. Ia pun mengecam anggota DPR RI yang pernyataannya memicu kemarahan publik. 

"Kami mengutuk keras dalang kerusuhan terutama anggota DPR RI Saudara Sahroni yang dalam akhir-akhir ini menyulut kemarahan masyarakat, memprovokasi dan membuat kegaduhan," tandas Wiryawan. Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar Polri mengusut tuntas dan menegakkan proses hukum yang transparan atas insiden memilukan meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan akibat kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas saat pembubaran aksi unjuk rasa Kamis (28/8) malam.

“Tentunya polisi harus bisa mengusut tuntas insiden memilukan ini, dan harus dilakukan secara transparan,” kata Puan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dia juga mengingatkan agar aparat dalam menjalankan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) agar tidak ada masyarakat yang terluka.

“Dan bagi aparat kepolisian atau personel keamanan agar mengamankan aksi-aksi demo sesuai prosedur dan SOP, tanpa bertindak berlebihan, apalagi sampai melukai rakyat,” tuturnya.

Selain pengemudi ojol yang ditabrak rantis hingga tewas, dia juga meminta agar korban pengemudi ojol lainnya yang ikut terluka akibat kerusuhan pembubaran aksi unjuk rasa bernama Moh Umar Amarudin, diberikan pula perlindungan demi pemulihan.

“Korban-korban yang terluka saat aksi demo kemarin harus diberikan perlindungan sebaik-baiknya, dirawat hingga sembuh,” ujarnya.

Puan pun memastikan DPR RI akan mendengarkan aspirasi masyarakat atas aksi unjuk rasa yang berkembang beberapa hari belakangan. Meski begitu, ia mengimbau agar masyarakat menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.

“DPR mendengarkan dan memahami aspirasi masyarakat. Semuanya tentu akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada. DPR memiliki komitmen untuk terus membenahi diri,” katanya.(ebs)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mem-blacklist alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas yang dinilai telah menghina negaranya sendiri melalui konten viral.
Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Detik-Detik KA Bandara Sambar Pemotor di Jakarta Barat, Korban Tak Tertolong Akibat Luka Parah

Insiden memilukan terjadi di perlintasan kereta api Alas Tua, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin pagi (23/2) sekitar pukul 07.00 WIB. 
Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat & Kanit NakorbaToraja Utara Ditahan Propam, Diduga Terlibat Narkoba

Kasat Reserse Narkoba Polres Toraja Utara, bersama seorang Kanit Narkoba, diamankan oleh Propam Polda Sulawesi Selatan dan ditempatkan dalam penempatan khusus.
Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Mengenal Aaron Suitela, Striker Berdarah Sumedang yang Gagal Lolos Skuad Timnas Indonesia, Kini Jajal Liga Spanyol

Timnas Indonesia kembali memiliki talenta keturunan yang mencoba peruntungan di Eropa. Sosok Aaron Suitela, striker berdarah Sumedang yang kini ke klub Spanyol.
Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Tragis! Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2026, Livin Mandiri Jaga Asa hingga Laga Penentuan

Kegagalan Bandung BJB Tandamata dipastikan setelah mereka tumbang dalam laga dramatis melawan Jakarta Livin Mandiri. Ambisi menembus final four kandas sebelum
Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli Tak Terima Dibandingkan dengan Wardatina Mawa: Mengotori Cadar Demi Tuntutan Dunia!

Inara Rusli geram dibandingkan dengan Wardatina Mawa soal cadar. Ia sebut sudah lebih dulu terkenal dan menolak “mengotori” cadar demi tuntutan dunia.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT