GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabes TNI Benarkan BAIS yang Viral saat Demo adalah Mayor SS, Tapi Bukan Provokator!

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Freddy Ardianzah membenarkan sosok dalam foto itu adalah anggota BAIS bernama Mayor SS. Tetapi narasi yang menyebutnya ditangkap polisi dan ikut sebagai provokator adalah hoaks.
Jumat, 5 September 2025 - 17:11 WIB
Anggota BAIS TNI yang dituding sebagai provokator demo di kawasan Slipi, Jakarta Barat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvonenews.com - Markas Besar (Mabes) TNI akhirnya buka suara terkait viralnya foto dan video seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota Badan Intelijen Strategi (BAIS) TNI dan dituding sebagai provokator demo di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Freddy Ardianzah membenarkan sosok dalam foto itu adalah Mayor SS, anggota BAIS TNI. Namun, ia menegaskan narasi yang menyebut Mayor SS ditangkap polisi dan ikut sebagai provokator adalah hoaks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Foto itu memang benar anggota BAIS TNI. Tapi yang saya sangkal adalah narasinya, karena disebut ditangkap Polri dan jadi provokator. Itu tidak benar. Sampai saat ini tidak ada anggota TNI yang ditangkap Polri,” tegas Brigjen Freddy dalam konferensi pers di Mabes TNI, Jumat (5/9/2025).

Kronologi di Slipi

Freddy menjelaskan, Mayor SS bersama empat anggota lainnya ditugaskan melakukan deteksi dini di sekitar fly over Slipi pada 31 Agustus 2025. Saat massa bentrok dengan Brimob, mereka berada di lapangan untuk mengawasi situasi.

Pada pukul 23.25 WIB, Mayor SS yang terpisah dari rekan-rekannya karena asap gas air mata terlihat duduk di atas motor di dekat pom bensin. Saat itu, rombongan Brimob bermotor patroli melintas dan menarik Mayor SS ke arah mobil rantis karena mengira ia demonstran.

Di sanalah terjadi percakapan antara Mayor SS dan anggota Brimob:

Brimob: “Kamu itu ikut-ikutan demo!”

Mayor SS: “Saya tidak ikut demo, Pak.”

Brimob: “Kalau begitu ngapain kamu di sini?”

Mayor SS: “Maaf, saya lagi menjalankan tugas.”

Brimob: “Tugas apa? Kamu dari mana?”

Mayor SS: “Saya dari BAIS.”

Brimob: “Mana buktinya? Kamu pakai baju preman.”

Setelah dipaksa menunjukkan identitas, Mayor SS memperlihatkan kartu identitas dan surat tugas.

Brimob: “Kamu pangkat apa?”

Mayor SS: “Mayor, Pak.”

Setelah dokumen diverifikasi, anggota Brimob mengembalikan kartu tugas dan meminta klarifikasi.

Mayor SS: “Maaf, Pak. Dari tadi saya di belakang pasukan Brimob, jadi saya tahu alur pergerakannya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brimob: “Ya sudah, kalau begitu.”

Keduanya pun berjabat tangan sebelum Mayor SS dilepas dan Brimob kembali bergabung dengan pasukan lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir, Hasil Panen dan Ikan Berlimpah tapi Harganya Masih Mahal, Ternyata Ini Biang Keroknya

Sherly Tjoanda Tak Habis Pikir, Hasil Panen dan Ikan Berlimpah tapi Harganya Masih Mahal, Ternyata Ini Biang Keroknya

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda mengungkapkan biang kerok yang membuat harga bahan pangan bisa mahal di pasaran meski hasil panen dan tangkapan ikan berlimpah.
Dugaan Malapraktik Rumah Sakit di Jaksel Diusut Polda Metro Jaya, Bermula dari Perbedaan Diagnosis Dokter

Dugaan Malapraktik Rumah Sakit di Jaksel Diusut Polda Metro Jaya, Bermula dari Perbedaan Diagnosis Dokter

Polda Metro Jaya mengusut dugaan malapraktik rumah sakit di Jakarta Selatan usai pasien menemukan perbedaan diagnosis dan tindakan medis dari dokter lain.
Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Fabio di Giannantonio Tinggalkan Ducati di MotoGP 2027? Manajer VR46 Sampai Akui Kalau Mereka Sebenarnya Ingin...

Masa depan Fabio Di Giannantonio untuk MotoGP 2027 memicu berbagai spekulasi. Rumor terbaru menyebut ia tak bersama Ducati pada regulasi baru di musim depan.
Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Jelang Idul Adha, Pemerintah Klaim Stok Pangan Melimpah: Hewan Kurban Surplus 891 Ribu Ekor

Kementerian Pertanian menyampaikan pasokan bahan pangan strategis hingga ternak kurban terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Heboh Video DPRD Jember Main Game dan Merokok saat Bahas Stunting, Ini Kata Ketua DPRD

Video suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Jember mendadak ramai diperbincangkan warganet usai beredar di media sosial, Senin (11/5/2026).
Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Target Penurunan Stunting di Tangsel Harus Dicapai dengan Intervensi Tepat

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menargetkan penurunan angka stunting hingga mencapai sekitar 7,05 persen pada tahun 2027 melalui penguatan intervensi terpadu lintas sektor.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Trend Terpopuler: Aksi Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Ponpes Berdiri, hingga Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat

Gelagat Kiai Ashari dicurigai sejak awal berdiri Pondok Pesantren di Pati. Jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir juri saat mengikuti Lomba Cerdas Cermat MPR
Selengkapnya

Viral