News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirut PT Wahana Adyawarna Dijemput Paksa KPK, Terseret Kasus Suap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

KPK menangkap Dirut PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah, tersangka pemberi suap eks Sekma MA Hasbi Hasan, setelah berulang kali mangkir dari panggilan.
Kamis, 25 September 2025 - 09:38 WIB
Hasbi Hasan, Sekretaris Mahkamah Agung nonaktif divonis 6 tahun penjara
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi penangkapan terhadap tersangka kasus dugaan suap di lingkungan Mahkamah Agung (MA). Direktur Utama PT Wahana Adyawarna, Menas Erwin Djohansyah (MED), resmi diamankan tim penyidik setelah berulang kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Menas ditangkap pada Rabu (24/9/2025) malam di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten. “Penangkapan dilakukan oleh tim di wilayah BSD,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Budi, langkah tegas ini diambil lantaran Menas tidak kooperatif. Ia tercatat tiga kali mangkir dari panggilan penyidik, yakni pada 28 Juli, 4 Agustus, dan 12 Agustus 2025. “Yang bersangkutan sudah dua kali tidak hadir tanpa alasan, sehingga penyidik melakukan penangkapan,” tegasnya.

Ditangkap di Rumah Keluarga

Kuasa hukum Menas, Elfano Eneilmy, membenarkan kliennya ditangkap di rumah keluarganya. “Untuk detailnya saya belum mendapat keterangan pasti. Informasinya, beliau diamankan di rumah keluarga, antara waktu Magrib hingga Isya,” katanya.

Pantauan awak media menunjukkan Menas tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.41 WIB. Dengan mengenakan jaket biru tua, celana hitam, dan sandal jepit, ia terlihat tenang tanpa borgol di tangannya. Saat ditanya wartawan, Menas hanya mengacungkan jempol tanpa komentar sebelum langsung menuju ruang pemeriksaan.

Elfano menambahkan, ia belum bisa mendampingi kliennya saat itu. “Malam ini saya belum bisa hadir karena masih di luar kota. Besok saya akan mendampingi beliau,” ujarnya.

Kasus Suap Hasbi Hasan

Kasus ini bermula dari perkara suap yang menyeret eks Sekretaris MA, Hasbi Hasan. Dalam putusan pengadilan, Hasbi terbukti menerima suap senilai Rp11,2 miliar serta gratifikasi Rp630 juta terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung. Ia divonis enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Dari pengembangan kasus, KPK juga menjerat sejumlah nama lain, termasuk penyanyi Windy Yunita Bastari atau Windy Idol dan kakaknya, Rinaldo Septariando. Menas sendiri ditetapkan khusus sebagai tersangka pemberi suap.

Sebelumnya, pada 12 Agustus 2024, Menas pernah diperiksa penyidik terkait relasinya dengan Hasbi Hasan. Eks Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menyebut penyidik mendalami komunikasi antara Menas dan Hasbi.

Dalam amar putusan Pengadilan Tipikor, terungkap Menas memberikan berbagai fasilitas kepada Hasbi, termasuk biaya sewa kamar hotel. Kamar di Hotel Novotel Jakarta Cikini dan Fraser Menteng digunakan Hasbi untuk membahas perkara sekaligus urusan pribadi bersama Windy Idol.

“Tujuan pemberian fasilitas kamar oleh Menas adalah untuk pembahasan perkara sekaligus kepentingan pribadi terdakwa,” tulis hakim dalam putusan, Rabu (3/4/2024).

KPK Tegaskan Komitmen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan ditangkapnya Menas, KPK menegaskan komitmen untuk menuntaskan kasus korupsi di tubuh peradilan. Lembaga antirasuah tersebut memastikan setiap pihak yang mencoba menghalangi penyidikan akan ditindak tegas.

Kini, Menas tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Status hukumnya akan segera diumumkan setelah proses penyidikan lanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.
Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri
FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA membuka peluang FIFA ASEAN Cup kembali digelar empat tahun lagi, tetapi masa depan turnamen masih menunggu pembahasan soal kalender bersama AFC.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral