News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bernadya Bikin Penonton Baper di Synchronize Fest 2025, Tutup Sore dengan “Apa Mungkin” yang Bikin Suasana Adem

Bernadya tampil anggun di panggung District Synchronize Fest 2025, bawakan deretan lagu sendu termasuk “Kita Kubur Sampai Mati” hingga “Apa Mungkin”, bikin penonton ikut larut.
Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:20 WIB
Bernadya Bikin Penonton Baper di Synchronize Fest 2025, Tutup Sore dengan “Apa Mungkin” yang Bikin Suasana Adem
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Jakarta,tvOnenews.com – Penyanyi muda dengan suara lembut dan lirik penuh perasaan, Bernadya, sukses mencuri perhatian di hari terakhir Synchronize Fest 2025, Minggu (5/10/2025). Tampil di District Stage JIExpo Kemayoran, Bernadya menghadirkan suasana adem di tengah hiruk pikuk festival musik multi-genre terbesar di Indonesia itu.

Dengan balutan dress hitam sederhana dan rambut sebahu, Bernadya memulai penampilannya di sore hari yang hangat. Ia langsung membuka dengan beberapa lagu mellow khasnya, termasuk hit populer “Kita Kubur Sampai Mati” yang sontak membuat penonton bernyanyi bersama. Suara khasnya yang lembut berpadu dengan aransemen band yang minimalis membuat atmosfer panggung terasa intim dan emosional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita Cinta dan Luka yang Mengena

Usai lagu pembuka, Bernadya memperkenalkan sebuah lagu yang ia sebut terinspirasi dari kisah seseorang yang rela berubah demi kekasih, namun justru ditinggalkan. “Lagu ini buat kalian yang pernah dianggap berlebihan padahal cuma terlalu sayang,” ucapnya yang langsung disambut sorak dan tepuk tangan penonton.

Lewat nada-nada lirih dan lirik yang jujur, penonton tampak hanyut dan ikut bersenandung. Beberapa di antara mereka terlihat menutup mata, menikmati tiap bait lagu yang seolah mewakili perasaan mereka sendiri.

Penampilan Bernadya sore itu benar-benar jadi oase di tengah panasnya suasana festival. Lagu-lagunya yang bertema cinta, kehilangan, dan penerimaan menjadi jeda emosional yang pas di antara aksi musisi-musisi dengan tempo cepat.

Penutup yang Penuh Haru

Sebagai penutup, Bernadya memilih lagu andalan “Apa Mungkin”, salah satu karya yang melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Saat intro lagu dimainkan, penonton langsung bersorak pelan, seolah tahu bahwa momen itu akan menjadi penutup yang manis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terima kasih sudah bernyanyi bersama. Ini lagu terakhir dari aku,” kata Bernadya dengan senyum kecil, sebelum melantunkan bait pembuka dengan nada lirih. Di akhir lagu, District Stage dipenuhi tepuk tangan panjang dan sorakan penonton yang enggan berpisah.

Penampilan Bernadya pun menjadi salah satu momen paling mengesankan di hari ketiga Synchronize Fest 2025 — membuktikan bahwa kekuatan musik tidak selalu datang dari dentuman keras, tapi juga dari suara lembut yang mampu menyentuh hati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral