GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepi, Muram, dan Menunggu: Potret Pedagang JPM Tanah Abang di Tengah Lesunya Pembeli

Udara hangat bercampur aroma kain baru menusuk penciuman, namun suasananya jauh dari hiruk pikuk pasar yang dulu menjadi nadi ekonomi rakyat kecil.
Senin, 6 Oktober 2025 - 14:21 WIB
Situasi terkini di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang. Para pedagang tampak mulai membuka kembali kios mereka usai melaksanakan aksi demonstrasi. Jakarta, Senin (06/10/2025)
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com — Siang itu, terik matahari menelisik dari balik teralis Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/10/2025).

Udara hangat bercampur aroma kain baru menusuk penciuman, namun suasananya jauh dari hiruk pikuk pasar yang dulu menjadi nadi ekonomi rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, JPM Tanah Abang lebih mirip lorong panjang yang sunyi — hanya dilalui orang-orang yang terburu-buru menuju Stasiun Tanah Abang, tanpa sedikit pun menoleh ke kios-kios di kiri-kanan mereka.

Dari ratusan kios berukuran 1,5x1,5 meter di sepanjang jembatan itu, banyak yang tutup. Pintu-pintu lipat berdebu, beberapa ditempeli kertas bertuliskan “tutup”. Di antara yang masih bertahan, tampak wajah-wajah pedagang yang muram, duduk di kursi plastik, memandangi arus manusia yang lewat tanpa berhenti.

“Dulu ramai sekali, apalagi waktu awal buka. Sekarang, sehari kadang cuma satu-dua yang beli,” tutur Ibu Sari (56), pedagang pakaian yang sudah tiga tahun berjualan di JPM, dengan nada lirih.

Di hadapannya, gamis dan hijab bersinar di bawah lampu LED kecil, tapi tak ada satu pun tangan yang meraihnya.

Beberapa pedagang lain memilih berkumpul di sudut jembatan, berbagi cerita untuk mengusir bosan. Tawa mereka terdengar hambar, menandakan lebih banyak keputusasaan ketimbang kegembiraan.

Di sisi lain, seorang pria paruh baya tampak tertidur di kursi panjang, topinya menutupi wajah. “Daripada bengong, mending tidur. Pembeli juga belum tentu datang,” gumam Hari (61) singkat.

Kondisi ini sudah berlangsung lama. Sejak pandemi dan relokasi besar-besaran, arus pengunjung ke JPM tak pernah benar-benar pulih.

Padahal, infrastruktur sepanjang 386 meter itu dibangun dengan harapan menjadi simpul ekonomi baru yang menghubungkan Stasiun Tanah Abang dan kawasan pasar di sekitarnya.

Kini, fungsi JPM lebih banyak sebagai jalur penyeberangan. Orang datang dan pergi, menenteng tas belanja dari blok lain, tanpa singgah.

Para pedagang hanya bisa menatap punggung-punggung yang berlalu — berharap suatu hari ada yang berhenti, bertanya harga, atau sekadar tersenyum.

“Kadang saya cuma pengin ada yang nyapa, biar rasanya masih kayak jualan,” kata Wawan, penjual kaus yang kiosnya berhadapan dengan tangga menuju stasiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Matahari kian terik bersinar. Suara pengumuman kereta dari kejauhan menggema, menandakan hiruk pikuk penumpang sedang berlangsung. Arus pejalan kaki makin padat, tapi tetap saja: tak ada yang berhenti.

Di JPM Tanah Abang, para pedagang terus menunggu—entah pembeli, entah keajaiban—
di tengah lorong panjang yang kini kian kehilangan denyut hidupnya. (agr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral