GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya soal Gerakan Setop Tot Tot Wok Wok, Kakorlantas Gandeng Pakar untuk Evaluasi Aturan Penggunaan Sirine dan Strobo

Pengguna sosial media tengah ramai usai viralnya gerakan 'Setop Tot Tot Wok Wok' yang menggunakan sirine dan stobo oleh kendaraan pejabat maupun sipil.
Senin, 22 September 2025 - 21:51 WIB
Ditanya soal Gerakan Setop Tot Tot Wok Wok, Kakorlantas Gandeng Pakar untuk Evaluasi Aturan Penggunaan Sirine dan Strobo
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pengguna sosial media tengah ramai usai viralnya gerakan 'Setop Tot Tot Wok Wok' yang menggunakan sirine dan strobo oleh kendaraan pejabat maupun sipil. Pasalnya hal ini dinilai meresahkan pengguna jalan lainnya.

Menyikapi hal itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho saat ditemui pada acara syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-70 di PTIK Jakarta menyatakan, penggunaan sirine dan strobo pada mobil pengawalan kini dibekukan sementara, hingga proses evaluasi selesai. 
 
Bahkan, Kakorlantas menunjukkan sikap terbukanya atas kritik dan masukan masyarakat untuk dievaluasi, usai viralnya pengguna jalan yang memilih untuk tidak memberi jalan prioritas kepada pengguna patwal dengan sirine maupun strobo. 
 
Tak hanya itu, Kakorlantas juga mengaku menggandeng pakar, guna evaluasi aturan penggunaan sirine dan strobo yang dinilai mengganggu pengendara lain karena suara "tot tot wok wok" saat melakukan pengawalan dijalan umum.
 
"Saya selaku pimpinan tertinggi korlantas Polri akan melakukan evaluasi, korlantas polri mengaturkan apresiasi dan terima kasih, kepada masyarakat, kami bisa mendengar keluhan masyarakat dan segera kita tindaklanjuti bahwa penggunaan sirene, penggunaan strobo, semuanya sudah diatur," jelas Agus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya menjelaskan, bahwa itu juga sudah ada ketentuannya, kapan digunakan dan kapan tidak digunakan. Tetapi, manakala ini aspirasi dari masyarakat untuk sementara pengawalan yang menggunakan sirene, strobo dibekukan, sambil nanti dievaluasi, yang terbaik seperti apa.

"Kami juga akan melibatkan masyarakat, kami akan melibatkan pakar untuk berdiskusi bagaimana tugas-tugas kepolisian untuk mewujudkan kualitas yang aman, selamat, tertib dan lancar," jelasnya.
  
"Kami terima kasih kepada masyarakat atas masukannya, bahwa ternyata Korlantas juga disenangi dan diperhatikan oleh masyarakat umum," pungkasnya.

Di samping itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) soroti desakan Setop Tot Tot Wok Wok hingga langkah Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang bekukan penggunaan strobo dan sirine pada mobil patwal. Hal ini diutarakan Komisioner Kompolnas Choirul Anam.

Ia juga menilai kebijakan tersebut sebagai respons tepat atas keresahan masyarakat yang sudah lama mengeluhkan suara 'Tot Tot Wok Wok'

“Ya salah satu yang menjadi kritik dari dulu memang penggunaan lampu sirine dan rotator itu. Boleh digunakan, tapi untuk kepentingan yang sifatnya urgent,” ujar Anam kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Anam, penggunaan strobo dan sirine seharusnya dibatasi hanya untuk kondisi darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran.

Ia menegaskan bahwa suara keras dari sirine mobil patwal dapat mengganggu psikologis pengguna jalan, terutama di kota padat seperti Jakarta.

“Kalau tidak ada tindakan urgent atau kemanusiaan ya ndak perlu. Makanya kami Kompolnas setuju untuk menghentikan penggunaan itu kecuali sifatnya urgent,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anam juga menyebut bahwa suara sirine yang nyaring di tengah kemacetan bisa memperburuk stres pengguna jalan.

“Karena kaya di Jakarta yang sangat padat itu menggangu sekali secara psikologi. Pengguna jalan jadi sangat-sangat terganggu, sudah macet kena suara seperti itu,” pungkasnya. (aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duka Menjelang Lebaran, Pemudik Kehilangan Ibunda Tercinta Sebelum Sampai di Kampung Halaman

Duka Menjelang Lebaran, Pemudik Kehilangan Ibunda Tercinta Sebelum Sampai di Kampung Halaman

Suasana haru pemudik bernama Edi Suprianto di Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Banten saat menerima telepon dari keluarga kalau ibu tercinta telah meninggal dunia.
Tak Kapok Meski Dilarang, Dedi Mulyadi Ancam Angkut Penyapu Koin di Jalur Pantura

Tak Kapok Meski Dilarang, Dedi Mulyadi Ancam Angkut Penyapu Koin di Jalur Pantura

​​​​​​​Tak kapok meski dilarang, Dedi Mulyadi ancam angkut penyapu koin di Jalur Pantura Indramayu yang masih nekat turun ke jalan saat arus mudik Lebaran.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Duka Menjelang Lebaran, Pemudik Kehilangan Ibunda Tercinta Sebelum Sampai di Kampung Halaman

Duka Menjelang Lebaran, Pemudik Kehilangan Ibunda Tercinta Sebelum Sampai di Kampung Halaman

Suasana haru pemudik bernama Edi Suprianto di Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Banten saat menerima telepon dari keluarga kalau ibu tercinta telah meninggal dunia.
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan besok.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT