News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Spekix Tahun 2025, Kementerian PPPA Berikan Peluang Kerja 2 Persen Bagi Penyandang Disabilitas

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan mengungkapkan bahwa kementerian memberikan peluang kerja sebesar 2 persen untuk para penyandang disabilitas.
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:40 WIB
Spekix Tahun 2025, Kementerian PPPA Berikan Peluang Kerja 2 Persen Bagi Penyandang Disabilitas
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan mengungkapkan bahwa kementerian memberikan peluang kerja sebesar 2 persen untuk para penyandang disabilitas.

Hal ini dinyatakan dirinya saat membuka acara Special Kids Expo (Spekix) 2025 dengan tema One Community in Harmoni di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah sebenarnya memberikan peluang kepada pemberi kerja, peluang kerja kepada perusahaan. Tentu di Kementerian juga 2 persen untuk memberikan wadah kepada para penyandang disability yang sudah tentu punya kompetensi,” kata Veronica, dalam sambutannya, Sabtu (4/10/2025).

Namun menurut Veronica hal ini masih terdapat permasalahan terkait demand dan supply. Ketika pihaknya mengumpulkan perusahaan, mereka menanyakan soal keberadaan anak-anak disabilitas ini.

“Tapi balik lagi, ini adalah demand dan supply. Ketika kami mengumpulkan coba perusahaan-perusahaan bagaimana bisa mengakomodasi para pekerja penyandang disability. Mereka selalu mengatakan, kita mau membuka peluang tapi dimana orangnya, dimana anak-anak atau yang memang sudah berkompetensi ada dimana,” ucap Veronica.

Kemudian Veronica menyebutkan bahwa dalam mengatasi permasalahan ini, institusi sekolah telah memiliki peran untuk melatih anak berkebutuhan khusus.

“Ketika kami hadir, ada juga yang datang kepada kami institusi-institusi sekolah seperti sekolah inklusif ini yang memang sudah melatih anak autism. Jadi anak autism itu beda sekali dengan yang berkebutuhan khusus. Ada yang fisik, autism itu benar-benar kita harus memberikan kriteria, kriteria melatih mereka sesuai, sesuai kapasitas masing-masing,” tutur Veronica.

Selain itu Veronica menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga telah membangun sekolah rakyat yang diperuntukkan anak-anak yang benar-benar butuh untuk bersekolah, yang miskin sekali.

“Dan ketika kami hadir di Sentra, ini juga balik lagi urusan antara pelatihan yang ada dengan kadang-kadang anak-anak berkebutuhan itu. Ketika mereka harus hadir, mereka harus ada pendamping. Autism juga harus ada ekstra pendamping,” jelas Veronica.

“Makanya keakhirannya ini menjadi eksklusif. Akhirnya hanya menjadi anak-anak berkebutuhan khusus kalau yang mampu, yang sanggup. Karena masuk sekolah pun harus ada pendampingnya,” sambungnya.

Untuk diketahui, Acara Special Kids Expo (Spekix) 2025 dengan tema One Community in Harmoni resmi dibuka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada 4-5 Oktober 2025, di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum SERUNI, Tri Tito Karnavian. Turut hadir juga Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA), Veronica Tan hingga Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas A.M Djiwandono.

“Dengan penuh rasa syukur dan harapan, saya nyatakan, Special Kids Expo 2025 resmi dibuka,” kata Tri Tito, di JICC, Sabtu (4/10/2025).

Lebih lanjut Tri mengungkapkan bahwa tema yang diangkat ini merupakan sebuah perayaan keberanian, kreativitas, dan ketangguhan anak-anak serta sahabat-sahabat kita yang istimewa. 

“Hari ini tidak hanya kita merayakan kemampuan, kita merayakan musik yang lahir dari perbedaan, karya yang tumbuh dan konsistensi, dan mimpi yang menyala karena dukungan bersama. Di panggung ini tidak ada batas yang ada adalah penemuan bersama dalam label talenta,” jelas Tri Tito.

Kemudian Tri Tito menyampaikan tiga semangat besar dalam hidup yaitu wujudkan kota, sekolah, layanan, dan transportasi yang ramah untuk semua akses setara bukan keistimewaan. Itu standar baru ketika ruang menyambut potensi pun tumbuh tanpa ragu.

“Dua, layanan yang menguatkan dari deteksi dini, terapi yang tepat, hingga teknologi asistif semuanya hadir untuk menemani perjalanan belajar dan tumbuh kembang yang menyenangkan. Guru, terapis, dan tenaga kesehatan adalah tim kepercayaan yang membantu keluarga melangkah dengan yakin,” tutur Tri Tito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya Tri Tito menyampaikan pesan kesempatan yang bermakna, maksudnya yaitu buka jalur keterampilan, magang, kewirausahaan, dan kerja yang inklusif. 

“Dunia usaha, mari menjadi panggung tempat talenta bertemu. Kesempatan, bukan nanti, tetapi sekarang,” terangnya. (ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pria Tewas Dikeroyok Massa Diduga Maling Ayam Disorot Hasto, Singgung Keadilan untuk Rakyat

Kasus Pria Tewas Dikeroyok Massa Diduga Maling Ayam Disorot Hasto, Singgung Keadilan untuk Rakyat

Seorang pria di Bali tewas usai dikeroyok massa setelah diduga mencuri seekor ayam milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kabupaten Tabanan.
John Herdman Kena Koreksi Media Vietnam, Ucapan soal Naturalisasi Dinilai Salah Data

John Herdman Kena Koreksi Media Vietnam, Ucapan soal Naturalisasi Dinilai Salah Data

John Herdman mendapat koreksi dari media Vietnam usai dinilai salah sebut jumlah pemain naturalisasi Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026. Simak selengkapnya.
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PNM Hadirkan Dampak Berantai bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir

Peringati Hari Mangrove Sedunia, PNM Hadirkan Dampak Berantai bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir

Memperingati Hari Mangrove Sedunia, PNM menggandeng pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaan untuk menanam 22 ribu pohon mangrove.
Marselino Ferdinan Jalan Terpincang-pincang Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Absen di Official Training Piala AFF

Marselino Ferdinan Jalan Terpincang-pincang Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Absen di Official Training Piala AFF

Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga perdana dalam gelaran Piala AFF 2026. Tampil di laga pekan kedua Grup A, duel kontra Kamboja rencananya bergulir pada Senin (27/7/2026) malam WIB di Stadion Gelora Pakansari, Bogor.
Kronologi Tewasnya Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Polisi Dalami Kabar Hubungannya dengan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kronologi Tewasnya Sutrimo dengan Mulut Berbusa, Polisi Dalami Kabar Hubungannya dengan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Polisi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, Sutrimo ditemukan tergeletak di halaman sebuah klinik di Kebayoran Baru, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Kondisi Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Mulut Sutrimo Berbusa dan Sempat Telepon Kerabat

Kondisi Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Mulut Sutrimo Berbusa dan Sempat Telepon Kerabat

Kondisi tewasnya diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, Sutrimo kini menjadi pertanyaan sebagian publik

Trending

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Selengkapnya

Viral