GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kopda FH Terlibat Kasus Pembunuhan Kacab BRI Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Pomdam menetapkan seorang prajurit aktif berinisial Kopda FH sebagai tersangka dalam kasus kematian tragis Kacap BRI Cempaka Putih, Jakpus, Muhammad Ilham
Jumat, 12 September 2025 - 19:10 WIB
Potret Kasus Kacab Bank BUMN Tewas Dibunuh
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam) menetapkan seorang prajurit aktif berinisial Kopda FH sebagai tersangka dalam kasus kematian tragis Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta.

FH kini resmi ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik POM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto, membenarkan langkah hukum tersebut.

“Terduga pelaku dengan inisial Kopda FH, terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan penahanan dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Donny, Jumat (12/9/2025).

Status Kopda FH THTI saat Kejadian

Dari catatan militer, FH diketahui berstatus tidak hadir tanpa izin dinas (THTI) ketika peristiwa penculikan dan penganiayaan terhadap korban terjadi.

“Saat kejadian tersebut, statusnya sedang dicari oleh satuan karena tidak hadir tanpa izin dinas,” jelas Donny.

Peran Kopda FH: Penghubung ke Eksekutor Sipil

Penyidik POM menduga Kopda FH berperan sebagai perantara. Ia disebut menjadi pihak yang menghubungkan oknum pemesan penculikan dengan kelompok sipil yang kemudian melaksanakan aksi jemput paksa terhadap Kacab BRI.

“Peran yang bersangkutan sebagai perantara untuk mencari orang guna menjemput paksa korban,” ungkap Donny.

Peran FH dianggap strategis karena ia menjadi jembatan antara pihak yang menginginkan korban ‘diamankan’ dengan pelaku lapangan yang akhirnya menyeret korban hingga berujung pada kematian.

Kronologi Keterlibatan FH

Berdasarkan informasi yang diperoleh tvOnenews.com dari kuasa hukum salah satu tersangka sipil, jaringan ini mulai terbentuk sejak pertengahan Agustus 2025.
• 18 Agustus 2025: Salah satu tersangka sipil bernama Eras, mendapat tawaran pekerjaan dari seseorang berinisial F.
• 19 Agustus 2025: Pertemuan di Cijantung digelar. Saat itu mulai dibicarakan rencana “jemput paksa” korban.
• 20 Agustus 2025: Rencana eksekusi dijalankan. Korban dibuntuti hingga parkiran Lotte Kramat Jati. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban dipaksa masuk ke mobil pelaku.
• Korban kemudian dipindahkan ke tangan jaringan lain yang disebut sebagai “tangan kanan bos”.
• Malam harinya, kelompok eksekutor menerima imbalan Rp45 juta sebagai bayaran operasi.

Dalam konstruksi penyidikan, Kopda FH disebut memiliki peran dalam menyediakan jaringan eksekutor sipil.

Ia menjadi kunci penghubung yang memastikan rencana berjalan hingga titik penyerahan korban ke kelompok lain.

Pemeriksaan Masih Berlanjut

Meski sudah ditetapkan tersangka, penyidik POM Kodam Jaya belum menutup kemungkinan adanya peran lain yang dimainkan FH.

“Pemeriksaan pendalaman masih terus berlanjut untuk pendalaman,” tegas Kolonel Donny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mendapat perhatian luas publik, tidak hanya karena menyangkut kematian seorang pejabat bank, tetapi juga lantaran adanya keterlibatan oknum aparat militer di dalamnya.

Pihak Kodam Jaya memastikan penanganan hukum dilakukan secara transparan dan tidak ada toleransi bagi prajurit yang terlibat tindak pidana berat. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mariano Peralta Sedang Gacor Bersama Borneo FC, Tapi Bisakah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Mariano Peralta Sedang Gacor Bersama Borneo FC, Tapi Bisakah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Mariano Peralta gacor dengan 18 gol musim ini, tapi bisakah ia dinaturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia? Ternyata ada syarat berat yang harus dipenuhi winger Borneo FC ini.
Timnas Indonesia U-19 Diharapkan Juara Lagi, PSSI Ungkap Persiapan Jelang Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Diharapkan Juara Lagi, PSSI Ungkap Persiapan Jelang Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, bakal diharapkan untuk mampu membantu timnya menjadi juara lagi di Piala AFF U-19 2026. PSSI menyampaikan kabar terbaru mengenai persiapan jelang turnamen.
Pramono Target Proyek MRT Lintas Timur-Barat Bisa Dinikmati Warga Tahun 2030

Pramono Target Proyek MRT Lintas Timur-Barat Bisa Dinikmati Warga Tahun 2030

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan tengah melanjutkan progres MRT Lintas Timur-Barat atau jalur Tomang (Jakarta Barat) sampai Medan Satria (Bekasi).
Pengamat: MBG Jadi Fondasi Penting dan Strategis SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045

Pengamat: MBG Jadi Fondasi Penting dan Strategis SDM Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai bukan hanya menjadi program pemenuhan gizi nasional, tetapi juga dapat menjadi penggerak lahirnya ekosistem perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang lebih kuat di Indonesia.
Media Korea Bongkar Dampak Besar Megawati Hangestri usai Gabung Hyundai Hillstate

Media Korea Bongkar Dampak Besar Megawati Hangestri usai Gabung Hyundai Hillstate

Kedatangan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate langsung menjadi sorotan media Korea. Tak hanya soal kekuatan di lapangan, “efek Megatron” di dalam klub.
LPSK Bongkar Dugaan Laporan Harian Palsu di Kasus Daycare Little Aresha

LPSK Bongkar Dugaan Laporan Harian Palsu di Kasus Daycare Little Aresha

LPSK mengungkap dugaan manipulasi laporan harian kepada orang tua dalam kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral