News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan Korban Ungkap Kronologi Aksi Bejat Kiai MR di Bekasi, Pelecehan Terjadi Sejak SD

Kronologi blak-blakan korban bongkar aksi bejat kiai MR di Bekasi. Dua korban ungkap pelecehan sejak kecil hingga laporan ke polisi.
Jumat, 26 September 2025 - 07:15 WIB
Miris! Pemuka Agama di Bekasi Lakukan Aksi Bejat pada Anak Usia Sekolah Dasar
Sumber :
  • Ilustrasi antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang kiai ternama di Bekasi berinisial MR (52) mencuat ke publik dan menjadi sorotan luas.

Dua korban, yakni SA (keponakan) dan ZA (anak angkat), akhirnya berani buka suara secara blak-blakan dalam podcast YouTube dr Richard Lee. Pengakuan keduanya mengungkap kronologi panjang bagaimana sang kiai diduga melakukan aksi bejat bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban Pertama Kali Dilecehkan Sejak SD

Dalam kesaksiannya, SA mengaku tinggal bersama pelaku sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ia mengatakan, pelecehan pertama dialaminya ketika masih kelas 6 SD. Saat itu, pelaku mengajaknya masuk mobil lalu meminta SA melakukan tindakan tak senonoh dengan alasan "sedang gatal".

“Ketika di tengah jalan berhenti, katanya kemaluannya gatal, aku disuruh megang. Setelah itu dia minta aku buat itu sambil nonton film,” ungkap SA dalam pengakuannya, Jumat (26/9).

Menurut SA, perlakuan tak pantas itu terus berulang setiap kali istri pelaku tidak ada di rumah. Peristiwa tersebut membuat SA tumbuh dengan trauma mendalam, namun ia baru berani menceritakannya setelah kasus ini terbuka.

Anak Angkat Ikut Jadi Korban

Tak hanya SA, anak angkat pelaku berinisial ZA juga mengalami nasib serupa. ZA bercerita, pelecehan pertama dialaminya ketika masih duduk di bangku SMP. Saat liburan sekolah dan pulang ke rumah, ia sering jadi sasaran pelaku.

Menurut ZA, tindakan bejat itu terus berulang hingga ia dewasa. Bahkan, pelaku kerap memintanya mengirim video pribadi. Salah satu peristiwa paling mengerikan terjadi ketika ZA terbangun dalam keadaan tanpa busana, sementara pelaku berada di sampingnya.

“Istrinya sempat memergoki, tapi malah aku yang dimarahin. Katanya aku yang menggoda suaminya,” kata ZA. Pada momen itu pula ZA baru mengetahui dirinya hanyalah anak angkat yang dipelihara MR sejak bayi.

Tertekan Hingga Akhirnya Melapor Polisi

Meski pernah dipergoki istrinya, MR disebut tidak berhenti melakukan aksi cabul. Puncaknya terjadi pada 27 Juni 2025. Usai mandi, ZA kembali jadi korban hingga akhirnya memutuskan melarikan diri dan berani melaporkan MR ke pihak kepolisian.

Langkah ZA menjadi titik balik kasus ini. Ia membawa bukti percakapan, rekaman suara, dan dukungan saksi. Keberaniannya juga membuka jalan bagi SA untuk ikut bersuara di depan publik.

Polisi Tetapkan MR Sebagai Tersangka

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra, menyampaikan bahwa MR kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terkait laporan perkara persetubuhan terhadap anak di bawah umur di Babelan, saat ini sudah dalam tahap penyidikan. Kami sudah menggelar perkara dan menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujarnya.

Polisi menegaskan, pasal yang menjerat MR adalah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Publik Desak Proses Hukum Transparan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini memicu kehebohan karena sosok MR dikenal sebagai kiai yang cukup populer di Bekasi. Publik menuntut agar aparat hukum bertindak transparan tanpa pandang bulu. Banyak pihak juga berharap keberanian SA dan ZA menjadi contoh bahwa korban pelecehan tidak boleh diam dan harus berani melawan.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus dengan mengumpulkan barang bukti tambahan serta memeriksa saksi-saksi. Proses hukum MR dipastikan terus berlanjut, dan publik menanti keadilan ditegakkan bagi kedua korban. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral