News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari 2 Minggu Lalu, Eks Kabareskrim Sudah Berani Bilang Begini soal Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Seharusnya kan...

Kasus pembunuhan Kacab Bank BUMN ini, disoroti banyak pihak karena ada kejanggalan. Seperti dikatakan Eks Kabareskrim, Susno Duadji ini mudah..
Rabu, 17 September 2025 - 14:21 WIB
Dari 2 Minggu Lalu, Eks Kabareskrim Sudah Berani Bilang Begini soal Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Seharusnya kan...
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (Kacap) bank BUMN terus menuai sorotan publik, karena belum terang-benderang motif dan para pelaku masih dalam penyelidikan.

Dari 2 Minggu Lalu, Eks Kabareskrim Sudah Berani Bilang Begini soal Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Seharusnya kan...
Dari 2 Minggu Lalu, Eks Kabareskrim Sudah Berani Bilang Begini soal Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Seharusnya kan...
Sumber :
  • viva.co.id

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kasus pembunuhan Kacab Bank BUMN ini, disoroti banyak pihak karena ada kejanggalan. Seperti dikatakan Eks Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn), Susno Duadji.

Kacab Bank BUMN Cempaka Putih itu dibawa ke dalam Mobil oleh sejumlah pelaku yang menculiknya hingga dianiaya sampai lemas.

Ternyata sejak dua Minggu lalu, Kabareskrim menduga motif untuk membunuh Kacab Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37) pada Selasa (16/9/2025). Hal ini masih berkaitan dengan dunia perbankan.

Eks Kabareskrim Susno Duadji
Eks Kabareskrim Susno Duadji
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/YouTube tvOnenews

 

Atas kejadian itupun, sudah ditangkap sebanyak 15 orang ditahan Polisi. Menurutnya, justru jumlah ini seharusnya kan memudahkan untuk terungkap. 

"Justru makin banyak orangnya (ditangkap) Polri mengungkapnya semakin gampang gitu, ya karena makin banyak sambung menyambung cerita ini. Kemudian, kemarin saya ikut senang juga karena cctv-nya jelas, kemudian apalagi ada HP disita sekitar berapa 20an bisa dibuka (mudah)," kata Kabareskrim, dikutip dari YouTube tvOnenews, Rabu (17/9/2025).

"Nah kalau HP itu dibuka nanti ada Wa minta ada rekaman pembicaraan akan semakin jelas gitu, dan termasuk tadi motifnya pun akan terungkap," katanya lagi.

Dalam penjelasannya, eks Kabareskrim itu semakin memperjelas jika faktor penculikan apalagi pembunuhan tidak dilakukan bukan karena faktor menghilangkan jejak utang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melainkan, bisa saja adanya dendam pribadi. Hal ini memungkinkan terjadinya penculikan hingga pembunuhan, seperti adanya penolakan untuk berutang, dan dibukanya satu kasus besar.

"Kenapa tidak mungkin kalau kita hapus utang di bank kita bunuh itu tetap masih ada buktinya, tapi mungkin sakit hati menolak masalah utang, atau mungkin lain, bisa karena ada permasalahan bank dibongkar mungkin, tapi kalau mau menghapuskan utang nggak (bisa) kecuali kalau kantornya dibakar dokumennya dihabisin gitu," ungkap Eks Bareskrim Susno.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral