News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Pelajar Garut Keracunan Usai Santap Menu MBG, 14 Siswa Dirawat Intensif

Ratusan pelajar Garut diduga keracunan usai santap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 14 siswa dirawat intensif, polisi masih selidiki penyebabnya.
Kamis, 18 September 2025 - 14:20 WIB
Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Garut, tvOnenews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak jadi sorotan publik. Ratusan pelajar dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Bahkan, 14 siswa kini menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani, membenarkan adanya kejadian luar biasa tersebut. Berdasarkan laporan awal, jumlah pelajar yang terdampak mencapai 150 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya, sekitar 150 orang. Mayoritas mengalami gejala ringan. Kami sudah menerjunkan tim ke lapangan, termasuk mengirim kebutuhan obat untuk perawatan,” kata Leli kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).

Gejala Serupa Dialami Pelajar

Para pelajar yang terdampak keracunan melaporkan gejala yang hampir sama, seperti mual, muntah, hingga pusing. Gejala itu mulai dirasakan sejak Rabu dini hari, beberapa jam setelah mereka mengonsumsi menu MBG yang disediakan di sekolah.

Sebanyak 14 siswa yang mengalami gejala lebih berat langsung mendapat perawatan intensif di Puskesmas Kadungora, sementara sisanya memilih menjalani rawat jalan di rumah masing-masing.

“14 siswa yang dirawat seluruhnya dilakukan perawatan di Puskesmas Kadungora,” tambah Leli.

Dugaan Penyebab Keracunan

Meski banyak pihak menduga penyebab keracunan berasal dari menu MBG, hingga kini penyelidikan masih terus berlangsung. Tim medis bersama pihak kepolisian sudah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengambilan sampel makanan dan pemeriksaan laboratorium.

Hasil investigasi akan menjadi penentu apakah kasus ini murni disebabkan menu MBG atau ada faktor lain seperti penyimpanan makanan yang tidak higienis maupun distribusi yang bermasalah.

Respons Cepat Dinkes dan Pihak Sekolah

Dinas Kesehatan Garut memastikan pihaknya bergerak cepat untuk menangani kondisi darurat ini. Obat-obatan tambahan sudah disalurkan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat. Selain itu, pihak sekolah juga diminta untuk menghentikan sementara pembagian menu MBG sampai penyelidikan selesai.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan para pelajar. Kami terus memantau kondisi kesehatan mereka dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait penyebab keracunan,” ujar Leli.

Kekhawatiran Warga dan Evaluasi Program

Kejadian ini langsung memicu keresahan di kalangan orang tua siswa. Program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar justru berbalik menimbulkan masalah kesehatan.

Warga berharap ada evaluasi serius dalam pengelolaan makanan gratis ini, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga standar kebersihan penyajian.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang layak setiap harinya. Namun kasus di Garut ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Menanti Hasil Investigasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, kondisi sebagian besar siswa yang terdampak dilaporkan mulai membaik setelah mendapat perawatan medis. Meski begitu, perhatian masyarakat masih tertuju pada 14 siswa yang dirawat intensif.

Kasus ini diprediksi akan menjadi perhatian nasional karena menyangkut program besar pemerintah. Publik menunggu langkah cepat pemerintah pusat untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di daerah lain. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paket Stimulus Transportasi Nasional Jelang Lebaran, Pemerintah Gelontorkan Rp911 Miliar

Paket Stimulus Transportasi Nasional Jelang Lebaran, Pemerintah Gelontorkan Rp911 Miliar

Pemerintah menyiapkan jurus khusus untuk mendongkrak ekonomi awal tahun sekaligus mempermudah arus mudik Lebaran 2026. Begini rincian lengkapnya.
Jorge Jesus Siap Promosikan Hayder Abdulkareem, Amunisi Anyar Al Nassr Itu akan Debut Melawan Al Fateh?

Jorge Jesus Siap Promosikan Hayder Abdulkareem, Amunisi Anyar Al Nassr Itu akan Debut Melawan Al Fateh?

Pemain anyar Al Nassr yang direkrut pada jendela transfer musim dingin lalu akan didebutkan Jorge Jesus dalam laga Al Fateh vs Al Nassr pada 15 Februari 2026.
Pantau Super League hingga Blusukan ke Eropa, John Herdman Masih Andalkan Wajah Lama Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Pantau Super League hingga Blusukan ke Eropa, John Herdman Masih Andalkan Wajah Lama Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak akan memanggil pemain baru untuk memperkuat skuad Garuda pada ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 23–31 Maret 2026.
Cerita Detik-detik KPK Geledah Pengadilan hingga Rumah Dinas Ketua PN Depok: Sita Dokumen dan Uang Tunai USD 50 Ribu

Cerita Detik-detik KPK Geledah Pengadilan hingga Rumah Dinas Ketua PN Depok: Sita Dokumen dan Uang Tunai USD 50 Ribu

Baru-baru ini mencuat terkait cerita detik-detik KPK geledah kantor PN Depok hingga rumah dinas Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta. Bahkan dalam penggeledahan
Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Saya dari Nol hingga Sekolahkan Anak

Kisah Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Saya dari Nol hingga Sekolahkan Anak

Sebanyak 101 nasabah PNM Mekaar dari Sabang hingga Merauke diberangkatkan ke Tanah Suci untuk umrah sebagai apresiasi dari PT Permodalan Nasional Madani.
Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga

Meskipun operasi pencarian korban longsor Cisarua, Bandung Barat, telah resmi ditutup, Tim DVI Polda Jabar masih terus menerima dan menangani jenazah korban. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT