News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratapan Sri Mulyani saat Harta Paling Berharganya Dijarah Pria Jaket Merah, Menkeu Meratap Patah Hati: Kejam!

Menkeu Sri Mulyani memperlihatkan momen harta kesayangannya diboyong oleh pria berjaket merah yang mengenakan helm saat aksi penjarahan di rumahnya.
Kamis, 4 September 2025 - 02:27 WIB
Menkeu Sri Mulyani meratapi insiden penjarahan rumahnya dalam kerusuhan akhir Agustus 2025.
Sumber :
  • Instagram @smindrawati

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meratapi salah satu harta paling berharganya yang raib saat rumahnya dijarah dalam kerusuhan beberapa waktu lalu.

Dari sekian banyak harta yang hilang, Sri Mulyani tampak sangat menyesalkan satu lukisan dianggapnya begitu berharga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lukisan bunga itu," ujar Sri Mulyani di akun Instagram pribadi @smindrawati, pada Rabu (3/9/2025), seraya menyematkan emoticon patah hati.

Srimul membagikan tangkapan layar dari rekaman yang memperlihatkan bahwa lukisan kesayangannya itu diboyong oleh pria berjaket merah yang mengenakan helm.

Menurutnya, lukisan cat minyak dalam kanvas yang berukuran cukup besar yang turut jadi sasaran penjarahan itu memiliki nilai personal, kenangan, yang begitu mendalam.

"Dia (pelaku) membawa jarahannya dengan tenang, percaya diri keluar dari rumah pribadi saya yang menjadi target operasi jarahan hari minggu akhir Agustus 2025 dini hari," curhatnya mengaduh.

Tangkapan layar lukisan bunga milik Menkeu RI Sri Mulyani yang turut lenyap dijarah.
Tangkapan layar lukisan bunga milik Menkeu RI Sri Mulyani yang turut lenyap dijarah.
Sumber :
  • Instagram @smindrawati

 

Pada unggahan itu, Sri Mulyani menyebut lukisan bunga itu merupakan sendiri yang dibuat 17 tahun lalu.
Ia curhat bahwa lukisan itu merupakan simbol kontemplasi dan bagian dari perjalanan hidup keluarganya.

Bagi Sri Mulyani, kehilangan itu tidak hanya sekadar hilangnya sebuah karya seni, tetapi juga simbol lenyapnya rasa aman dan kepastian hukum di Tanah Air.

“Lukisan bunga itu telah raib lenyap seperti lenyapnya rasa aman, rasa kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia,” ungkapnya.

Tak hanya sesal, Sri Mulyani juga menyorot pemberitaan penjarahan yang viral di media sosial.

Menurutnya, pemberitaan sensasional tersebut justru memunculkan histeria, intimidasi, serta memperparah hilangnya rasa kemanusiaan.

“Liputan penjarahan dimuat di media sosial dan diviralkan secara sensasional. Menimbulkan histeria intimidatif yang kejam. Hilang hukum, hilang akal sehat, dan hilang peradaban dan kepantasan, runtuh rasa perikemanusiaan. Tak peduli rasa luka yang tergores dan harga diri yang dikoyak yang ditinggalkan,” tambahnya.

Sri Mulyani juga menyinggung nama-nama korban jiwa akibat kerusuhan, yang menurutnya jauh lebih berharga dibanding lukisan yang hilang.

Mereka antara lain Affan Kurniawan, Muhammad Akbar Basri, Sarinawati, Syaiful Akbar, Rheza Sendy Pratama, Rusdamdiansyah, dan Sumari.

Ia menilai kehilangan tersebut sebagai tragedi kelam yang menorehkan luka mendalam bagi keluarga korban dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan dan jangan menyerah pada kekuatan yang merusak itu. Jaga dan terus perbaiki Indonesia bersama, tanpa lelah, tanpa amarah, dan tanpa keluh kesah serta tanpa putus asa,” ujarnya,.

Menurutnya, situasi chaos kemarin tidak hanya memicu kerusakan fisik, tetapi juga melunturkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar berbangsa.

Ia menegaskan, kerusuhan tak pernah melahirkan pemenang. Justru, yang tersisa hanyalah kehancuran akal sehat, runtuhnya harapan, serta hancurnya fondasi hukum dan perikemanusiaan yang adil dan beradab.

“Dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang. Yang ada adalah hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara, kita negara hukum yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab,” tulis Sri Mulyani.

Sebagai informasi, berdasarkan keterangan warga sekitar Jalan Mandar tempat Menkeu tinggal, penjarahan rumah Sri Mulyani berlangsung dalam dua gelombang.

Gelombang pertama terjadi pukul 01.00 WIB, disusul gelombang kedua pada pukul 03.00 WIB dengan jumlah massa yang lebih besar.

Sejumlah saksi juga menyebut massa berusia rata-rata 20-an tahun itu bergerak terorganisir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka lebih dulu berkumpul di depan komplek sekitar pukul 00.30 WIB sebelum masuk ke lokasi usai menerima aba-aba. Bahkan, ada saksi yang melihat keberadaan drone di antara kelompok penjarah.

Sri Mulyani pun akhirnya juga menyampaikan permintaan maaf sekaligus menegaskan bahwa insiden ini menjadi momentum evaluasi bersama. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Awas Minggu Kelabu! 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Dikejar-kejar Apes pada 11 Oktober 2026

Ketika banyak orang menikmati momen akhir pekan dengan santai, lima zodiak ini justru harus meningkatkan kewaspadaan dari ancaman nasib sial.
Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Joey Pelupessy Bongkar Kelakuan Dean James saat Sekamar di Timnas Indonesia, Sampai Kaget Tengah Malam

Dean James dan Joey Pelupessy ternyata memiliki pengalaman lucu saat berbagi kamar hotel ketika menjalani tugas bersama Timnas Indonesia.
Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Pabrik di Kawasan Industri Cakung Jaktim Terbakar, Belasan Damkar Diterjunkan

Akun tersebut juga menuliskan lokasi tempat peristiwa kebakaran terjadi kawasan industri Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Jakarta Timur.
Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Kemenangan Pertama Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Langsung Antarkan The Baby Alien ke Puncak Klasemen MotoGP 2026

Marc Marquez kembali mengambil alih puncak klasemen MotoGP 2026 setelah mengukir kemenangan pertamanya di Sirkuit Mandalika.
Hasil Super League Hari Ini, Sabtu (10/10/2026) Sore WIB: Persija Pesta Gol 4-0 atas PSIM, Bhayangkara Imbangi Arema di Kanjuruhan

Hasil Super League Hari Ini, Sabtu (10/10/2026) Sore WIB: Persija Pesta Gol 4-0 atas PSIM, Bhayangkara Imbangi Arema di Kanjuruhan

Rekap hasil Super League 2026/2027 pada Sabtu (10/10/2026). Persija menang telak atas PSIM, sedangkan Arema FC harus puas berbagi poin dengan Bhayangkara FC.
3 Shio yang Cintanya Bersemi pada 11 Oktober 2026, Jodoh Macan Makin Dekat!

3 Shio yang Cintanya Bersemi pada 11 Oktober 2026, Jodoh Macan Makin Dekat!

Ramalan cinta 12 shio 11 Oktober 2026 membahas asmara lajang dan pasangan. Simak 3 shio yang cintanya bersemi, termasuk Macan yang makin dekat jodoh.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Selengkapnya

Viral