GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jenderal Nasution Kabur dari Penyergapan Cakrabirawa, Sayangnya 3 Orang ini Tewas usai Jadi Perisai di Tragedi G30S PKI

Kisah Jenderal AH Nasution berhasil lolos dari serangan pasukan Cakrabirawa saat Tragedi G30S PKI harus menewaskan tiga sosok penting ini. Kira-kira siapa saja?
Selasa, 16 September 2025 - 23:55 WIB
Kisah lolosnya Jenderal Nasution di Tragedi G30S PKI tewaskan tiga sosok ini
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube University & Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kisah Jenderal Abdul Haris Nasution biasa disapa Jenderal Nasution lolos dari Tragedi G30S PKI selalu menjadi daya tarik.

Sebagaimana diketahui, Jenderal Nasution salah satu Pahlawan Revolusi yang lolos dari penculikan dan pembantaian G30S PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam catatan kisah sejarahnya, Jenderal Nasution berhasil kabur saat G30S PKI dari Pasukan Cakrabirawa menyerang rumahnya.

Saat Gerakan 30 September, berbagai peluru milik anak buah Letkol Untung Syamsuri terus mengancam Jenderal Nasution dan keluarganya di rumahnya.

Jenderal Nasution Kabur di Tragedi G30S PKI

Jenderal Nasution yang kakinya terluka sedang membahas situasi di markas Kostrad pada 1 Oktober 1965.
Jenderal Nasution yang kakinya terluka sedang membahas situasi di markas Kostrad pada 1 Oktober 1965.
Sumber :
  • Dok.Wikipedia

 

Merujuk dari buku Kudeta 1 Oktober 1965, Sebuah Studi Tentang Konspirasi karya Victor M. Fic, peneliti asal Amerika Serikat itu menulis momen ketika Jenderal Nasution diserang Cakrabirawa.

Pada 1 Oktober 1965 dini hari, Jenderal Nasution dan sang istri, Johanna Sunari tetiba terbangun dari tidurnya.

Pendengaran Johanna sangat dahsyat, kekasih Nasution itu merasa ada orang lain merangsek ke dalam rumahnya di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat.

Johanna terkejut sosok yang masuk dari Cakrabirawa, namun Nasution yang sudah kenyang di medan pertempuran sama sekali tidak takut.

Hal ini selaras dengan salah satu putri Jenderal Nasution, Hendrianti Sahara Nasution yang bercerita tentang kondisi mencekam itu dalam acara wawancara tvOne.

Cakrabirawa langsung membabi buta, namun Nasution dengan kecerdasannya melompat keluar rumah dari pagar, lalu bersembunyi di sekitar area rumah Dr. Leimena.

Kemudian, kaki Jenderal Nasution harus terluka pasca melompat masuk lewat pagar rumahnya sendiri.

Ia langsung dibawa ke persembunyian baru di kantor Staf Angkatan Bersenjata oleh Lertkol Kolonel Hidajat Wirasondjaja, Bob Sunarjo Gondokusomo, ajudan Mayor Sumargono, serta Komandan Staf Markas Besar.

"Mereka khawatir para pembunuh akan terus mengejar Nasution untuk kembali mencoba membunuhnya jika ia dibiarkan di rumahnya atau di sekitar situ," jelas Victor dalam tulisannya.

Jenderal Nasution harus menunduk di lantai mobil, sebab di kawasan Teuku Umar, masih banyak Pasukan Cakrabirawa berkeliaran.

"Kekhawatiran mereka ternyata beralasan, karena tidak lama setelah Nasution lolos seorang anggota Tjakrabirawa datang ke rumahnya mencari dia dan menanyakan di mana Nasution," kata Victor.

Sayangnya di balik lolosnya Jenderal Nasution, tiga sosok ini harus meregang nyawa pasca menjadi pelindungnya. Siapa saja?

Sosok Ade Irma Suryani Nasution

Ade Irma Suryani Putri Bungsu AH Nasution yang ditembak pasukan Cakrabirawa dalam peristiwa G30S PKI
Ade Irma Suryani Putri Bungsu AH Nasution yang ditembak pasukan Cakrabirawa dalam peristiwa G30S PKI
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

 

Ade Irma Suryani Nasution, putri bungsu Jenderal Nasution harus meregang nyawa akibat serangan membabi buta dari Cakrabirawa.

Yanti sapaan akrab putri pertama Jenderal Nasution menceritakan, Ade Irma tertembak peluru dari Cakrabirawa.

Saat itu putri bungsu Jenderal Nasution dibawa keluar oleh adik sang Jenderal, Mardiah lewat pintu terlarang.

Hujan tiga peluru menusuk bagian punggung Ade Irma, sehingga dibawa ke RSPAD Gatot Subroto.

Eka Trisyany Edyanti, cucu Jenderal Nasution juga berbagi cerita soal momen istri sang jendral menanyakan kondisi Ade Irma usai tertembak tiga peluru.

"Adek masih hidup," kata ibu Jenderal Nasution.

Ade Irma menjawab, "Masih mama.". Lalu kembali bertanya, "Apanya yang sakit."

Ade Irma mengatakan bagian perut terasa sakit. Ironisnya, ia bertanya kenapa sang ibu alasan sang ayah ditembak.

Eka mengatakan, kematian Ade Irma ternyata sudah menjadi firasat buruk dari sang ibu.

"Oma itu punya indera ke-6, suatu saat nanti ada orang yang datang ke rumah ambil Opa, kalau itu terjadi sudah tahu sembunyikan Opa di mana. Oma juga tahu tidak lama bisa menggendong tante Ade," beber Eka dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube eradotid.

Sosok Kapten Pierre Tendean

Kapten Pierre Tendean
Kapten Pierre Tendean
Sumber :
  • IG @pierresangpatriot

 

Nama Kapten Pierre Tendean masuk pada Pahlawan Revolusi yang gugur saat pemberontakan G30S PKI. Jasadnya terkubur dalam Lubang Buaya, Jawa Timur.

Merujuk dari buku Pierre Tendean terbitan 1983/1984 karya Masykuri, kematian Kapten Pierre Tendean membuat isak tangis sang ibu yang berdarah Prancis, Maria Elizabeth Cornet sulit berhenti.

Tak heran, ajudan Jenderal Nasution itu harus meregang nyawa saat momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Maria pada 30 September 1965.

Sambil peluk peti jenazah putranya, Maria mengatakan, "Pierre, wat is er met jou gebeurd? (Pierre, apa yang terjadi denganmu?)."

Pria bernama asli Pierre Andrias Tendean itu gugur ketika ingin melindungi Jenderal Nasution saat Cakrabirawa membabi buta.

Kapten Pierre Tendean sebenarnya tidak sedang piket, namun ia mendengar suara bising dari tembakan sehingga mengambil senjata dan jaketnya demi melindungi Jenderal Nasution.

Alih-alih sukses, Pierre diculik lantaran pasukan G30S PKI mengira ia adalah sosok Jenderal Nasution, hingga berujung dibunuh.

Sosok Brigadir Polisi Karel Sadsuitubun

Brigadir Polisi Karel Sadsuitubun
Brigadir Polisi Karel Sadsuitubun
Sumber :
  • istimewa

 

Ajun Inspektur Dua Karel Sadsuitubun sebelum tewas sempat selesai menjalankan tugasnya menjaga rumah Dr. Leimena.

Kebetulan rumah Dr. Leimena menjadi tempat persembunyian Jenderal Nasution di Jalan Teuku Umar 36 Jakarta.

Karel pun ingin tidur, namun suara gaduh dari Pasukan Pasopati memancing dirinya keluar.

Saat itu Pasopati melakukan penyekapan kepada para pengawal yang bertugas di kediaman Dr. J. Leimena.

Karel tidak jadi tidur, ia langsung membawa senjata dan menembaki pasukan dari G30S PKI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karel sulit melawan sendirian, tanpa butuh waktu lama, ia harus tertembak dan langsung tewas di tempat.

(buz/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.
Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT