GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelantikan Pengurus Baru, Momentum Penguatan Profesi Kurator dan Pengurus Demi Ekonomi Hukum yang Tangguh

AKPI lantik pengurus baru 2025–2028, tegaskan peran strategis profesi kurator dan pengurus dalam memperkuat hukum serta ekonomi nasional.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:27 WIB
Ilustrasi palu hakim
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Profesi kurator dan pengurus memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas hukum dan ekonomi nasional, terutama dalam penanganan perkara kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Mereka bukan hanya bagian dari proses hukum, tetapi juga garda depan dalam memastikan mekanisme restrukturisasi usaha berjalan dengan adil, transparan, dan efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai mitra pemerintah, para profesional di bidang kepailitan dan PKPU turut memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem hukum Indonesia.

Melalui keahlian dan integritas, mereka menjadi penyeimbang antara kepentingan dunia usaha, kreditur, dan masyarakat. Sejak akhir 1990-an, peran ini kian strategis di tengah dinamika ekonomi global yang menuntut sistem hukum yang adaptif dan berkeadilan.

Organisasi profesi yang menaungi para kurator dan pengurus di Indonesia juga berperan penting dalam pembinaan, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi.

Sejak berdiri pada 1998, wadah ini telah melahirkan ribuan profesional kompeten yang turut berkontribusi dalam menegakkan hukum ekonomi nasional. Komitmen untuk memperkuat integritas dan profesionalisme menjadi fondasi utama agar profesi ini tetap dipercaya publik dan dunia usaha.

AKPI Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2028

Jakarta, 6 Oktober 2025 – Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) resmi melantik jajaran pengurus pusat periode 2025–2028 di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta. Mengusung tema besar “Nusantara” dengan tajuk “AKPI Maju untuk Indonesia”, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran profesi kurator dan pengurus di era ekonomi modern.

Ketua Panitia Pelantikan, Riesky Indrawan, S.H., M.H., menyatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata komitmen profesi terhadap pembangunan nasional.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ini komitmen dalam membesarkan profesi kurator yang relevan dengan kebutuhan saat ini. AKPI harus menjadi mitra pembangunan hukum dan ekonomi nasional,” ujar Riesky.

Sebanyak 363 pengurus dilantik, mencakup 3 dewan dan 15 bidang pengurus pusat. Dr. Jimmy Simanjuntak, S.H., M.H. ditetapkan sebagai Ketua Umum AKPI Periode 2025–2028, didampingi Dr. Resha Agriansyah, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jenderal dan Daniel Alfredo, S.H., M.H., CLA., CLI., AAIArb. sebagai Ketua Harian.

Apresiasi Pemerintah: AKPI Mitra Strategis Penegakan Hukum

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., turut hadir dalam acara pelantikan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran AKPI dalam menjaga kepercayaan dunia usaha terhadap sistem hukum Indonesia.

“AKPI adalah ujung tombak pelaksanaan UU Kepailitan. Kepengurusan ini amat strategis untuk menjaga ekosistem bisnis di Indonesia. AKPI harus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga iklim usaha yang sehat dan berintegritas,” ujarnya.

Transformasi Profesi Menuju Era Baru Kepailitan

Dalam pidato perdananya, Ketua Umum AKPI Dr. Jimmy Simanjuntak menegaskan bahwa organisasi akan terus bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman.

“AKPI harus mengubah persepsi masyarakat bahwa kepailitan bukan akhir dari usaha, melainkan solusi untuk bangkit kembali. Kurator dan pengurus harus menjadi duta yang mengedukasi hal tersebut,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa AKPI menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan hukum ekonomi modern, tanpa kehilangan nilai integritas dan profesionalisme yang telah menjadi ciri khasnya.

Pelantikan ini menandai awal baru bagi AKPI untuk memperkuat sinergi antara dunia hukum, bisnis, dan pemerintah. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, organisasi ini diharapkan mampu terus menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan dinamika ekonomi, demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berkeadilan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Target tersebut membutuhkan proses pembinaan jangka panjang yang dimulai sejak kelompok usia dini.
Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Pembinaan atlet usia dini menjadi fondasi utama dalam sistem Long Term Athlete Development (LTAD) yang saat ini dijalankan Federasi Akuatik Indonesia.
Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan, KTP-el tetap menjadi identitas kependudukan resmi yang digunakan dalam berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan publik.
Hercules Blak-blakan di HUT GRIB Jaya: Pernah Ditawari Rp500 Miliar agar Tinggalkan Prabowo

Hercules Blak-blakan di HUT GRIB Jaya: Pernah Ditawari Rp500 Miliar agar Tinggalkan Prabowo

Hercules mengaku pernah ditawari Rp500 miliar agar berhenti mendukung Prabowo Subianto saat pidato di HUT ke-15 GRIB Jaya di GBK Jakarta.
Danantara Belum All In di GOTO, Pandu Sjahrir Sebut Masih Tunggu Game Plan

Danantara Belum All In di GOTO, Pandu Sjahrir Sebut Masih Tunggu Game Plan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memberi sinyal belum akan agresif menambah kepemilikan saham di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk meski
Detik-detik Bea Cukai Bekuk Pria India Pakai Popok Isi Butiran Emas Rp700 Juta di Bandara Soetta

Detik-detik Bea Cukai Bekuk Pria India Pakai Popok Isi Butiran Emas Rp700 Juta di Bandara Soetta

Mencuat kabar yang mengejutkan warganet di media sosial, terkait detik-detik Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta bekuk pria asal India pakai popok isi butiran emas

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral