GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Pakaian Pasar Paseban Ungkap Dampak Mengerikan Demo dan Toko Online: Lama-lama Mati Kita

Wanita berusia 49 tahun, Yuli mengaku bahwa dampak aksi unjuk rasa hingga hadirnya toko online saat ini, memperkeruh pendapatannya selama berjualan pakaian
Selasa, 16 September 2025 - 19:33 WIB
Pedagang Pakaian Pasar Paseban Ungkap Dampak Mengerikan Demo dan Toko Online: Lama-lama Mati Kita
Sumber :
  • tvOnenews - adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Wanita berusia 49 tahun, Yuli mengaku bahwa dampak aksi unjuk rasa hingga hadirnya toko online saat ini, memperkeruh pendapatannya selama berjualan pakaian di Pasar Paseban, Jalan Kramat Raya, Senen, Kota Jakarta Pusat. 

Hal ini diungkapkan dirinya saat ditemui tim tvOnenews.com, yang melihat kondisi Pasar Paseban pada Selasa (16/9/2025) usai tercatat sebanyak 60 dari 153 pasar tradisional di Jakarta kini dalam kondisi kumuh dan rawan banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya sepi ini udah semenjak kemarin itu. Semenjak habis keributan itulah tambah parah. Kemarin juga sih emang sepi-sepi juga, tapi ya satu, dua, tiga adalah (pembeli) gitu. Walaupun enggak banyak-banyak kaya dulu lagi. Tapi semenjak demo itu ya tambah parah, tambah sepi,” kata Yuli.

Tak hanya tokonya, Yuli juga menceritakan tempat dirinya membeli barang dagangan di Pasar Tanah Abang juga mengalami hal yang sama, yakni sepi dengan pembeli.

“Di Tanah Abang juga begitu, belanja orang juga begitu. Ya, apalagi di Tanah Abang kan pusat grosir, ya. Otomatis kan kalau pas satu sepi, ya dia pasti sama. Gitu sama, sepi juga. Kan dia (Tanah Abang) juga kita yang belanja,” tutur Yuli.

Selain imbas adanya demo berujung kericuhan, Yuli menyebutkan bahwa zaman yang semakin modern dan munculnya toko online, juga berimbas terhadap minat masyarakat untuk belanja ke pasar.

“Dulu sih sebelum itu ya rame. Sebelum COVID pas COVID, makin ke sini tambah online tuh udah,” tutur Yuli.

“Soalnya sekarang banyak kalah juga sama online. Iya, semua online kakak tahu sendiri kan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Yuli mengaku saat ini dirinya hanya berharap mendapatkan rezeki dari masyarakat yang berkunjung langsung ke tokonya. Sebab untuk memasarkan dagangannya di toko online, dirinya mengaku orang awam yang tidak mengerti kecanggihan teknologi.

“Gak ada toko online. Aku gak bisa. Satu, gak bisa. Dua juga gak bisa coba-coba depan kamera itu kita nggak bisa. Nggak bisa kita ngomong itu juga nggak bisa, gitu,” ucap Yuli.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT