GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Mutilasi Mojokerto: Terungkap Alat-Alat yang Digunakan Alvi untuk Habisi Korbannya, Mulai dari Pisau hingga Gunting Dahan

Kasus mutilasi di Mojokerto menjadi sorotan publik karena kesadisannya. Pelaku memotong-motong tubuh TAS menggunakan pisau daging, gunting dahan dan alat pengasah.
Senin, 8 September 2025 - 15:11 WIB
Belasan potongan tubuh manusia ditemukan di kawasan Pacet, Mojokerto
Sumber :
  • TVONE - IKA Nurulla

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus mutilasi di Mojokerto menjadi sorotan publik karena kesadisannya.

Disclaimer: Peringatan (trigger warning), artikel ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan mempertimbangkan untuk meminta bantuan profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari warga bernama Suliswanto (30) yang melihat adanya potongan kaki manusia saat mencari rumput di Pacet, Mojokerto pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Polisi pun dipanggil hingga tiba untuk menyisir lokasi tersebut.

tvonenews

Dari pencarian itu, 65 potongan tubuh mulai dari jaringan otot, lemak, kulit kepala hingga rambut ditemukan.

Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 19.00 WIB, Satreskrim Polres Mojokerto juga berhasil mengungkap identitas korban berkat adanya peran anjing pelacak.

Korban berjenis kelamin perempuan berinisial TAS (25).

Pada Minggu (7/9/2025) dini hari atau sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku pembunuhan pun turut terungkap. Pelaku itu merupakan seorang laki-laki bernama Alvi (24). Alvi ditangkap di kosannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Alvi dan TAS sudah menjalin hubungan selama 5 tahun.

Bahkan, mereka disebut-sebut telah tinggal bersama hingga digosipkan juga telah menikah siri sehingga bisa tinggal di sebuah indekos di kawasan Lakarsantri, Surabaya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama mengungkapkan kejadian bermula saat Alvi menusuk TAS menggunakan pisau dapur.

Satu tusukan di leher itu menjadi fatal hingga korban pun tewas kehabisan darah.

“Korban lalu dibawa oleh pelaku ke mandi (di lantai satu kamar kos) untuk dimutilasi," ujarnya, Minggu (7/9/2025).

Pelaku memotong-motong tubuh TAS menggunakan pisau daging, gunting dahan dan alat pengasah.

"Dengan berat hati kami sampaikan pelaku memotong daging korban, sehingga tersisa tulang belulang," kata dia.

Setelah itu, Alvi membuang sebagian jasad korban ke semak-semak di Dusun Pacet. Dia membawanya dengan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, beberapa bagian tubuh korban seperti tulang masih disimpan di indekos tersebut.

"Kami temukan tulang dan serpihan tengkorak di balik laci lemari kos tersangka, dibungkus dua kantong plastik hitam," jelasnya. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wagub DKI Jakarta Sebut Warga Program Bedah Rumah akan Tinggal Sementara di Kontrakan

Wagub DKI Jakarta Sebut Warga Program Bedah Rumah akan Tinggal Sementara di Kontrakan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan warga yang rumahnya masuk dalam program Bedah Rumah akan tinggal sementara di kontrakan.
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Polisi menetapkan seorang pimpinan ponpes di Lombok Timur sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual. Sejauh ini, dua korban adalah mantan santriwatinya.
FIFA Series Masih Lama, tapi 2 Pemain Timnas Indonesia Ini sudah Dipastikan Absen

FIFA Series Masih Lama, tapi 2 Pemain Timnas Indonesia Ini sudah Dipastikan Absen

Timnas Indonesia dipastikan tampil tanpa dua pemain naturalisasi saat menghadapi FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ... -
Naluri Berdagang Menyelamatkan Pesmi Ermi dari Stres Pascabencana

Naluri Berdagang Menyelamatkan Pesmi Ermi dari Stres Pascabencana

Hampir tiga bulan lamanya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Tanah Minangkabau. Duka dan kenangan kelam itu masih menyelimuti masyarakat, ter
Menkes Tunggu Pencairan Dana Rp529,3 Miliar untuk Perbaikan Faskes di Sumatra

Menkes Tunggu Pencairan Dana Rp529,3 Miliar untuk Perbaikan Faskes di Sumatra

Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap saat ini masih menunggu suntikan anggaran jumbo Rp529,3 miliar untuk perbaikan fasilitas kesehatan di lokasi bencana Sumatra.
Lando Norris Terang-terangan Akui McLaren Masih Tertinggal dari Para Rival Usai Jalani Tes Pramusim F1 2026 

Lando Norris Terang-terangan Akui McLaren Masih Tertinggal dari Para Rival Usai Jalani Tes Pramusim F1 2026 

Lando Norris blak-blakan menilai jika McLaren belum cukup kompetitif. Pengakuan itu muncul usai tiga hari tes pramusim F1 2026 yang berlangsung di Bahrain.

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT