Runtuh sampai Menelan 171 Korban, Ponpes Al Khoziny Buduran Ternyata Sudah Berdiri Satu Abad Lebih
- dok.kolase tvonenews.com/istimewa-tvonenews
Jakarta, tvOnenews.com- Ponpes Al Khoziny Buduran tengan menjadi sorotan publik dan viral di Medsos karena baru saja salah satu gedungnya rubuh.
Pondok pesantren atau Ponpes Al Khoziny diberitakan telah menelan korban sebanyak 67 orang. Hal ini jadi mempertanyakan, seperti apa kualitas bangunan 4 lantai yang ambruk tersebut.

- dok.kolase tvonenews.com/istimewa-tvonenews
Selama sembilan hari sudah pencarian intensif dilakukan oleh Basarnas. Ponpes Al Khoziny ini sudah ada sejak lama loh.
Hasilnya, sebanyak 171 korban berhasil dievakuasi, terdiri dari 104 orang selamat dan 67 orang meninggal dunia, termasuk delapan potongan tubuh yang ditemukan terpisah.

- Tangkapan layar tvOne
“Penyisiran kembali kami lakukan hari ini, sekali lagi di area yang sudah rata dengan tanah. Harapan kami tidak ada lagi korban yang tertinggal,” ujar Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (7/10).
Sejarah Ponpes Al Khoziny
Ternyata Pesantren Al Khoziny sudah berdiri di antara tahun 1920-an. Hal ini sebagaiman mengutip dari laman NU Online.
Maka tak heran begitu banyak muridnya dan dikenal serta dipercayai di Indonesia.
Terlebih sudah banyak ahli agama pernah menimba ilmu di sana. Sejauh ini tercatat, seperti KH M Hasyim Asy’ari (Tebuireng, Jombang), KH Nasir (Bangkalan), KH Abd Wahab Hasbullah (Tambakberas, Jombang), KH Umar (Jember), KH Nawawi (Pendiri Pesantren Ma'had Arriyadl Ringin Agung Kediri), KH Usman Al Ishaqi (Alfitrah Kedinding, Surabaya), KH Abdul Majid (Bata-bata Pamekasan), KH Dimyati (Banten), KH Ali Mas’ud (Sidoarjo), KH As’ad Syamsul Arifin (Situbondo), dan masih banyak yang lainnya.
Ponpes Al Khonizy ini terletak di Jalan KHR Moh Abbas I/18, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo ini, menjadi salah satu pesantren tertua di Jawa Timur.
Juga populer, nama Pesantren ini diambil dari nama pendirinya yaitu KH Raden Khozin Khoiruddin lebih dikenal sebagai Pesantren Buduran karena terletak di Desa Buduran.
Load more