GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Makan Bergizi Gratis Bukti Komitmen Presiden Prabowo Bangun Generasi Indonesia

Guru Besar UNJ Prof. Abdul Haris sebut Program Makan Bergizi Gratis bukti komitmen Presiden Prabowo bangun generasi sehat dan cerdas, minta jangan dipolitisasi.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:38 WIB
Ilustrasi siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta (FISH UNJ), Prof. Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan cerdas. Ia menilai program tersebut harus mendapat dukungan penuh dari masyarakat, bukan justru dikerdilkan oleh isu sesaat.

“MBG memiliki tujuan yang sangat mulia, memberikan anak-anak Indonesia makanan bergizi dan sehat. Program pemerintah ini harus kita dukung bersama. Jika ada kasus keracunan, itu bukan berarti program ini dibubarkan, tetapi dievaluasi untuk perbaikan,” ujar Prof. Haris kepada wartawan, Selasa (7/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evaluasi Lebih Penting dari Kritik Tajam

Menurut Prof. Haris, keberhasilan MBG sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak, mulai dari ahli gizi, akademisi, tenaga kesehatan, hingga pengawas lapangan, agar standar keamanan pangan dan distribusi makanan berjalan baik.

“Perlu melibatkan berbagai pihak yang berkompeten agar MBG benar-benar terlaksana dengan baik. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi kasus keracunan yang menodai niat baik pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan, setiap program besar pasti menghadapi tantangan di awal pelaksanaannya. Namun, hal tersebut harus dijadikan bahan evaluasi, bukan alasan pembatalan.

Fokus pada Anak di Daerah 3T

Guru besar asal Maluku ini juga menyoroti pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat MBG, terutama bagi anak-anak di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang selama ini rentan kekurangan gizi.

“Pemberian MBG harus tepat sasaran. Anak-anak di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal sangat membutuhkan program seperti ini. Kehadiran MBG menjadi harapan nyata bagi mereka,” tegas Prof. Haris.

Menurutnya, MBG bukan hanya soal makan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukti Komitmen Pemerintah

Prof. Haris juga mengapresiasi respon cepat Presiden Prabowo Subianto yang segera memanggil jajaran menteri terkait dan menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkuat tata kelola MBG setelah muncul beberapa kasus teknis di lapangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Immanuel Ebenezer 'Geram' Eks Menag Gus Yaqut Keluar Tahanan KPK

Istri Immanuel Ebenezer 'Geram' Eks Menag Gus Yaqut Keluar Tahanan KPK

Kabar mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang tidak ada di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menjadi sorotan.
Airlangga Yakin Efek Ramadan-Lebaran Dongkrak Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen, Peningkatan Konsumsi Jadi Penggerak

Airlangga Yakin Efek Ramadan-Lebaran Dongkrak Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen, Peningkatan Konsumsi Jadi Penggerak

Menko Airlangga menyampaikan pemerintah yakin daya beli masyarakat dan lonjakan konsumsi selama Ramadan serta Lebaran mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool Vs PSG: Steven Gerrard Tak Jagokan The Reds Juara Liga Champions

Liverpool akan bersua Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final Liga Champions. Kenapa Steven Gerrard tidak menjagokan The Reds juara?
Jay Idzes Dikepung Wabah Menular di Italia, hingga Media Bulgaria Tak Habis Pikir Jelang Lawan Timnas Indonesia

Jay Idzes Dikepung Wabah Menular di Italia, hingga Media Bulgaria Tak Habis Pikir Jelang Lawan Timnas Indonesia

Tiga kabar panas mengiringi perkembangan Timnas Indonesia, dari performa pemain di Eropa hingga situasi calon lawan di FIFA Series 2026. Berikut rangkumannya.
Hadiri Open House di Balai Kota Jakarta, Warga Akui Tak Dapat Sampaikan Aspirasi ke Pramono Anung

Hadiri Open House di Balai Kota Jakarta, Warga Akui Tak Dapat Sampaikan Aspirasi ke Pramono Anung

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar open house atau kegiatan halal bihalal dengan masyarakat umum di Balai Kota Jakarta pada momen perayaan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 tepatnya Sabtu (21/3/2026).
Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa bahas soal keputusan John Herdman yang mencoret 17 nama dari Timnas Indonesia sehingga kini tersisa 24 pemain yang akan bermain di FIFA Series 2026.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Dean James gegerkan Eredivisie usai NAC Breda minta laga diulang karena dugaan masalah paspor dan izin kerja pemain Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT