News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dramatis! Begini Proses Pengangkatan Jasad Pahlawan Revolusi, Brigjen DI Pandjaitan Terakhir Ditemukan dengan Kondisi...

Keberadaan lokasi penyekapan, penyiksaan, dan pembunuhan para Pahlawan Revolusi ditemukan. Tepat pada 3 Oktober 1965, Panglima Kostrad Mayjen Soeharto mendapat kabar penting dari pasukan RPKAD.
Sabtu, 13 September 2025 - 23:11 WIB
Dramatis! Begini Proses Pengangkatan Jasad Pahlawan Revolusi, Brigjen DI Pandjaitan Terakhir Ditemukan dengan Kondisi...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Banyak korban berjatuhan pada tragedi G30S PKI, sekiranya ada tujuh orang yang disematkan sebagai Pahlawan Revolusi.  

Penghargaan sebagai Pahlawan Revolusi pada ketujuh prajurit TNI ini dijelaskan dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI No III/Koti/Tahun 1965 tertanggal 5 Oktober 1965, dikeluarkan untuk menghormati jasa sebagai korban G30S/PKI yang gugur dan diberikan pangkat anumerta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dramatis! Begini Proses Pengangkatan Jasad Pahlawan Revolusi, Brigjen DI Pandjaitan Terakhir Ditemukan dengan Kondisi...
Dramatis! Begini Proses Pengangkatan Jasad Pahlawan Revolusi, Brigjen DI Pandjaitan Terakhir Ditemukan dengan Kondisi...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

 

Sehingga namanya pun populer dalam setiap buku sejarah, dan dikenang pada setiap tanggal 30 September.  

Keberadaan lokasi penyekapan, penyiksaan, dan pembunuhan para Pahlawan Revolusi ditemukan. Tepat pada 3 Oktober 1965, Panglima Kostrad Mayjen Soeharto mendapat kabar penting dari pasukan RPKAD. 

Melansir dari viva.co.id, Komandan Pleton Satu RPKAD Letnan Dua Sintong Panjaitan mengaku menemukan lubang (disebut lubang buaya) tempat jasad para jenderal disembunyikan. 

Kala itu, semua penggali sebelumnya, baik RPKAD maupun warga sekitar tidak sanggup dengan bau anyir dan busuk jenazah, sehingga tak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Letnan Sintong berusaha mencari akal dengan meminjam peralatan selam milik Korps Komando Angkatan Laut. 

Kemudian, selain meminjamkan peralatan, Korps Komando AL bahkan mendatangkan penyelam terbaik KKO, Komandan Kompi Para Amphibi Winanto beserta delapan penyelam lain.

Dalam aksi pengangkatan jenazah para Pahlawan Revolusi, disaksikan langsung Mayjen Soeharto, Mayjen Sugandhi (Puspen Hankam), dan Ibnu Subroto (Puspen AD) yang dilakukan pasukan KKO. 

Sebagaimana diketahui, ketujuh Pahlawan Revolusi itu adalah Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen S. Parman, Letjen M.T. Haryono, Mayjen D.I. Panjaitan, Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Kapten Pierre Tendean. 

Sekitar pukul 12.05 WIB, anggota RPKAD Kopral Anang menemukan dan mengangkat jenazah pertama, yaitu Lettu CZi Pierre Andreas Tendean, ajudan Nasution. 

Berdasarkan visum et repertum, Pierre Tendean diketahui tewas akibat luka tembak dengan satu peluru di leher belakang sebelah kiri, dua peluru di punggung kanan, satu di pinggul kanan. Luka tembak keluar, dua di dada kanan.

Sementara, luka tidak teratur ada di kepala kanan, di tulang ubun-ubun kiri, dan di puncak kepala.

Berselang waktu kurang lebih tiga puluh menit kemudian, pukul 12.35 WIB, Kopral Subekti KKO mengangkat dua jenazah sekaligus, yaitu Mayjen S. Parman dan mayjen Soeprapto.

Di dalam visum et repertum, R Soeprapto tewas akibat sebanyak 11 tembakan di tubuhnya. Luka tembak masuk, satu peluru di punggung pada ruas tulang punggung keempat, tiga peluru di pinggul kanan, satu di pinggul kiri belakang, satu di bokong sebelah kanan, satu di pinggang kiri belakang, satu di pantat sebelah kanan, dan satu di pertengahan paha kanan.

Sementara, S Parman tewas terkena lima luka tembakan, termasuk dua tembakan mematikan di kepala. Atas luka tembak masuk, satu di dahi kanan, satu di tepi lekuk mata kanan, satu di kelopak atas mata kiri, satu di bokong kiri, dan satu di paha kanan depan.

Kemudian Kopral Hartono KKO, berhasil mengevakuasi Mayjen M.T Haryono dan Brigjen Sutoyo pada pukul 12.55 WIB. Mayjen Haryono tewas karena luka tusukan panjang dan dalam di bagian perut.

Sementara, Brigjen Sutoyo meninggal akibat luka tembak masuk dua peluru di tungkai kanan bawah, satu di atas telinga kanan. Kemudian, luka tembak luar, dua di betis kanan, dan satu di telinga kanan.

Pada pukul 13.30 WIB, Serma Suparimin KKO berhasil mengevakuasi jenazah Letjen Ahmad Yani. Jenderal diketahui punya 10 luka tembak baru dan 3 luka tembak lama.

Diketahui, luka tembak masuk, dua di dada kiri, satu di dada kanan bawah, satu di lengan kanan atas, satu di garis pertengahan perut, satu di perut bagian kiri bawah, satu di perut kanan bawah, satu di paha kiri depan, satu di punggung kiri, dan satu di pinggul garis pertengahan.

Hampir tak sanggup melanjutkan penyelamatan jenazah para Pahlawan Revolusi, pasukan yang sudah tercapai bau mayat itu tetap memaksa lanjutkan penyelaman untuk mengangkat 

Pada akhirnya Arkian, Komandan Kompi Intai Amphibi Kapten Winanto turun menelusur lubang dan kembali ke permukaan membawa jenazah terakhir, Brigjen DI Pandjaitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jasadnya ditemui tiga tembakan di kepala dan luka iris di tangan. Luka tembak masuk, satu di alis kanan, satu di kepala atas kanan, satu di kepala kanan belakang, dan satu di kepala belakang kiri.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral