GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Ruko Foodcourt Fatmawati: Kerugian Ditaksir Capai Rp1,2 Miliar

Kebakaran ruko foodcourt Fatmawati hanguskan area 1.000 m2 dengan kerugian Rp1,2 miliar. Api diduga akibat korsleting listrik, satu orang luka terkena pecahan kaca.
Senin, 8 September 2025 - 12:31 WIB
Sejumlah petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran yang melanda pusat jajanan (food court) di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (8/9/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Kebakaran hebat melanda deretan ruko yang difungsikan sebagai foodcourt di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (7/9/2025) malam. Api dengan cepat membakar kawasan seluas 1.000 meter persegi, menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Syamsul Huda, mengonfirmasi taksiran kerugian tersebut. “Kerugian mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Api diduga dipicu masalah listrik di kawasan foodcourt,” ujarnya melansir dari Antara, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Kebakaran: Api Bermula dari Freezer

Peristiwa bermula saat seorang pengemudi ojek daring bernama Yanto melihat api muncul dari freezer sebuah gerai steak ayam di lokasi. Tak lama kemudian, terdengar ledakan yang membuat kobaran api dengan cepat merambat ke gerai lain dan bahkan bengkel terdekat.

“Pak Yanto sempat berusaha memadamkan api, namun karena semakin membesar, ia segera melapor ke Gulkarmat Jaksel,” jelas Syamsul.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan 71 personel pemadam kebakaran. Sejumlah mobil pemadam pun diterjunkan untuk menaklukkan si jago merah yang terus berkobar di kawasan padat tersebut.

Proses Pemadaman dan Pendinginan

Setelah hampir tiga jam upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 02.50 WIB, Senin dini hari. Saat ini, kawasan masih dalam proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang bisa memicu kebakaran susulan.

“Lokasi sudah dalam tahap pendinginan sejak dini hari, dan personel kami tetap berjaga untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” kata Syamsul.

Korban Luka, Tidak Ada Korban Jiwa

Meski kebakaran terlihat cukup besar, pihak Gulkarmat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, satu orang dilaporkan mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat kebakaran berlangsung. Korban segera mendapatkan penanganan medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan dilaporkan kondisinya membaik.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya satu orang terluka terkena pecahan kaca, sudah ditangani PMI,” tutur Syamsul.

Dampak Lalu Lintas: Jalan Fatmawati Sempat Ditutup

Imbas kebakaran juga terasa pada lalu lintas di sekitar lokasi. Jalan RS Fatmawati Raya, terutama di area Stasiun MRT Cipete, sempat ditutup sementara karena jalur dipenuhi kendaraan pemadam dan petugas yang melakukan pendinginan.

Penutupan jalan ini membuat kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif, meski lalu lintas terpantau tidak terlalu padat. Jalan diperkirakan akan dibuka kembali setelah proses pendinginan benar-benar selesai.

Ancaman Kebakaran Akibat Listrik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebakaran ini menambah daftar panjang insiden kebakaran di Jakarta yang dipicu oleh korsleting listrik. Syamsul mengimbau para pemilik usaha dan warga untuk melakukan pengecekan rutin instalasi listrik, terutama di kawasan padat aktivitas seperti foodcourt.

“Masalah listrik kerap jadi pemicu utama kebakaran. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama terhadap peralatan elektronik dan instalasi listrik yang sudah lama,” pungkasnya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Respons Tegas Menteri Agama soal Kasus Pelecehan di Ponpes Ndolo Kusumo, Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi

Tengah heboh kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Menteri Agama beri respons tegas
Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Dikenal sebagai Penyayang Binatang, Dedi Mulyadi Berkelakar Siap Tampung Jika Ada Kelebihan Populasi Satwa di Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok penyayang binatang. 
Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Tak Hanya Tumbangkan Khamzat Chimaev, Sean Strickland Juga Cetak Rekor Baru di UFC 328

Sean Strickland tampil dominan saat menaklukkan Khamzat Chimaev di UFC 328, sekaligus merebut kembali sabuk juara kelas menengah. Tak hanya itu, rekor baru.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Bukan Sekadar Brace ke Gawang Persija: Adam Alis Buktikan Keputusan Gabung Persib Bandung Tak Salah

Brace ke gawang Persija Jakarta tak hanya memastikan kemenangan Persib Bandung, tetapi juga menjadi pembuktian Adam Alis atas keputusan besar dalam kariernya.
Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Dipicu Dendam Keluarga, Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar

Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral