GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Mencengangkan Menkeu Purbaya Terhadap Anggaran Rumah Subsidi, Bakal Ditarik Bila Terjadi Ini

Belakangan ini mencuat soal ancaman mencengangkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa terhadap anggaran rumah subsidi. Bahkan, ancaman itu menyedot perhatian publik.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:11 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini mencuat soal ancaman mencengangkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa terhadap anggaran rumah subsidi. Bahkan, ancaman itu menyedot perhatian publik.

Di mana Purbaya mengancam akan menarik dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) jika penyerapannya tidak optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, adapun dana ini digunakan untuk menyubsidi pembangunan rumah masyarakat.

Selain itu, Menkue Purbaya katakan bila penyerapannya tidak optimal, maka dana subsidi rumah itu akan digunakan untuk program lainnya yang dinilai dapat mendongkrak ekonomi.

"(Jika dana FLPP tidak terserap), uangnya akan kami ambil," ucapnya usai akad masal perumahan di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/9/2025).

"(Penarikan dana) supaya perputaran uang bisa lebih cepat memberikan dampak ekonomi," sambungnya.

Di sisi lain, ia juga jelaskan,  langkah ini telah disampaikan ke Menteri Permuahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Meski ada ancaman darinya, Purbaya optimis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mampu melakukan penyerapan dana subsidi rumah.

"Saya yakin Menteri Perumahan akan mempercepat realisasi, karena mereka tahu jika uangnya tidak terpakai, akan saya tarik dan didistribusikan ke program lain yang sudah siap," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, kuota pembayaran rumah subsidi dengan skema FLPP resmi dinaikkan oleh pemerintah.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Republik Indonesia Nomor 235 Tahun 2025 Tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2025.

Dalam aturan itu, target kuota FLPP ditambah sebanyak 130 ribu. Sehingga dari yang semula sebesar 220 ribu, menjadi 350 ribu unit rumah.

"Sebagai bentuk dukungan Pemerintah pada sektor perumahan untuk kebutuhan penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, perlu penambahan target program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan pada tahun 2025 sebesar 130.000 (seratus tiga puluh ribu) unit rumah, yang semula 220.000 (dua ratus dua puluh ribu) unit rumah menjadi 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu) unit rumah," tulis beleid itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan lampiran yang tertera dalam KMK ini, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 35,2 triliun untuk program FLPP.

KPR FLPP merupakan skema yang disiapkan pemerintah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta pekerja sektor formal dan informal yang belum memiliki rumah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Omongan Jujur Maarten Paes soal Timnas Indonesia: Sebanding dengan Argentina

Omongan Jujur Maarten Paes soal Timnas Indonesia: Sebanding dengan Argentina

Siapa sangka, Timnas Indonesia disamakan seperti Argentina oleh Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia tersebut begitu terpukau dengan semangat suporter.
Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 204

Kapolri Ajak Buruh Bersatu Wujudkan Indonesia Emas 204

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh untuk memperkuat persatuan dan soliditas bersama pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi nasional.
Program Agrosolution Jadi Strategi Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Program Agrosolution Jadi Strategi Pupuk Kaltim Dukung Ketahanan Pangan

Program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui berbagai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan petani.
Pramono Anung Dorong Modernisasi Dodol Betawi

Pramono Anung Dorong Modernisasi Dodol Betawi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong modernisasi dodol betawi Nyak Mai dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya.
ABKI dan ASMA Teken Kerja Sama, Buka Peluang Kerja Tenaga Profesional Indonesia di Arab Saudi

ABKI dan ASMA Teken Kerja Sama, Buka Peluang Kerja Tenaga Profesional Indonesia di Arab Saudi

Penandatangan MOU  ABKI dan ASMA oleh Ketua Umum ABKI Drs.Habib Mohsein Badegel, SH., M.SC  dan pendiri sekaligus Direktur ASMA, Ayman Amin Mohammed Saleh Sajin. 
Pemerintah Kucurkan Bantuan Segini untuk Korban Bencana di Pidie Jaya, Tito Karnavian Tegaskan Pemulihan Terus Dipercepat

Pemerintah Kucurkan Bantuan Segini untuk Korban Bencana di Pidie Jaya, Tito Karnavian Tegaskan Pemulihan Terus Dipercepat

Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT