GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Chromebook Menggurita, Kejagung Periksa Abdullah Azwar Anas Usai Nadiem Jadi Tersangka

Kejagung periksa eks MenPAN-RB Azwar Anas terkait kasus korupsi laptop Chromebook usai Nadiem Makarim jadi tersangka. Kerugian negara ditaksir Rp1,98 triliun.
Kamis, 25 September 2025 - 07:01 WIB
Menpan RB Abdullah Azwar Anas
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Gani

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) kian meluas. Setelah menetapkan mantan Mendikbud Nadiem Makarim sebagai tersangka, Kejaksaan Agung kini memeriksa mantan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas sebagai saksi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyebut pemeriksaan dilakukan karena Azwar Anas pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) pada 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar yang bersangkutan hari ini diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Kepala LKPP tahun 2022,” kata Anang kepada wartawan, Rabu (24/9/2025).

Terkait Peran LKPP

Meski tidak merinci materi pemeriksaan, Kejagung menegaskan pemanggilan Azwar Anas berkaitan dengan proses penyidikan kasus pengadaan laptop Chromebook. Saat menjabat di LKPP, Anas memiliki peran strategis dalam kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah, sehingga keterangannya dibutuhkan penyidik.

Kasus ini disebut-sebut berhubungan erat dengan kebijakan penggunaan sistem operasi Chrome OS dalam perangkat TIK pemerintah, yang sebelumnya disepakati melalui pertemuan dengan Google Indonesia.

Nadiem Sudah Jadi Tersangka

Sebelumnya, Kejagung menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka kelima dalam kasus ini pada Kamis (4/9/2025). Ia diduga terlibat sejak awal, mulai dari pertemuan dengan Google hingga penerbitan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021, yang dianggap mengunci penggunaan Chrome OS.

“Telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” kata Anang kala itu.

Dari hasil penyidikan, kerugian negara akibat proyek Chromebook diperkirakan mencapai Rp1,98 triliun. Jumlah pastinya masih menunggu perhitungan resmi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Nadiem dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Lima Tersangka, Penyidikan Belum Berhenti

Selain Nadiem, empat tersangka lain sudah lebih dulu ditetapkan Kejagung. Mereka terdiri dari pejabat Kemendikbud serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam proyek pengadaan.

Meski begitu, Kejagung menegaskan penyidikan belum berhenti. Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru, mengingat nilai proyek yang besar serta indikasi kuat adanya keterlibatan lintas lembaga.

“Penyidikan terus berjalan. Semua pihak yang terkait dengan pengadaan akan diperiksa,” tegas Anang.

Sorotan Publik

Kasus ini menyedot perhatian luas publik lantaran berkaitan dengan dunia pendidikan. Program pengadaan Chromebook awalnya digadang-gadang sebagai terobosan digitalisasi sekolah, namun justru kini dicurigai menjadi ladang korupsi besar.

Sejumlah akademisi menilai, dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proyek pendidikan menunjukkan lemahnya tata kelola dan transparansi anggaran. Jika benar terjadi korupsi, maka dampaknya tidak hanya pada kerugian negara, tetapi juga menghambat akses siswa terhadap sarana pendidikan modern.

Menunggu Babak Baru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan diperiksanya Abdullah Azwar Anas, lingkaran penyidikan kasus Chromebook semakin luas. Publik kini menunggu langkah lanjutan Kejagung, termasuk kemungkinan pemeriksaan pejabat lain yang pernah terlibat dalam proses pengadaan.

Hingga kini, belum ada pernyataan langsung dari Azwar Anas terkait pemeriksaan dirinya sebagai saksi. Kejagung sendiri masih terus mendalami keterangan dan bukti untuk menuntaskan kasus yang disebut sebagai salah satu skandal pendidikan terbesar dalam satu dekade terakhir. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Drawing dijadwalkan berlangsung pukul 01.00 WIB dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi AFC.
Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Ratusan Warga Negara Asing (WNA) ditangkap Bareskrim Polri usai terlibat dalam jaringan internasional judi online yang berpusat di Jakarta Barat.
Prediksi Gaji Megawati Hangestri yang Masuk Radar Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Kehilangan Megatron?

Prediksi Gaji Megawati Hangestri yang Masuk Radar Hyundai Hillstate, Red Sparks Bakal Kehilangan Megatron?

Kabar mengejutkan datang dari jagat voli Korea Selatan. Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi, kini tengah menjadi pusat perhatian menyus
Sehabis Ngobrol Serius dengan Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Bersantai Nikmati Kopi Klotok hingga Belanja Batik

Sehabis Ngobrol Serius dengan Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Bersantai Nikmati Kopi Klotok hingga Belanja Batik

Setelah bertemu Megawati Hangestri di Yogyakarta, pelatih Hillstate Kang Sung-hyung kedapatan belanja pakaian batik sebelum bertolak pulang ke Korea Selatan.
Megawati Hangestri Dapat Red Carpet dari Hyundai Hillstate untuk bermain di Liga Voli Korea Selatan 2026/27?

Megawati Hangestri Dapat Red Carpet dari Hyundai Hillstate untuk bermain di Liga Voli Korea Selatan 2026/27?

Ketertarikan Hyundai Hillstate terhadap Megawati Hangestri bukan muncul tanpa alasan. Dalam dua musim terakhir di Korea Selatan bersama Red Sparks, opposite hitter asal Jember
Gubernur Jabar KDM Siap-siap bakal Buat Pergub, Larang Bangunan Hotel Melebihi Ketinggian Istana Cipanas

Gubernur Jabar KDM Siap-siap bakal Buat Pergub, Larang Bangunan Hotel Melebihi Ketinggian Istana Cipanas

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub) melarang pembangunan gedung dan hotel melampaui Istana Kepresidenan Cipanas.

Trending

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Jam 1 Dini Hari, Suporter Timnas Indonesia Wajib Begadang! Cek Link Live Streaming Gratis

Drawing dijadwalkan berlangsung pukul 01.00 WIB dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi AFC.
Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Terlibat Aktivitas Markas Judi Online di Jakarta Barat, Bareskrim Polri Ungkap Ratusan WNA Miliki Berbagai Peran

Ratusan Warga Negara Asing (WNA) ditangkap Bareskrim Polri usai terlibat dalam jaringan internasional judi online yang berpusat di Jakarta Barat.
Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Selengkapnya

Viral