News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Kepala BGN Ungkap Hasil Investigasi, BPJPH Sampai Terbang ke China

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung koordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk melakukan investigasi terkait isu alat makan MBG mengandung minyak babi.
Jumat, 19 September 2025 - 04:59 WIB
Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Isu mengenai kandungan minyak babi dalam ompreng atau food tray yang dipakai dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) santer menjadi sorotan serius.

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung turun tangan menjelaskan hasil investigasi terkait isu miring pada alat makan MBG tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BGN Dadan Hindayana mengaku bahwa sebagian besar alat makan, khususnya ompreng yang dipakai dalam program MBG saat ini merupakan produksi dalam negeri.

Dadan menjelaskan, produsen lokal memakai minyak nabati sebagai bahan pendukung dalam proses pencetakan, sehingga tidak ada campuran minyak babi dan dijamin halal.

BGN memastikan pemerintah serius menjaga standar halal MBG, termasuk dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk mengawasi impor ompreng dari luar negeri.

"Untuk di dalam negeri, rata-rata menggunakan minyak nabati, artinya dari tumbuhan, dan kita akan fokuskan food tray ini berbasis industri dalam negeri," kata Dadan di Kantor BGN, Jakarta Pusat, dilansir Jumat (19/9/2025).

"Untuk yang impor, kami sudah koordinasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) agar food tray yang diimpor sudah distempel halal," ujar Dadan menambahkan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana paparkan dampak MBG yang mulai terasa.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana paparkan dampak MBG yang mulai terasa.
Sumber :
  • Komdigi

 

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa komponen utama dalam ompreng sebenarnya adalah logam, seperti nikel. 

Minyak hanya dipakai pada tahap pencetakan untuk melindungi mesin agar tidak panas atau rusak, lalu dibersihkan dan disterilkan sebelum diedarkan.

"Jadi tidak ada minyak di dalam food tray-nya, minyak itu digunakan pada saat stamping atau pencetakan, yang digunakan pada alatnya supaya tidak panas dan mudah rusak, nah kemudian setelah dicetak, minyak itu kemudian akan dibersihkan dan direndam sehingga steril," jelasnya.

Menurut Dadan, kebutuhan ompreng untuk program MBG mencapai 15 juta unit per bulan. Namun, kapasitas produksi dalam negeri baru bisa memenuhi 11,6 juta unit. Karena itu, impor masih diperlukan untuk menutup kekurangan sekitar empat juta unit.

"Jadi ada kekurangan empat juta, kalau kita tutup impor takutnya program ini masih akan bergantung (untuk memenuhi kebutuhan ompreng), tetapi kemudian kita sudah kerja sama dengan BPJPH itu agar seluruh importir minta sertifikat halal ke BPJPH supaya ompreng itu nanti akan dicap halal," paparnya.

Mengintip Food Tray Karya Produk Lokal yang Digunakan Dapur MBG di Lebak
Mengintip Food Tray Karya Produk Lokal yang Digunakan Dapur MBG di Lebak
Sumber :
  • Istimewa

 

Sebelumnya, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan pihaknya segera berangkat ke China untuk melakukan audit langsung di pabrik produsen ompreng.

Upaya serius ini ini diambil guna memastikan prosedur produksi sesuai prinsip halal, menyusul isu penggunaan minyak babi pada peralatan makan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mudah-mudahan dalam minggu ini kami akan berangkat ke China karena kami tidak melayani (komentar berdasarkan) isu, tidak melayani (komentar berdasarkan) berita-berita yang hoaks. Kami harus menyaksikan lebih dulu (proses produksinya). Kami harus audit lebih dulu semuanya,” ujarnya.

Haikal juga mengakui sebagian ompreng MBG memang masih diimpor dari China.  Pasalnya, produsen dalam negeri ternyata belum sanggup menutup kekurangan sekitar 70 juta unit. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda
Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral maling bobol rumah warga di Pringsewu, Lampung, malah tertidur pulas di kamar. Pelaku IM (21) akhirnya ditangkap warga dan dijerat Pasal 477 KUHP
Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Adapun saksi yang diperiksa diantaranya saksi MNH, IDMAKN selaku Tenaga Ahli pada BGN, MK selaku Mitra SPPG Pejaten Barat, dan GW selaku Staff Keuangan PT NGS.
PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI telah menyiapkan sebanyak 13 atlet atletik yang akan tampil di Asian Games 2026, yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan sinyal kuat bahwa dua tembok kokoh lini belakang Skuad Garuda, Kevin Diks dan Jay Idzes, dipastikan masuk dalam
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

IRARI Jatim akhirnya buka suara terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret TFR. Organisasi membentuk tim independen dan menegaskan keselamatan

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral