News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Spekix 2025 Dibuka, Tunjukkan Anak Berkebutuhan Khusus Bisa Berdaya dan Berkontribusi

SPEKIX 2025 menjadi wadah pembelajaran dan aksi nyata bagi keluarga, profesional, dan masyarakat luas untuk menghadirkan ruang inklusi yang lebih adil.
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 15:13 WIB
SPEKIX 2025 Resmi Dibuka, Anak Berkebutuhan Khusus Unjuk Kreativitas
Sumber :
  • tvOnenews/Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Special Kids Expo (Spekix) 2025 dengan tema One Community in Harmony, resmi dibuka selama dua hari pada 4-5 Oktober 2025, di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat.

Cofounder Drisana Center & Wakil Ketua Pelaksana SPEKIX 2025, Zavnura Pingkan mengatakan bahwa Spekix hadir untuk menunjukkan anak berkebutuhan khusus bisa berdaya dan berkontribusi jika diberi peluang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Profound autism adalah realitas yang harus kita hadapi bersama. SPEKIX hadir untuk menunjukkan bahwa keluarga tidak berjalan sendiri. Tahun ini dengan Career Inclusion, kami ingin tunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus bisa berdaya dan berkontribusi jika diberi peluang," kata Zavnura, dalam keterangannya, Sabtu (4/10/2025).

Lebih dari sekadar expo, SPEKIX 2025 menjadi wadah pembelajaran dan aksi nyata bagi keluarga, profesional, dan masyarakat luas untuk menghadirkan ruang inklusi yang lebih adil.

Salah satu sorotan utama SPEKIX 2025 adalah isu Profound Autism. Menurut Lancet Commission (2021), sekitar 30 persen individu dengan spektrum autisme tergolong profound autism. Mereka membutuhkan dukungan intensif sepanjang hidupnya dalam aspek komunikasi, mobilitas, hingga perawatan diri. 

Data CDC menunjukkan hampir 27 persen anak ASD berada dalam kategori ini. Di Indonesia, tantangan semakin besar karena keterbatasan tenaga ahli dan akses terapi yang masih rendah.

Fenomena profound autism kini juga semakin banyak dibicarakan di Amerika dan dunia, menyoroti urgensi pendekatan multidisipliner dan berbasis komunitas. Hal inilah yang menjadi dasar keterlibatan Drisana Center sebagai program collaborator utama SPEKIX 2025.

Sejak berdiri pada 2019, Drisana Center telah menjadi pusat tumbuh kembang dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus. Di SPEKIX 2025, Drisana berperan merancang tema besar dan kurasi 28 seminar dan workshop multidisipliner dengan menghadirkan praktisi klinis, akademisi, pendidik, komunitas, hingga profesional dunia usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan SPEKIX Asa Indonesia, Zarrabida Ibnusirad menegaskan bahwa melalui SPEKIX ingin membuka ruang dialog lintas disiplin.

"Kami paham betapa pentingnya pendekatan yang komprehensit dan kolaboratif. Melalui SPEKIX, kami ingin membuka ruang dialog nyata lintas disiplin agar tidak hanya anak yang tumbuh, tetapi juga ekosistem yang mendukung mereka," ujar Zarrabida.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral