News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harun Masiku Buron 2 Tahun Lebih, Ini Penjelasan Kadivhubinter Polri

Harun Masiku buron 2 tahun lebih. Dia telah masuk ke dalam daftar buron KPK tepatnya sejak 17 Januari 2020 lalu. Namun hingga kini keberadaannya belum diketahui
Kamis, 21 April 2022 - 17:42 WIB
Kadivhubinter Polri Irjen Pol Johni Asadoma usai memberi kuliah umum di kampus Unika Santo Paulus Ruteng
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Harun Masiku buron 2 tahun lebih. Red Notice atas nama Harun Masiku yang menjadi tersangka oleh KPK, diterbitkan pusat Interpol di Lyon, Prancis sejak 3 Juli 2021.

Red Notice adalah permintaan kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk mencari dan menangkap sementara buronan yang sedang dicari. Maka dipastikan 124 negara anggota Interpol di seluruh dunia memburu eks politisi PDIP itu. Meski Harun Masiku buron 2 tahun lebih, tetapi hingga kini penegak hukum belum dapat menangkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyangkut hal itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Johni Asadoma menegaskan perburuan terhadap tersangka KPK itu melibatkan 124 negara anggota Interpol. 

Dia bilang, keberadaan penyuap bekas Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan yang sudah divonis 7 tahun bui itu hingga kini belum terdeteksi. 

“Harun Masiku masih terus dalam pencarian baik kami kepolisian Indonesia maupun anggota-anggota negara interpol. Ada 124 negara-negara interpol. Red notice sudah diterbitkan oleh interpol pusat di Lyon dan saya yakin semuanya akan memonitor mendeteksi di mana keberadaan Harun Masiku,” kata Irjen Pol Johni Asadoma usai memberi kuliah umum di Kampus Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng, Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (21/4/2022).

Menurut Asadoma, Red Notice yang sudah diterbitkan berdasarkan permintaan KPK otomatis menjadi atensi Interpol di seluruh dunia. Polri lanjutnya terus berkoordinasi dan menunggu kabar dari mitra Interpol di luar negeri.

“Dan kalau diketahui maka setiap negara punya kewajiban untuk melaksanakan red notice interpol tersebut,” imbuhnya.

Harun Masiku pernah dikabarkan berada di Singapura kemudian terdeteksi balik ke Indonesia pada bulan April 2021. Namun kabar tersebut ditepis Asadoma. 

“Sepengetahuan kami tidak ada (kabur ke Singapura) karena kalau ada ada sudah pasti tentu akan diambil tindakan hukum. Jadi tidak ada,” ujar Irjen Pol Johni Asadoma. 

“Keberadaanya sampai saat ini belum terdeteksi. Kalau sudah terdeteksi ya pasti kita sudah koordinasikan dengan negara di mana dia berada atau negara Interpol tersebut wajib ya wajib untuk melaporin kepada kami, kami akan mengambil tindakan hukum,” sambungnya. 

Buronan Lihai Berkamuflase

Disampaikan Irjen Pol Asadoma, pelacakan buronan ke luar negeri sangat njelimet. Namun kapan penangkapan itu terjadi tinggal menunggu waktu.

Adapun NCB (National Central Bureau) Interpol di berbagai negara berkomitmen terus mencari informasi sampai posisi para buron itu terungkap seperti yang terjadi pada penangkapan Maria Pauline Lumowa salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun lewat Letter of Credit (L/C) fiktif yang ditangkap di Serbia tahun 2019 dan dipulangkan ke Indonesia pada Juli 2020.

“Seperti kasusnya Paulin Lumowa. Dideteksi oleh kepolisian Serbia, kepolisian Serbia menginformasikan kepada kami interpol kemudian kami dengan instansi terkait melakukan penjemputan di sana,” tuturnya.

Dikatakan Irjen Pol Johni Asadoma bahwa Harun Masiku maupun buron lainnya memiliki trik berkamuflase tingkat tinggi.

“Ya mencari orang itu kan gampang-gampang sulit kadang-kadang gampang ditangkap, kadang-kadang sulit, sangat tergantung daripada keahlian yang bersangkutan juga untuk mengkamuflase keberadaannya," ujarnya.
 
Selain Masiku, sebut Asadoma, ada 5 buronan asal Indonesia yang sedang diuber Interpol.

“Ada beberapa yang masih kita cari terus ya, selain Harun Masiku. Saya tidak hafal semuanya tapi ya sekitar 4 sampai 5 orang,” tuturnya.

Tepis Dugaan Masiku Dilindungi 

Tidak sedikit pihak termasuk Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai itu waktu yang sangat lama untuk seorang buronan tidak kunjung ditangkap memunculkan spekulasi jangan-jangan sengaja dilindungi oleh kekuatan tertentu sebab jika Harun Masiku tertangkap bisa jadi kemudian melibas elite PDIP bahkan institusi penegak hukum termasuk KPK dan Polri. 

“Itu hoax, itu hoax ya. Orang kalau sudah lari ke luar negeri itu memang tingkat kesulitannya itu tinggi. Kalau tidak ada kerja sama dengan negara tempat dia berada. Paul Zhang saja kita setengah mati nyari dia kemudian Pauline Lumowa itu berapa tahun, 17 tahun baru kita bisa tangkap. Namanya mencari itu bukan sesuatu yang mudah perlu waktu perlu ketekunan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga mengatakan, perburuan para buronan yang lari keluar negeri tidak mengenal batas waktu. Intinya kata dia, sampai mereka ditangkap. 

“Enggak ada (batas waktu), sampai ketangkap itu enggak ada target waktu. Kita mau lebih cepat, lebih baik. Tapi situasi di lapangan kan tentu mempunyai kendala-kendala sendiri sehingga kita harus sabar monitor cari tahu keberadaan yang bersangkutan,” pungkasnya. (jku/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral