News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Tewasnya Haji Sahroni dan Keluarga di Indramayu Terkuak, Berawal dari Masalah Sewa Mobil hingga Ajak Bisnis Minyak Goreng

Inilah kronologi tewasnya Haji Sahroni dan keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu.
Selasa, 9 September 2025 - 14:57 WIB
Dua pelaku pembunuhan Haji Sahroni dan keluarga di Indramayu
Sumber :
  • Rubby Jovan-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Inilah kronologi tewasnya Haji Sahroni dan keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan kronologi kasus ini bermula saat pelaku R menyewa mobil milik Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat hendak dikembalikan, mobil tersebut mogok. Kemudian R protes kepada korban dan meminta uangnya kembali.

Namun, Budi menolak dengan alasan uangnya sudah dipakai untuk belanja sembako.

tvonenews

“Karena merasa kesal, R merencanakan pembunuhan dengan mengajak P," ujar Hendra, Selasa (9/9/2025).

Kemudian, kata Hendra, peristiwa berlanjut pada Rabu (27/8/2025). Kala itu, pelaku R mengiming-imingi uang Rp100 juta kepada P untuk menghabisi korban.

Lalu, diperintahkan juga membeli pacul yang nantinya dipakai untuk mengubur jenazah.

Pada Jumat (29/8/2025) dini hari, Hendra menyebut R mengajak Budi bekerja sama dalam bisnis minyak goreng.

R berdalih menunjukkan gudang kepada Budi. Namun, bukannya menunjukkan, R malah menghantam kepala Budi menggunakan pipa besi hingga tersungkur.

Setelah Budi tidak berdaya, R masuk ke kamar lain dan memukul Haji Sahroni.

Tak sampai di situ saja, R juga menyerang Euis serta anaknya yang berinisial RA (7) yang sedang tertidur hingga tewas.

Di sisi lain, pelaku P juga turut menenggelamkan korban bayi B ke bak mandi.

“Usai menghabisi korban, keduanya mengambil uang tunai Rp7 juta dan tiga ponsel. Salah satunya milik Budi yang dipakai R,” katanya.

Peristiwa pun berlanjut setelahnya. R dan P membawa mobil korban. Mereka sempat menginap di hotel di Jatibarang.

Emas yang mereka rampas dijual seharga Rp3 juta. P yang menjual emas itu. Setelah itu, uang hasil menjual emas itu digunakan untuk membeli terpal.

Pada Sabtu (30/8/2025) dini hari, jasad kelima korban yang merupakan keluarga Haji Sahroni diseret menggunakan terpal ke halaman belakang.

Kelimanya akhirnya dikubur dalam satu lubang di bawah pohon nangka

“Mereka kemudian merapikan rumah, membawa mobil korban dan membuang pipa besi ke Sungai Cimanuk,” ungkapnya.

Saat pelarian, sambung dia, R dan P berpindah-pindah ke Semarang, Demak, Surabaya hingga kembali ke Indramayu.

“Mereka akhirnya kembali ke Kecamatan Kedokanbunder, Indramayu, dengan rencana berangkat ke laut sebagai anak buah kapal. Namun, pelarian berakhir setelah polisi menangkap keduanya pada Senin (8/9/2025) pukul 02.30 WIB,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

P dan R akhirnya dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana atas perbuatannya.

Mereka terancam pidana mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara serta Pasal 76C jo Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang Ditangkap, Negatif dari Penggunaan Narkoba

Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang Ditangkap, Negatif dari Penggunaan Narkoba

Tim Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang dan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat meringkus pelaku pemalakan sopir bajaj yang terjadi di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang.
Dedi Mulyadi Mulanya Tak Paham "Itung-itungan" Tukang Angkut Sampah Gaji Rp3 Juta Punya Cicilan Rp4,8 Juta, Berujung Direkrut Jadi Petugas Kebersihan

Dedi Mulyadi Mulanya Tak Paham "Itung-itungan" Tukang Angkut Sampah Gaji Rp3 Juta Punya Cicilan Rp4,8 Juta, Berujung Direkrut Jadi Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulanya tak paham dengan “itung-itungan” seorang tukang angkut sampah yang ditemuinya secara acak di jalan. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
Respons Berkelas Justin Hubner Usai Bikin Kaki Gelandang Senior Jerman Robek, Bek Timnas Indonesia Langsung Minta Maaf

Respons Berkelas Justin Hubner Usai Bikin Kaki Gelandang Senior Jerman Robek, Bek Timnas Indonesia Langsung Minta Maaf

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, tunjukkan sisi lain dari kerasnya sepak bola yang jarang terlihat, yakni empati dan tanggung jawab. Ia langsung minta maaf.
Sudah Tak Latih Timnas Indonesia Lagi, Shin Tae-yong Unggah Gaya 'Blusukan' Ala John Herdman di Yogyakarta

Sudah Tak Latih Timnas Indonesia Lagi, Shin Tae-yong Unggah Gaya 'Blusukan' Ala John Herdman di Yogyakarta

Tak mau kalah dengan John Herdman, mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tiba-tiba ikut blusukan. Kali ini, STY kedapatan berkunjung ke Yogyakarta.
Kapolda Riau Copot Kapolsek Panipahan Buntut Ratusan Warga Bakar Rumah Bandar Narkoba

Kapolda Riau Copot Kapolsek Panipahan Buntut Ratusan Warga Bakar Rumah Bandar Narkoba

Kapolda Riau Irjen Pol Henry Heryawan copot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Aipda Rahmat Ilyas buntut aksi pengrusakan rumah bandar narkoba.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi dorong transformasi Samsat Jawa Barat agar layanan pajak kendaraan lebih mudah, cepat, dan efisien seperti di bank demi meningkatkan pajak.
Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Dedi Mulyadi dengan Mertua Raffi Ahmad Menuai Komentar Warganet, KDM Sampai Tulis Komentar Begini

Foto Gubernur Jabar, Dedi Mulaydi yang akrab disapa KDM dengan mertua Raffi Ahmad, Rieta Amilia menyedot perhatian hingga menuai komentar warganet, pada Minggu
Selengkapnya

Viral