GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Motif Alvi Tega Mutilasi Kekasihnya Jadi Ratusan Potong di Mojokerto: Selalu Minta Handphone Terbaru, Tinggal Bersama dan Sering Cekcok

Terungkap motif Alvi Maulana alias AM (24) yang tega melakukan mutilasi terhadap kekasihnya, TAS (25) dan membuang jasad korban ke daerah Pacet, Mojokerto.
Senin, 8 September 2025 - 14:35 WIB
Alvi Maulana (kanan) pelaku mutilasi mahasiswi Trunojoyo Madura bernama Tiara Angelina Saraswati (tengah)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian mengungkap motif Alvi Maulana alias AM (24) yang tega melakukan mutilasi terhadap kekasihnya, TAS (25) dan membuang jasad korban ke daerah Pacet, Mojokerto.

Peristiwa mutilasi tersebut mulanya terungkap ketika seorang warga yang tengah mencari rumput menemukan potongan kaki sebelah kiri pada Sabtu (6/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga kemudian melaporkan penemuan kaki kiri manusia itu ke pihak kepolisian. Tim dari Polres Mojokerto pun langsung melakukan penyisiran di lokasi.

Saat dilakukan penyisiran, polisi menemukan puluhan potongan tubuh lainnya diduga milik korban yang sama.

DISCLAIMER: Artikel ini mengandung deskripsi kekerasan eksplisit sehingga berpotensi memicu perasaan tidak nyaman dan mengganggu. Anda disarankan tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan.

Setelah dilakukan pendalaman, polisi kemudian memeriksa ke keluarga terduga korban dan terungkap ia adalah perempuan berusia 25 tahun berinisial TAS.

Berdasarkan keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti, tak butuh waktu lama Polres Mojokerto lalu mengamankan pelaku di kamar kosnya di daerah Surabaya.

"Di dalam kos-kosan tersebut ada beberapa potongan tubuh diduga korban yang menjadi potongan keping-keping layaknya potongan daging yang akan dimasak, kemudian kami temukan juga beberapa serpihan tulang-tulang yang cukup banyak bahkan sampai ratusan," kata Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Senin (8/9/2025).

Pelaku pun mengakui bahwa ia melakukan mutilasi terhadap TAS, kekasih yang tinggal bersamanya itu sampai ratusan potong.

"Selanjutnya kami lakukan pendalaman bahwa benar yang bersangkutan melakukan kegiatan mutilasi terhadap saudari korban," katanya lagi.

Pelaku dan Korban Tinggal Bersama, Keduanya Sering Cekcok

Ihram menjelaskan, AM dan TAS adalah sepasang kekasih. Namun, keduanya tinggal bersama di satu rumah kos.

"Terduga pelaku ini menjalani asmara dengan saudara korban yang sudah berjalan kurang lebih tiga tahun, kemudian mereka sudah tinggal satu atap atau kos-kosan namun belum dengan ikatan pernikahan yang sah," kata Ihram menjelaskan

Selama hidup bersama, pelaku merasa kewalahan dengan gaya hidup korban yang menurutnya hedon.

Salah satunya adalah korban selalu meminta handphone baru. Mereka pun kerap cekcok.

Sampai akhirnya suatu hari, AM pulang ke kontrakan mereka berdua namun selama satu jam lebih tak juga dibukakan pintu.

Setelah dibukakan pintu, pelaku merasa geram dan keduanya pun kembali cekcok.

Korban lalu naik ke lantai atas, sementara pelaku gelap mata dan mengambil pisau dan menikam kekasihnya itu di leher.

"Pelaku seketika mengambil alat bantu jenis pisau yang digunakan untuk kegiatan keji tersebut, sehingga menghilangkan nyawa korban," kata Ihram.

Adapun motif pembunuhan sekaligus mutilasi ini adalah karena hubungan keduanya yang sudah tidak baik-baik saja.

Sampai akhirnya puncak kemarahan pelaku terjadi ketika ia tak juga dibukakan pintu hingga menunggu selama satu jam lebih.

"Kondisi antara pasangan tersebut yang sudah semakin tidak baik-baik saja, yang pada akhirnya terjadilah peristiwa di malam hari itu, yang sangat keji kami katakan, terjadi pada malam itu tanpa ada yang membantu," ujarnya lagi.

Setelah membunuh korban, pelaku lalu membawa jasadnya ke kamar mandi dan melakukan mutilasi.

Menurut polisi, pelaku sebelumnya sempat bekerja sebagai tukang jagal sehingga mengetahui cara memotong daging.

Sadisnya, tubuh korban dipotong menjadi ratusan keping. Selanjutnya, beberapa potongan tubuh itu dibuang ke daerah Pacet, Mojokerto.

Sementara sisanya masih disimpan di rumah kos pelaku sampai akhirnya ditemukan polisi. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Ledakan hebat terjadi di salah satu rumah warga di Dusun Mimbo. Desa Sumberanyar, Kecamatana Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

Tak perlu khawatir kantong jebol, karena resto all you can eat eat berikut ini menawarkan harga terjangkau
Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road, tawuran, hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyadari bahwa Liga Italia telah mengalami penurunan selama sedekade terakhir. Hal ini mengacu kepada raihan minor tim-tim Serie A di Liga Champions.
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Di tengah persiapan pelatih John Herdman menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia, satu nama pemain keturunan justru tampil panas di Eredivisie. Siapa?
Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Inilah fakta-fakta terkait Ketua BEM UGM yang menjadi sasaran teror. Teror ini diduga bermula dari Ketua BEM UGM yang bersurat ke UNICEF.

Trending

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT