News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besok Jakarta Kembali Memanas: BEM SI Demo Besar, DPR & Partai Politik Jadi Sorotan

Jakarta bersiap hadapi demo besar BEM SI besok. DPR & partai politik terseret isu, sementara Presiden Prabowo keluarkan instruksi tegas.
Senin, 1 September 2025 - 16:17 WIB
Massa aksi demo di area gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (29/8).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta sempat terasa sedikit lebih tenang pada Senin (1/9/2025), setelah berhari-hari mencekam akibat rentetan aksi demonstrasi di berbagai titik vital. Namun ketenangan ini hanya bersifat sementara. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan mereka akan kembali turun ke jalan besok, Selasa (2/9/2025).

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram. Ia menegaskan, penundaan aksi hari ini dilakukan semata karena kondisi Jakarta yang dinilai masih belum stabil dan berpotensi memicu bentrokan liar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk wilayah Jakarta, karena melihat kondisi yang sangat buruk, kami memastikan kami tidak turun hari ini,” kata Ikram dalam keterangan resminya.

Aksi yang akan digelar besok merupakan kelanjutan dari gerakan “Indonesia (C)Emas” yang pertama kali digulirkan 28 Juli 2025 lalu. Ikram memastikan strategi baru sudah disiapkan agar seluruh aspirasi mahasiswa bisa tersampaikan secara efektif sekaligus damai. “Segala bentuk tuntutan dan aspirasi harus bisa tersampaikan tanpa terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis,” tegasnya.

Ketegangan Politik, DPR & Partai Politik Jadi Sorotan

Kembalinya gelombang mahasiswa ini menambah panas suhu politik nasional. Partai-partai politik pun ikut melakukan langkah darurat, salah satunya dengan menonaktifkan sejumlah kadernya yang duduk di DPR. Namun, publik mempertanyakan: apakah penonaktifan ini berarti kursi DPR otomatis dicabut?

Jawabannya: tidak. Sesuai UU MD3 Nomor 17 Tahun 2014, penonaktifan hanya berdampak internal partai atau fraksi, tanpa mengubah status resmi keanggotaan DPR. Perubahan kursi hanya bisa terjadi lewat mekanisme Pemberhentian Antar Waktu (PAW), yang berlaku bila anggota meninggal dunia, mengundurkan diri, dijatuhi pidana lima tahun atau lebih, atau resmi diberhentikan dari partai.

Artinya, meski partai politik mencoba meredam gejolak publik dengan “nonaktifkan kader nakal”, secara hukum para anggota DPR itu tetap sah menjabat hingga ada mekanisme PAW yang final. Hal inilah yang memunculkan kritik: publik bisa salah paham seolah anggota sudah diberhentikan, padahal faktanya masih duduk manis di kursi parlemen.

Prabowo Instruksikan Tindakan Tegas

Sementara itu, dari Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto langsung pasang kuda-kuda menghadapi potensi eskalasi aksi mahasiswa. Dalam konferensi pers Minggu (31/8/2025), ia menegaskan bahwa aparat harus bertindak tanpa ragu terhadap siapa pun yang merusak fasilitas umum, menjarah rumah warga, atau mengganggu pusat ekonomi.

“Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap segala bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah-rumah, maupun gangguan terhadap sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku,” ujar Prabowo.

Selain pengerahan TNI-Polri, Presiden juga menugaskan BIN untuk melakukan pemantauan intensif di lapangan. Tujuannya jelas: mengantisipasi kelompok liar yang bisa menyusup ke dalam aksi BEM SI dan memicu kekacauan baru.

Jakarta Menahan Napas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski BEM SI menegaskan aksi besok akan damai, aparat tetap menyiagakan pengamanan ekstra di kawasan Senayan (Gedung DPR/MPR), Polda Metro Jaya, hingga Mako Brimob. Semua titik vital diperkirakan rawan mengingat memanasnya situasi politik.

Dengan mahasiswa yang bersiap kembali memenuhi jalanan, partai politik yang sibuk dengan drama internal, serta instruksi keras dari Presiden, publik kini menahan napas. Selasa, 2 September 2025, bisa jadi hari penentu: apakah aspirasi tersampaikan secara damai, atau justru membuka babak baru gejolak politik nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik

Anggota Komisi VII DPR RI, Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono menyatakan apresiasinya pada langkah-langkah pemerintah dalam menyikapi kenaikan harga
Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha Tembakau Madura Haji Her Datangi KPK Hari Ini

Pengusaha tembakau asal Madura, Haji Khairul Umam alias Haji Her mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (9/4/2026).
Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Siswi SMP di Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan Saat Pulang Sekolah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah siswa bergerombol dan geram, usai adanya informasi siswi sekolah mengalami pelecehan oleh orang tak dikenal (OTK)
Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Dedi Mulyadi Datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt Baru Langsung Diuji: Gak Boleh Lagi Ada Kejadian

Setelah adanya polemik, Dedi Mulyadi datangi Samsat Soekarno Hatta, Plt yang baru ditunjuk langsung diuji oleh Gubernur: Gak boleh lagi ada kejadian.
Masyaallah, Jawa Barat Bakal Punya Listrik dari Sampah, Dedi Mulyadi Bocorkan Lokasi Pembangunan PSEL

Masyaallah, Jawa Barat Bakal Punya Listrik dari Sampah, Dedi Mulyadi Bocorkan Lokasi Pembangunan PSEL

Kabar baik dari Kang Dedi Mulyadi kalau Jawa Barat bakal punya listrik dari sampah. Hal ini menjadi sebuah inovasi yang menguntungkan warga Jabar
Harga Minyak Ambruk hingga 18 Persen Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Pasar Global Berubah Arah

Harga Minyak Ambruk hingga 18 Persen Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Pasar Global Berubah Arah

Harga minyak dunia anjlok tajam hingga 18 persen usai gencatan senjata AS-Iran. Simak analisis, proyeksi, dan dampaknya ke ekonomi global.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya