News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Alumni Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Ceritakan Perjalanan Pondok Pesantren yang Berdiri Seabad: Ngecor itu...

Alumni Ponpes Al Khoziny, Wahid membagikan kesaksian mengenai perjalanan pondok pesantren di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur itu, terutama hukuman santri ngecor.
Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:57 WIB
Alumni Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Wahid
Sumber :
  • tvOneNews

Sidoarjo, tvOnenews.com - Alumni Ponpes Al Khoziny, Wahid membagikan kesaksian mengenai perjalanan pondok pesantren di Sidoarjo itu.

Wahid menceritakan Ponpes Al Khoziny didirikan sekitar tahun 1927, lokasinya di Buduran, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun sosok yang mendirikan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, yakni KH Raden Khozin Khoiruddin biasa disebut Kiai Khozin.

"Malah 2026 ini menjelang satu abad lembaga Pesantren Al Khoziny," kata Wahid saat diwawancarai Tim tvOne di Sidoarjo, Jawa Timur dikutip, Rabu (8/10/2025).

Wahid tidak sekadar sebagai alumni, ia juga menjadi orang tua santri korban ambruknya Ponpes Al Khoziny pada 29 September 2025.

Gambar udara kondisi pengangkatan puing-puing bangunan tiga lantai Ponpes Al Khoziny yang runtuh menggunakan alat berat di Sidoarjo, Senin (6/10).
Gambar udara kondisi pengangkatan puing-puing bangunan tiga lantai Ponpes Al Khoziny yang runtuh menggunakan alat berat di Sidoarjo, Senin (6/10).
Sumber :
  • Antara

 

Sebagai alumni, Wahid menginginkan anak dan cucu mengenyam pendidikan di pondok pesantren tersebut.

"Anak saya namanya Hasani, kemudian yang cucu saya namanya Albi. Usia keduanya sama, yakni 17 tahun," ujar dia.

Ia harus mengakui bahwa, Ponpes Al Khoziny tidak sekadar pondok pesantren, namun telah memberikan kesan dan pengalaman baginya.

Menurutnya, Ponpes Al Khoziny merupakan salah satu atau menjadi pondok pesantren paling besar.

Diketahui, Ponpes Al Khoziny menganut aliran Ahlus Sunnah wal Jama'ah (Aswaja) yang tetap berpegang teguh pada tradisi pesantren salaf.

Tentu saja, pondok pesantren ini dinilai sudah sangat tua, Wahid memahami Ponpes Al Khoziny semakin berkembang sampai saat ini.

Akibatnya, Ponpes Al Khoziny memiliki banyak santri karena berstatus pondok pesantren yang paling diminati untuk pendidikan berbasis agama Islam.

"Mungkin, pengembangan lokal itu kurang, jadi karena tempatnya sempit mungkin harus lari ke atas," jelasnya.

Lebih lanjut, Wahid menyinggung soal isu penyebab struktur bangunan Al Khoziny yang ambruk dinilai atas hasil kerja keras santri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, beredar isu mengenai siapa yang membentuk struktur bangunan pondok pesantren ini dalam keadaan tidak stabil atau asal-asalan adalah para santri di sana.

Berdasarkan isu yang viral di media sosial, para santri yang kena hukuman harus mengecor bangunan Ponpes Al Khoziny.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Sebuah video viral di Instagram menunjukkan aksi tidak senonoh guru laki-laki di salah satu SMP di Subang yang diduga kedapatan merekam bagian rok dari siswinya
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral