News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pacitan Mencekam, Pelaku Pembunuhan di Desa Temon Masih Berkeliaran Warga Tak Izinkan Anak-anaknya Pergi Sekolah

Kasus penyerangan hingga berakhir pembunuhan satu keluarga di Desa Temon, Pacitan menggegerkan warga. Desa tersebut mencekam pelaku pembunuhan masih berkeliaran
Senin, 22 September 2025 - 15:42 WIB
Mencekam! Pelaku Pembunuhan Masih Berkeliaran, Seluruh Sekolah di Temon Pacitan Libur
Sumber :
  • Agus Wibowo/tvOne

Pacitan, tvOnenews.com - Kasus penyerangan hingga berakhir pembunuhan satu keluarga di Desa Temon, Pacitan menggegerkan warga.

Pasca tragedi berdarah, pada Sabtu (20/9/225) malam, sektor pendidikan di Desa Temon lumpuh total. Tujuh sekolah yang ada di wilayah tersebut terpaksa diliburkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para wali murid mengambil inisiatif, agar putra putrinya tidak berangkat ke sekolah untuk sementara waktu. 

Hal ini bukan tanpa sebab, pelaku pembunuhan berinisial AS, warga asal Desa Kayen, Kecamatan Pacitan Kota itu hingga kini masih dalam pencarian.

Pasca Pembunuhan, Seluruh Sekolah di Pacitan Libur
Pasca Pembunuhan, Seluruh Sekolah di Pacitan Libur
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

 

Di sejumlah sekolah yang ada di desa tersebut, terlihat memang tidak ada kegiatan pembelajaran. 

Begitu pula aktivitas warga, sebagian tampak seperti biasa, sebagian lagi menutup rapat daun pintu rumah mereka.

Di SMP PGRI Temon misalnya, sekolah yang beralamatkan di RT 03, RW 02, Dusun Drono, pada Senin ini nampak tidak ada aktifitas belajar mengajar. 

Gerbang hingga ruang kelas tampak dikunci, dan tidak ada satu pun murid atau guru yang berada di sekolah itu.

Kemudian di SDN 2 Temon, di sekolah salah satu korban pembacokan ini juga terlihat tidak ada aktivitas pembelajaran, hanya beberapa guru yang memberikan oembelajaran via daring.

Mulai Minggu malam kemarin, para guru di SDN itu telah melakukan komunikasi, koordinasi dengan para orang tua murid. Para murid menyatakan belum berani masuk ke sekolah. 

Seorang Pria Serang 1 Keluarga di Pacitan  1Tewas dan Empat Lainnya Luka-Luka
Seorang Pria Serang 1 Keluarga di Pacitan 1Tewas dan Empat Lainnya Luka-Luka
Sumber :
  • Agus Saptono/tvOne

 

Pun para orang tua yang juga belum berani mengantar putra-putrinya ke sekolah. 

Hal ini mengingat kondisi di Desa Temon yang bisa dibilang belum kondusif, dan jarak tempuh dari rumah ke sekolah cukup jauh.

"Dari 103 murid (kelas I-VI), itu kita list tadi malam, ada 98 anak menyatakan tidak berani ke sekolah. Kemudian kepala sekolah koordinasi dengan pengawas, akhirnya disepakati mulai dari SDN Temon 1 sampai 4 itu belajar daring," ujar Sumaryati, guru kelas 3 SDN 2 Temon, Senin (22/09/2025).

"Gurunya tetap masuk, kita buat pembelajaran, tugas-tugas lewat daring. Kami juga komunikasi dengan wali murid untuk mendampingi pembelajaran putra putrinya. Jadi tidak libur, mulai jam pertama sampai jam pulang sekolah, itu ada tugas-tugasnya," sambungnya

Tercatat, ada tujuh sekolah di Desa Temon yang melakukan belajar daring. Di antaranya yakni, 4 sekolah dasar negeri (SDN), 1 madrasah ibtidaiyah (MI), 1 madrasah tsanawiyah (MTs) dan 1 SMP PGRI Arjosari. 

Seorang Pria Serang 1 Keluarga di Pacitan  1Tewas dan Empat Lainnya Luka-Luka
Seorang Pria Serang 1 Keluarga di Pacitan 1Tewas dan Empat Lainnya Luka-Luka
Sumber :
  • Agus Saptono/tvOne

 

"Semua sekolah di Desa Temon diliburkan. Wali muridnya mengambil inisiatif untuk meliburkan putra putrinya, untuk tindakan pencegahan," ujar Didik Darmawan, Camat Arjosari.

Dampak dari peristiwa itu cukup mempengaruhi psikis anak. Para murid merasa takut dan was-was, bahkan untuk pergi ke kamar mandi, atau ambil makan di dapur minta ditemani.

Kondisi di masyarakat masih bergejolak, karena pelaku belum juga ketemu. 

Aparat gabungan bersama warga, hingga saat ini pun masih melakukan pencarian, dengan menyisir wilayah yang seluruhnya adalah perbukitan. (asw/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral