News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terombang-ambing Harga Sewa Kios Tak Masuk Akal, Pedagang District Blok M Dapat Nafas Baru dari Pemprov: Kita Direlokasi

Pemprov DKI Jakarta turun tangan memberikan solusi agar para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa kembali berjualan tanpa beban berlebih di Blok M.
Kamis, 4 September 2025 - 14:24 WIB
Suasana pertokoan usai pedagang angkat kaki dari district Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah menghadapi kisruh harga sewa kios, pedagang di District Blok M akhirnya mendapat titik terang. 

Pemprov DKI Jakarta turun tangan memberikan solusi agar para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa kembali berjualan tanpa beban berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andre Mandor, pemilik Mi Chang, menceritakan bahwa sejak Agustus lalu listrik di kiosnya sempat dipadamkan karena masalah pembayaran yang tidak jelas antara koperasi dan MRT

Situasi ini membuat pedagang panik karena freezer dan bahan makanan terancam rusak.

Berita Foto: Pedagang Angkat Kaki, District Blok M Sepi Aktivitas
Berita Foto: Pedagang Angkat Kaki, District Blok M Sepi Aktivitas
Sumber :
  • Julio Trisaputra

 

Padahal para pedagang sudah membayar sejak Januari hingga Mei, mereka rutin membayar sewa kios kepada Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (Kopema). Mereka percaya urusan administrasi telah beres.

“Lampu mati, kita punya freezer, showcase, bahan-bahan. Takut basi semua. Ternyata tagihan dari MRT belum pernah dibayar koperasi sejak bulan 1,” kata Andre, Kamis (4/9/2025).

Saat ditelusuri, terkuak fakta mengejutkan bahwa uang sewa yang dibayarkan pedagang tidak pernah disetorkan Kopema kepada MRT. 

Akibatnya, catatan MRT menunjukkan seluruh kios belum membayar sejak awal tahun.

Para pedagang pun dibuat kebingungan. Mereka merasa sudah menunaikan kewajiban, tetapi tetap dipaksa merogoh kocek lagi agar listrik kios kembali menyala.

Dalam sekejap, beban ganda menjerat mereka—membayar dua kali untuk satu kewajiban, sementara usaha yang baru mulai beroperasi justru tertatih. Hingga akhirnya, sekitar 20 pedagang memutuskan untuk hengkang serentak dari Blok M District.

Namun langkah itu tidak berakhir sia-sia. Pemprov DKI Jakarta turun tangan setelah melihat keresahan pedagang.

“Karena kita direlokasi dari atas ke bawah, pihak Pemprov memberikan saran dan sudah diterima oleh MRT untuk kita digratiskan selama dua bulan. Jadi selama dua bulan kita free (gratis),” jelas Andre.

Berita Foto: Pedagang Angkat Kaki, District Blok M Sepi Aktivitas
Berita Foto: Pedagang Angkat Kaki, District Blok M Sepi Aktivitas
Sumber :
  • Julio Trisaputra

 

“Hitung-hitung biaya sewa di bawah, dananya bisa dipakai untuk renovasi kitchen kita dan segala macam. Betul-betul butuh biaya lagi,” sambungnya.

Kini, Andre dan puluhan pedagang lain tengah bersiap membuka kios di area Blok M Hub lantai bawah. Bedanya, kali ini pengelolaan dilakukan langsung oleh MRT tanpa perantara koperasi.

“Enggak ada lagi kooperasi-kooperasian. Langsung transparan dari MRT-nya,” tegas Andre.

Bagi para pedagang, ini menjadi awal baru. Harapannya, Blok M tetap ramai, tanpa lagi dibayang-bayangi oleh kisruh tarif sewa yang membebani.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, gratiskan penyewaan toko di Basement Blok M Hub, Jakarta Selatan, buntut viralnya para UMKM yang tutup akibat biaya sewa toko yang naik drastis hingga Rp15 juta.

Hal ini diungkapkan dirinya usai meninjau langsung lokasi kios pedagang UMKM, pada Selasa (3/9/2025) sore.

“Dan untuk kalau mereka mau menggunakan tempat ini, maka nanti selama dua bulan, Pak Dirut, kami berikan kebebasan, free, gratis, supaya mereka mau pindah ke tempat ini,” kata Pramono.

Lebih lanjut Pramono meminta agar para pedagang yang pindah untuk tetap menjaga kondusivitas, kenyamanan, dan  keamanan di daerah Blok M ini. Terlebih tempat Blok M Hub ini memiliki fasilitas yang baik. (agr/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral