GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bersama Bank Victoria, Bank BJB Perkuat Dukungan pada Proyek Kimia Strategis Rp600 Miliar

Bank BJB dan Bank Victoria biayai proyek kimia strategis Rp600 miliar untuk pembangunan pabrik hidrogen peroksida di Serang, perkuat kemandirian industri nasional.
Kamis, 4 September 2025 - 12:45 WIB
Bersama Bank Victoria, Bank BJB Perkuat Dukungan pada Proyek Kimia Strategis Rp600 Miliar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com Bank BJB terus mendukung pengembangan industri strategis melalui partisipasi aktif dalam pembiayaan berskala besar. Sebagai bank daerah terbesar di Jawa Barat dan Banten, Bank BJB mengambil peran penting dengan memperkuat kolaborasi bersama lembaga pembiayaan lain guna menopang proyek vital bagi kemandirian industri nasional.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Bank BJB sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) dalam fasilitas kredit sindikasi bagi PT Hidrogen Peroxida Indonesia (HPI). Bersama Bank Victoria sebagai Joint Mandated Lead Arranger & Bookrunner, Bank BJB memimpin struktur pembiayaan, koordinasi antar kreditur, dan memastikan kelancaran penyaluran fasilitas kredit untuk pembangunan pabrik hidrogen peroksida di Kabupaten Serang, Banten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penandatanganan perjanjian dilaksanakan pada Selasa, 26 Agustus 2025 di T-Tower Bank BJB dan dihadiri jajaran direksi perbankan peserta sindikasi, manajemen HPI, serta pemegang saham. Turut hadir perwakilan Bank BJB Angga Estrio Pratama selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan perwakilan Bank Victoria Mira Christiana selaku SEVP of Commercial.

Kehadiran Bank BJB dalam sindikasi ini menandai perluasan peran bank daerah dalam proyek strategis berskala nasional. Tidak hanya fokus pada pembiayaan regional, Bank BJB juga menunjukkan kapasitasnya dalam mendukung sektor riil yang memberi nilai tambah tinggi bagi perekonomian.

Adapun total plafon fasilitas kredit sindikasi yang disepakati mencapai Rp600 miliar. Skema ini melibatkan delapan bank, dengan Bank Victoria berkontribusi Rp200 miliar, Bank Sinarmas Rp100 miliar, Bank Kalteng, Bank Nagari, Bank Sulselbar, Bank INA Perdana, dan OK Bank masing-masing Rp50 miliar, termasuk kontribusi Bank BJB sebesar Rp50 miliar.

Fasilitas kredit ini diberikan dengan tenor 90 bulan atau sekitar tujuh setengah tahun, termasuk masa tenggang. Struktur pembiayaan jangka panjang tersebut mencerminkan keyakinan perbankan nasional terhadap prospek industri kimia dasar di Indonesia.

Proyek pembangunan pabrik hidrogen peroksida PT HPI memiliki nilai strategis tinggi karena menyentuh kebutuhan dasar berbagai sektor industri. Hidrogen peroksida digunakan secara luas di industri pulp dan kertas, tekstil, farmasi, pertambangan mineral, hingga elektronik.

Saat ini, sebagian besar kebutuhan hidrogen peroksida dalam negeri masih dipenuhi melalui impor. Dengan adanya pabrik di Serang, Indonesia akan memiliki kapasitas produksi domestik sebesar 20.000 MTPA (Metric Tons Per Annum) H2O2 100%, yang mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri.

Sekitar 70 persen produksi pabrik ditargetkan untuk pasar domestik, sementara 30 persen dialokasikan ke pasar ekspor. Skema ini bukan hanya menjawab kebutuhan nasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap devisa melalui penetrasi pasar internasional. Keberadaannya memperkuat fondasi kemandirian industri kimia dasar, yang merupakan tulang punggung berbagai sektor hilir manufaktur.

Pembangunan pabrik ini menggandeng kontraktor internasional Nuberg Engineering India Ltd, dengan dukungan teknologi dari Nuberg Sweden. Kehadiran mitra teknologi global memberikan jaminan kualitas serta standar produksi yang kompetitif di tingkat dunia.

Selain memperkuat daya saing industri, proyek ini juga diperkirakan menciptakan efek ganda ekonomi. Selama fase konstruksi, proyek diperkirakan menyerap tenaga kerja lokal. Sementara saat operasional, lapangan kerja tetap dan rantai pasok lokal akan tumbuh.

Pabrik hidrogen peroksida di Serang juga diharapkan memicu pengembangan kawasan industri kimia di Banten. Keberadaannya akan menarik investasi turunan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Bank BJB melalui keterlibatan sebagai JMLA memperlihatkan konsistensi strategi untuk memperbesar portofolio pembiayaan produktif. Langkah ini sejalan dengan arahan regulator yang mendorong perbankan nasional berperan aktif dalam pembangunan sektor riil.

Kolaborasi lintas bank dalam kredit sindikasi ini menjadi simbol kekuatan industri perbankan nasional. Kehadiran bank daerah seperti Bank BJB, Bank Sulselbar, Bank Kalimantan Tengah, hingga Bank Nagari memperlihatkan kapasitas bank daerah berperan dalam proyek lintas wilayah.

Tidak hanya mendukung dari sisi pembiayaan, keberadaan Bank BJB sebagai bagian dari sindikasi juga memperkuat reputasi perbankan daerah sebagai institusi yang mampu bersaing dengan bank nasional. Hal ini menjadi bukti nyata transformasi bank daerah menuju kelas yang lebih tinggi.

Direktur Utama PT Sulfindo Adiusaha selaku Pemegang Saham PT Hidrogen Peroxida Indonesia, Budiarto Boentaran, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat. Dukungan fasilitas kredit sindikasi ini menjadi bukti kepercayaan perbankan terhadap prospek industri bahan kimia dasar di Indonesia.

Keberhasilan mengoordinasikan sindikasi memperlihatkan kapabilitas Bank BJB sebagai arranger utama. Sekaligus membuktikan sinergi lintas institusi keuangan mampu melahirkan solusi pembiayaan yang efisien dan efektif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dukungan pembiayaan yang solid, pabrik hidrogen peroksida di Serang diharapkan dapat beroperasi penuh sesuai target dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan industri nasional.

Bank BJB melalui langkah ini memperlihatkan peran nyatanya sebagai motor pembangunan ekonomi dan pengembangan industri kimia dasar di Indonesia, sekaligus penguatan kemandirian pasokan bahan baku nasional. Bank BJB terus menghadirkan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, serta masyarakat luas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral